GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada 13 Insiden Temperan KA Terjadi di Daop 6 Yogyakarta Selama Januari - September 2025

Sebanyak 13 insiden temperan Kereta Api (KA) terjadi di wilayah Daop 6 Yogyakarta dalam kurun waktu Januari sampai September 2025.
Jumat, 19 September 2025 - 17:09 WIB
KAI Daop 6 Yogyakarta berkolaborasi dengan TNI/Polri melakukan sosialisasi keselamatan bagi pengguna jalan yang melintas di perlintasan KA sebidang JPL 351 Lempuyangan, Jumat (19/9/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 13 insiden temperan Kereta Api (KA) terjadi di wilayah Daop 6 Yogyakarta dalam kurun waktu Januari sampai September 2025.

Seperti diketahui, Daop 6 Yogyakarta membawahi wilayah DI Yogyakarta meliputi Kabupaten Kulon Progo, Bantul dan Sleman. Serta, wilayah Jawa Tengah meliputi Surakarta, Klaten, Sukoharjo, Boyolali, Wonogiri, Karanganyar, Sragen dan Purworejo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Secara keseluruhan di Daop 6 Yogyakarta, ada 13 kejadian temperan kereta di perlintasan sebidang sejak Januari 2025. Untuk di wilayah Yogyakarta sendiri ada 1 kejadian," kata Feni Novida Saragih, Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Jumat (19/9/2025).

Hanya saja, Feni tidak menyebutkan berapa jumlah korban jiwa dalam insiden ini karena menjadi kewenangan kepolisian. Namun, ia sangat menyayangkan adanya kejadian tersebut yang seharusnya tidak terjadi.

Karena itu, KAI Daop 6 Yogyakarta melaksanakan sosialisasi keselamatan perlintasan sebidang di JPL 351 Lempuyangan.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan dan Satuan Pelayanan (Satpel) Yogyakarta, serta Polsek dan Koramil Danurejan. Ini dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional dan menyambut HUT ke-80 Kereta Api Indonesia.

"Hari ini, kita melaksanakan sosialisasi keselamatan sebagai langkah kolaborasi bersama karena memang keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama," ucap Feni.

Lebih lanjut, ketentuan itu tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang berbunyi pengguna jalan wajib berhenti saat sinyal peringatan berbunyi atau palang pintu mulai bergerak untuk memastikan keselamatan dan mencegah kecelakaan.

"Jadi masyarakat kita imbau agar hati-hati dan bersabar saat palang sudah mulai diturunkan dan sirine sudah dibunyikan agar wajib berhenti hingga kereta selesai melintas. Ketika palang diangkat, baru masyarakat bisa melintas lagi. Poin pentingnya, mendahulukan perjalanan perketaapian," tutur Feni.

 KAI Daop 6 Yogyakarta juga mencatat ada 143 perlintasan KA sebidang yang belum ditutup. Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya sudah dilakukan penutupan pada 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"143 perlintasan sebidang itu secara keseluruhan di Daop 6. Kalau untuk Yogyakarta sendiri tidak ada perlintasan liar," ungkap Feni.

Menurut UU dan Peraturan Menteri Perhubungan bahwa untuk perlintasan liar bisa ditutup apabila memang tidak memenuhi ketentuan dan juga menghambat keselamatan pengguna jalan dan perkeretaapiannya. Dalam pelaksanaannya, KAI Daop 6 Yogyakarta bekerjasama dengan pemerintah setempat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Ajak Buruh Bersatu Wujudkan Indonesia Emas 204

Kapolri Ajak Buruh Bersatu Wujudkan Indonesia Emas 204

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak kalangan buruh untuk memperkuat persatuan dan soliditas bersama pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan global yang dapat memengaruhi kondisi nasional.
Program Agrosolution Jadi Strategi Pupuk Kaltim Dukung Ketahanan Pangan

Program Agrosolution Jadi Strategi Pupuk Kaltim Dukung Ketahanan Pangan

Program ketahanan pangan nasional terus diperkuat melalui berbagai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan petani.
Pramono Anung Dorong Modernisasi Dodol Betawi

Pramono Anung Dorong Modernisasi Dodol Betawi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong modernisasi dodol betawi Nyak Mai dengan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional yang menjadi ciri khasnya.
ABKI dan ASMA Teken Kerja Sama, Buka Peluang Kerja Tenaga Profesional Indonesia di Arab Saudi

ABKI dan ASMA Teken Kerja Sama, Buka Peluang Kerja Tenaga Profesional Indonesia di Arab Saudi

Penandatangan MOU  ABKI dan ASMA oleh Ketua Umum ABKI Drs.Habib Mohsein Badegel, SH., M.SC  dan pendiri sekaligus Direktur ASMA, Ayman Amin Mohammed Saleh Sajin. 
Pemerintah Kucurkan Bantuan Segini untuk Korban Bencana di Pidie Jaya, Tito Karnavian Tegaskan Pemulihan Terus Dipercepat

Pemerintah Kucurkan Bantuan Segini untuk Korban Bencana di Pidie Jaya, Tito Karnavian Tegaskan Pemulihan Terus Dipercepat

Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto sejak awal memberikan perhatian serius terhadap bencana yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera
Siapa Sangka, Maarten Paes Harusnya Bisa Jadi Duet Ole Romeny di Lini Depan Timnas Indonesia

Siapa Sangka, Maarten Paes Harusnya Bisa Jadi Duet Ole Romeny di Lini Depan Timnas Indonesia

Ternyata Maarten Paes dulu merupakan seorang striker sebelum memutuskan untuk menjadi penjaga gawang. Kiper Timnas Indonesia awalnya seorang striker saat muda.

Trending

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan beri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Justin Hubner tampil gemilang bersama Fortuna Sittard. Legenda Belanda Ferdi Vierklau bahkan sebut bek Timnas Indonesia itu cocok gabung PSV Eindhoven.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT