GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Residivis Dibekuk Polisi Setelah Curi 335 Tabung LPG dari Sejumlah Lokasi di Sleman

Seorang residivis inisial TP (39) diamankan oleh aparat kepolisian setelah kedapatan mencuri 335 tabung LPG 3 kilogram (kg). Dalam aksinya, pelaku menyasar empat kios pangkalan di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Selasa, 23 September 2025 - 20:35 WIB
Polisi menghadirkan TP (39) pelaku pencurian gas sekaligus menunjukkan barang buktinya saat rilis kasus di Mapolsek Ngaglik, Selasa (23/9/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Seorang residivis inisial TP (39) diamankan oleh aparat kepolisian setelah kedapatan mencuri 335 tabung LPG 3 kilogram (kg). Dalam aksinya, pelaku menyasar empat kios pangkalan di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Menurut informasi yang dihimpun polisi, 150 tabung di wilayah hukum Polsek Sleman, Polsek Seyegan 60 tabung, Polsek Turi 85 tabung dan Polsek Ngaglik 40 tabung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Totalnya 335 tabung LPG. Pelaku beraksi seorang diri," kata Ipda YS. Udin, Panit Reskrim Polsek Ngaglik saat rilis kasus, Selasa (23/9/2025).

Pada Selasa (2/9/2025) lalu, pelaku berhasil diamankan di wilayah Jombor, Ngaglik, kabupaten setempat. Aksi kriminal pelaku terhenti setelah beraksi di wilayah hukum Polsek Turi.

Untuk melancarkan aksinya, pelaku menyewa mobil rental untuk mengangkut tabung gas hasil curian tersebut. Dari kendaraan rental itulah polisi berhasil mengungkap keberadaan pelaku.

"Kita menyisir kamera CCTV yang memperlihatkan rute yang dilintasi pelaku. Kita dapat nopol kendaraan, setelah dicek punya orang Jombor. Kita temui dan dia mengakui mobilnya dia titipkan ke rental. Setalah itu, kita datangi rentalan itu dan minta GPS mobil. Lalu, kita buntuti dan amankan pelaku," terang Ipda Udin.

Ratusan tabung gas yang dicuri pelaku kemudian dijual ke penadah di wilayah Seyegan dengan harga Rp 120 ribu per tabungnya. Selanjutnya, penadah kembali menjualnya seharga Rp 140 ribu per tabung.

Kini, kasus pencurian tabung di beberapa wilayah sebagian telah masuk tahap pemberkasan di Kejaksaan Negeri Sleman. Namun tak menutup kemungkinan, polisi turut memeriksa penadahnya dalam perkara ini.

"Untuk penadahnya kita periksa. Kita lanjut perkaranya. Tinggal menunggu petunjuk dari jaksa," ucap Ipda Udin.

Ia juga mengungkap, pelaku saat beraksi menggunakan alat bantu berupa gunting besi beton, linggis dan sebagainya untuk merusak pintu rolling door pangkalan.

Dihadapan awak media, pelaku TP mengakui perbuatannya. Dia terpaksa mencuri ratusan tabung gas sejak Juni 2025 lalu karena terlilit hutang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena terlilit hutang sehingga kepikiran untuk mencuri. Uangnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, bayar hutang dan rental mobil. Sekarang masih punya hutang," ucapnya.

Warga Murangan, Triharjo, Sleman itu kemudian membeberkan caranya berhasil menggasak ratusan tabung LPG tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT