GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

10 Nisan di Makam Ngentak Bantul Dirusak Orang Tak Dikenal, Seluruhnya Makam Non-Muslim

Aksi perusakan nisan oleh orang tak dikenal terjadi di Makam Ngentak, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Minggu, 18 Mei 2025 - 21:31 WIB
Penampakan nisan di Makam Ngentak, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pascadirusak oleh orang tak dikenal, Minggu (18/5/2025)
Sumber :
  • Humas Polres Bantul

Bantul, tvOnenews.com - Aksi perusakan nisan oleh orang tak dikenal terjadi di Makam Ngentak, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Setidaknya, ada sekitar 10 nisan yang dirusak. Seluruhnya merupakan makam non muslim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry menuturkan, aksi perusakan nisan makam diketahui pada hari ini sekira pukul 06.00 WIB.

Saat itu, saksi 1 bernama Hermawan Riyadi (54) bermaksud akan membersihkan rumput di sekitar makam Wasinem Adi Supatmo. Ketika hendak membersihkan, warga Berbah, Kabupaten Sleman tersebut melihat papan nisan yang terbuat dari kayu patah atau rusak. Selanjutnya, dia melihat nisan makam lainnya.

"Saksi 1 kaget, melihat makam Andreas Rohadi yang mana nisannya juga dirusak karena terdapat bongkahan tembok disana," kata Jeffry, Minggu (18/5/2025).

Pascamelihat kejadian tersebut, saksi 1 kemudian menghubungi saksi 2, Sumardi (76) yang merupakan ayahnya. Dia juga memberitahukan peristiwa tersebut kepada saksi 3 Joko (59) yang merupakan Ketua LPM Unit Ngentak.

Selanjutnya, joko yang diamanahi sebagai pengurus makam berkoordinasi dengan ahli waris untuk melaporkan aksi perusakan nisan oleh orang tak dikenal tersebut ke Polsek Banguntapan.

Menerima laporan, petugas dari TNI/Polri bersama dukuh setempat mendatangi lokasi kejadian.

"Setelah petugas Polsek Banguntapan mengecek ke makam, benar saja, telah terjadi aksi perusakan makam oleh orang tak dikenal," ucap Jeffry.

Berdasarkan data yang dihimpun, total ada 10 nisan makam yang dirusak, terdiri dari tiga nisan yang terbuat dari keramik dan tujuh nisan yang terbuat dari kayu.

"Perusakan nisan diperkirakan terjadi tadi malam atau dini hari karena berdasarkan keterangan saksi 1, kemarin sore (nisan) masih utuh. Sepuluh nisan yang dirusak semua makam non-Muslim," ungkap Jeffry.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki motif dari aksi perusakan nisan di Makam Ngentak ini.

"Motif (perusakan) nisan masih dalam penyelidikan karena baru terjadi sekali selama ini," pungkas Jeffry. (scp/ard)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran

RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran

Selain pasien yang meninggal, satu pasien lain yang ikut dievakuasi dilaporkan berada dalam kondisi stabil dan kini menjalani perawatan di ruang resusitasi.
Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, Korban Rugi Hingga Rp1 Miliar

Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, Korban Rugi Hingga Rp1 Miliar

Pencurian tersebut terjadi di area parkir Pergudangan Soewarna Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 13 April 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.
Niat Tinjau Taman di Sukajadi, Dedi Mulyadi Malah Dibuat Kaget Usai Temukan Warung Miras Tersembunyi

Niat Tinjau Taman di Sukajadi, Dedi Mulyadi Malah Dibuat Kaget Usai Temukan Warung Miras Tersembunyi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik usai melakukan penataan kawasan Jalan Sukajadi, Kota Bandung. KDM kaget temukan kios miras.
Begini Tips dari PLN untuk Menghitung Komponen Pembayaran Listrik dan Mengatur Pola Pemakaian

Begini Tips dari PLN untuk Menghitung Komponen Pembayaran Listrik dan Mengatur Pola Pemakaian

Ia menambahkan, tarif listrik rumah tangga tidak mengalami perubahan sejak Juli 2022. Karena itu, apabila terdapat perbedaan jumlah pembayaran
PKB: Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Penuh dengan Relasi Kuasa

PKB: Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Penuh dengan Relasi Kuasa

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memandang kasus kekerasan seksual di pondok pesantren penuh dengan relasi kuasa, atau hubungan yang tidak setara antara dua pihak.
Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Dua OTK

Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Dua OTK

Seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan menjadi korban penyiraman cairan yang diduga air keras oleh dua orang tak dikenal (otk) pada Rabu, (13/5/2026).

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

Alasan dewan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI menyalahkan jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Alasan kedua dewan juri tak memberikan permohonan maaf secara langsung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT