GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siap Dioperasikan di Tahun Ajaran 2025/2026, Komdigi Jamin Kelancaran Internet di Dua Sekolah Rakyat DIY

Dua Sekolah Rakyat di Sonosewu, Kabupaten Bantul dan Purwomartani, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta siap dioperasionalkan.
Sabtu, 28 Juni 2025 - 23:57 WIB
Dirjen Infrastruktur Digital, Wayan Toni Supriyanto ditemui usai meninjau kesiapan Sekolah Rakyat di DIY, Sabtu (28/6/2025).
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Dua Sekolah Rakyat di Sonosewu, Kabupaten Bantul dan Purwomartani, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta siap dioperasionalkan.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjamin kelancaran internet di Sekolah Rakyat yang menjadi program dari Presiden Prabowo Subianto tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih mengatakan, proses pembelajaran di dua Sekolah Rakyat untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayahnya akan dimulai pada tahun ajaran 2025/2026. 

"Nantinya, ada 275 calon siswa di Sekolah Rakyat. Siswanya berasal dari empat kabupaten dan satu kota  di DIY. Kita mengawali (pendirian Sekolah Rakyat) di Sonosewu dan Purwomartani," tutur Endang, Sabtu (28/6/2025).

Lebih lanjut, 275 calon siswa tersebut akan menjalani cek kesehatan pada Juli mendatang. Dipastikan, cek kesehatan ini tidak akan menggugurkan mereka. Setelah lulus dari Sekolah Rakyat, mereka juga akan mendapatkan ijazah sama seperti di sekolah pada umumnya.

Terkait dengan syarat pendaftaran siswa baru di Sekolah Rakyat, Endang menuturkan, calon siswa tergolong dari keluarga miskin dan terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Nantinya, keberadaan sekolah rakyat ini berbeda dengan sekolah reguler. Selain digali keterampilannya, kata Endang, para siswa di Sekolah Rakyat akan dididik untuk mengubah perilaku, pola pikir, dan mental selama mereka tinggal di asrama.

Ke depan, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan dan menciptakan orang-orang hebat.

Sekarang ini, Endang mengklaim persiapan dua Sekolah Rakyat di dua kabupaten sudah mencapai 99 persen, termasuk kesiapan sarana dan prasarananya. Begitu pula dengan kepala sekolah dan tenaga kependidikannya yang saat ini menunggu pengumuman seleksi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

"Seleksi (kepsek dan tendik) semuanya sudah, tinggal diumumkan oleh Dikdasmen," ucapnya.

Disinggung soal kapan proses pembelajaran berlangsung, Endang mengaku pihaknya menunggu kebijakan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depan, jumlah Sekolah Rakyat akan lebih banyak sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto.

Di lokasi yang sama, Dirjen Infrastruktur Digital, Wayan Toni Supriyanto menyampaikan bahwa Komdigi menjamin kelancaran internet di dua Sekolah Rakyat ini dalam rangka mendukung program Presiden Prabowo. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT