GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggapi Eskalasi Unjuk Rasa Berujung Ricuh, Mahfud MD: Urus Negara Tak Seperti Warung Kopi Bisa Dibawa Bergurau

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Mahfud MD angkat bicara mengenai aksi unjuk rasa di sejumlah daerah di Indonesia belakangan terakhir ini.
Kamis, 4 September 2025 - 23:02 WIB
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Mahfud MD.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Mahfud MD angkat bicara mengenai aksi unjuk rasa di sejumlah daerah di Indonesia belakangan terakhir ini.

Pihaknya menilai bahwa aksi demonstrasi yang berujung pada kerusuhan terjadi secara akumulasi atas kekecewaan publik terhadap kebijakan pemerintah. Momentum itu kemudian ditunggangi oleh orang-orang yang memiliki kepentingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Demo ini aslinya muncul dari bawah, cuma kemudian ada yang menunggangi. Saya tidak ingin tahu serta tak tahu siapa. Pokok masalahnya itu akumulasi kekecewaan publik terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pernah ditanggapi serius," tutur Mahfud kepada awak media seusai mengunjungi Kantor Gubernur DIY, Kamis (4/9/2025).

"Jadi bertumpuk - tumpuk masalah, sudah ditanggapi kadang malah diketawain, disindir macam - macam," sambungnya.

Dengan demikian, muncul gelombang demonstrasi di sejumlah daerah. Sekarang ini, kepolisian tengah menindak orang-orang yang memprovokatori aksi tersebut.

"Belajarlah dari pengalaman itu menjadi lebih baik. Karena mengurus negara tidak seperti mengurus warung kopi yang bisa dibawa bergurau," ucap Mahfud.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pakar Hukum Tata Negara UII Yogyakarta pun turut merespon pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai adanya tindakan makar dan terorisme dalam aksi demonstrasi yang berujung ricuh belakangan terakhir ini.

Menurut Mahfud, tindakan makar terdapat dalam Undang-Undang Hukum Pidana. Pertama, ingin menggulingkan pemerintah yang sah. Kedua, ada gerakan untuk presiden dan wakil presiden tidak bisa bekerja.

"Ya ditangkap aja kalau ada yang makar. Apa ada ke arah itu (tindakan makar) ? saya tidak tahu, pemerintah lebih tahu," ungkapnya. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanggapan Puan Maharani soal Pujian Prabowo ke PDIP di Sidang Tahunan

Tanggapan Puan Maharani soal Pujian Prabowo ke PDIP di Sidang Tahunan

Puan sepakat dengan ucapan Prabowo bahwa meskipun terdapat perbedaan, khususnya dengan PDIP, tetapi semua pihak harus tetap bersatu untuk pembangunan negara.
Ditanya soal Anggaran MBG 2027, Menkeu: Sekitar Rp240 T

Ditanya soal Anggaran MBG 2027, Menkeu: Sekitar Rp240 T

Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menjadi program prioritas pemerintah. Anggaran untuk tahun 2027 mencapai Rp240 triliun yang masih diambil dari pos pendidikan.
Blunder Konyol Buat Ole Romeny Cetak Gol, Bek PSV Berdarah Indonesia Kini Diincar Benfica

Blunder Konyol Buat Ole Romeny Cetak Gol, Bek PSV Berdarah Indonesia Kini Diincar Benfica

Bek PSV Ryan Flamingo bikin blunder yang dimanfaatkan Ole Romeny untuk mencetak gol. Kini, Benfica dikabarkan tertarik memboyong bek berdarah Indonesia itu.
Soal Kenaikan Gaji Guru di Tahun 2027, Purbaya: Belum Direncanakan

Soal Kenaikan Gaji Guru di Tahun 2027, Purbaya: Belum Direncanakan

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum merencanakan kenaikan gaji para tenaga pendidikan atau guru. Meski anggaran pendidikan saat ini
Prabowo Ungkap Ekonomi Indonesia Dapat Pengakuan Dunia: China Juga Beri Rating AAA

Prabowo Ungkap Ekonomi Indonesia Dapat Pengakuan Dunia: China Juga Beri Rating AAA

Presiden Prabowo menyebut pengakuan China dan sejumlah lembaga rating membuktikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, meski di tengah ketidakpastian global.
Dahsyat, 3 Negara Asia Tengah Mengalami Pemadaman Listrik Bersamaan

Dahsyat, 3 Negara Asia Tengah Mengalami Pemadaman Listrik Bersamaan

3 negara Asia Tengah mengalami pemadaman listrik bersamaan. Kazakhstan, Uzbekistan, dan Tajikistan, Jumat (14/8), mengalami pemadaman listrik secara bersamaan saat pihak berwenang berupaya memulihkan aliran listrik dan mencari tahu penyebab gangguan tersebut.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Presiden Prabowo Beri Angin Segar Buat John Herdman, Timnas Indonesia Bisa Makin Bertabur Diaspora

Presiden Prabowo Beri Angin Segar Buat John Herdman, Timnas Indonesia Bisa Makin Bertabur Diaspora

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membuka peluang terjadinya perombakan besar dalam kebijakan kewarganegaraan nasional. Skuad Timnas Indonesia jadi -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT