News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Bupati Sleman Sri Purnomo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Pengelolaan Dana Hibah Pariwisata Tahun 2020

Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pengelolaan dana hibah pariwisata di Kabupaten Sleman tahun 2020 memasuki babak baru.
Selasa, 30 September 2025 - 18:49 WIB
Bupati Sleman periode 2010-2015 dan 2016-2021, Sri Purnomo.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenew.com - Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pengelolaan dana hibah pariwisata di Kabupaten Sleman tahun 2020 memasuki babak baru.

Pada Selasa (30/9/2025), Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman telah menetapkan Sri Purnomo sebagai tersangka dalam kasus ini. Dia adalah Bupati Sleman periode 2010-2015 dan 2016-2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini, penyidik Kejaksaan Negeri Sleman telah meningkatkan status seorang saksi dan menetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pengelolaan dana hibah pariwisata di Kabupaten Sleman tahun 2020. Dia adalah SP, Bupati Sleman periode 2010-2015 dan 2016-2021," tutur Bambang Yunianto, Kepala Kejari Sleman, Selasa (30/9/2025).

Ia melanjutkan, penetapan tersangka tersebut berdasarkan alat bukti yang cukup yaitu dari keterangan para saksi, ahli, dan surat. Setidaknya ada 300 orang saksi yang sudah diperiksa secara simultan dan bersinambungan.

"Sampai saat ini, memang SP belum dilakukan penahanan. Kami baru menetapkannya sebagai tersangka dari yang semula seorang saksi," kata Bambang.

Dijelaskannya bahwa kasus dugaan korupsi terjadi pada 2020. Saat itu, Kabupaten Sleman memperoleh hibah dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebesar Rp 68.518.100.000 dalam rangka penanganan pandemi COVID-19 yang pengaturannya diatur dalam peraturan Menteri Keuangan Nomor 46/PMK/07/2020.

Selanjutnya, dari hasil penyidikan yang dilakukan, ditemukan perbuatan SP selaku Bupati Sleman telah memberikan dana hibah pariwisata untuk kelompok masyarakat di sektor pariwisata yang mana perbuatan saudara SP tersebut bertentangan dengan perjanjian hibah dan keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor: KM/704/PL.07.02/M-K/2020 tanggal 9 Oktober 2020.

Adapun, modus yang digunakan atau yang dilakukan oleh SP adalah dengan menerbitkan peraturan Bupati Nomor 49 Tahun 2020 tentang pedoman pemberian hibah pariwisata tanggal 27 November 2020 mengatur tentang alokasi hibah dan membuat penetapan penerima hibah pariwisata yaitu kelompok masyarakat di sektor pariwisata di luar dari desa wisata dan desa rintisan wisata yang telah ada.

Perbuatan SP tersebut mengakibatkan kerugian negara yaitu berdasarkan laporan hasil audit perhitungan kerugian negara dari BPKP Perwakilan DI Yogyakarta atas dugaan tindak pidana korupsi dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman Tahun 2020 nomor: PE.03.03/SR-1504/PW12/5/2024 tanggal 12 Juni 2024 dengan kerugian keuangan negara sebesar Rp 10.952.457.030.

Dalam kasus ini, Penyidik Kejari Sleman juga telah menyita barang bukti antara lain beberapa dokumen surat dan sarana media elektronik seperti handphone.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami terus melakukan penyidikan dan masih mendalami pihak-pihak terkait lainnya yang berhubungan dengan pengelolaan dana hibah pariwisata ini," ucap Bambang.

Atas perbuatannya, tersangka SP disangkakan Pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 Undang-undang (UU) nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP kemudian pasal 3 jo pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah ditambah dan diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jose Mourinho Kesal Setengah Mati Bintang Real Madrid Vinicius Junior Resmi Dihukum 4 Laga

Jose Mourinho Kesal Setengah Mati Bintang Real Madrid Vinicius Junior Resmi Dihukum 4 Laga

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengutarakan rasa kesalnya setelah Vinicius Junior resmi dihukum empat pertandingan. La Liga memutuskan untuk menghukumnya tepat sebelum laga kontra AS Roma di Liga Champions.
Hajime Moriyasu Diisukan Latih Timnas Malaysia, FAM Buka Suara dan Beri Sinyal Tak Terduga

Hajime Moriyasu Diisukan Latih Timnas Malaysia, FAM Buka Suara dan Beri Sinyal Tak Terduga

FAM membantah telah mendekati Hajime Moriyasu untuk melatih Timnas Malaysia. Federasi justru masih membuka peluang bagi pelatih lokal memimpin Harimau Malaya.
Mengenalkan Sosok Polisi yang Ramah dan Bersahabat, 14 Samsat Polda Metro Jaya Kunjungi TK

Mengenalkan Sosok Polisi yang Ramah dan Bersahabat, 14 Samsat Polda Metro Jaya Kunjungi TK

Program Polisi Sahabat Anak bertujuan mengenalkan sosok polisi yang ramah dan bersahabat dengan anak.
Dilibas Hi-pass di KOVO Cup, Pelatih Hillstate Malah Puji Megawati Hangestri

Dilibas Hi-pass di KOVO Cup, Pelatih Hillstate Malah Puji Megawati Hangestri

Meskipun harus menelan kekalahan telak atas Hi-pass dalam laga KOVO Cup 2026, pelatih Hillstate Kang Sung-hyung justru apresiasi penampilan Megawati Hangestri.
Kick Off Akhir Pekan Ini, Intip Cara Nonton Liga Putri IWL 2026-2027 Gratis, Legal Tanpa VPN

Kick Off Akhir Pekan Ini, Intip Cara Nonton Liga Putri IWL 2026-2027 Gratis, Legal Tanpa VPN

IWL 2026-2027 akan kick off mulai Minggu (18/10/2026) dengan menggaet enam klub yang tak bergantung pada kasta kompetisi sepak bola Liga Indonesia. 
Meski Kalah 3-0, Hyundai Hillstate Tetap Lakukan Hal Ini untuk Megawati Hangestri

Meski Kalah 3-0, Hyundai Hillstate Tetap Lakukan Hal Ini untuk Megawati Hangestri

Meski kalah 0-3 dari Korea Expressway Hi-Pass, Hyundai Hillstate tetap mengapresiasi Megawati Hangestri yang mencetak 14 poin pada debutnya di KOVO Cup 2026.

Trending

Islam Makhachev Dikabarkan Hadapi Carlos Prates di UFC 336, Jadi Main Event Perdana 2027

Islam Makhachev Dikabarkan Hadapi Carlos Prates di UFC 336, Jadi Main Event Perdana 2027

Islam Makhachev dikabarkan akan melawan Carlos Prates dalam laga utama UFC 336 pada 30 Januari 2027 di Toronto, Kanada. Duel ini berpotensi menjadi pertahanan.
Media Vietnam Sebut Gara-gara Penalti Peralta, Persib Buat Posisi Pelatih The Cong Viettel FC Terancam

Media Vietnam Sebut Gara-gara Penalti Peralta, Persib Buat Posisi Pelatih The Cong Viettel FC Terancam

Ketika Persib berhasil mempertahankan puncak klasemen Grup E dengan sapu bersih dua laga, The Cong Viettel FC belum mencatatkan kemenangan.
Reaksi Media Vietnam usai Persib Bandung Tumbangkan The Cong-Viettel di ACL 2, Akui Maung Bandung

Reaksi Media Vietnam usai Persib Bandung Tumbangkan The Cong-Viettel di ACL 2, Akui Maung Bandung

Media Vietnam menyoroti kekalahan The Cong-Viettel FC dari Persib Bandung dengan skor 0-1 pada laga kedua Grup E ACL 2 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat.
Ledakan Dahsyat Guncang Ciputat: Dua Tewas dan 11 Orang Terluka, Polisi Pastikan Bukan Aksi Bom

Ledakan Dahsyat Guncang Ciputat: Dua Tewas dan 11 Orang Terluka, Polisi Pastikan Bukan Aksi Bom

Ledakan dahsyat terjadi di ruko kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (14/10).
Makin Meluas, Enam Hektare Hutan Jati Produksi Perhutani di Lumajang Terbakar

Makin Meluas, Enam Hektare Hutan Jati Produksi Perhutani di Lumajang Terbakar

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan hutan jati produksi milik Perhutani di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus meluas.
Kantor BPN Karawang Terbakar

Kantor BPN Karawang Terbakar

Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang mengalami kebakaran mengalami kebakaran sejak Rabu, 14 Oktober 2026 malam.
Kata-kata Pelatih Viettel FC usai Takluk dari Persib Bandung, Bongkar Biang Kerok Kekalahan

Kata-kata Pelatih Viettel FC usai Takluk dari Persib Bandung, Bongkar Biang Kerok Kekalahan

Pelatih The Cong-Viettel FC, Velizar Popov, mengungkapkan penyebab timnya takluk 0-1 dari Persib Bandung pada laga kedua Grup E ACL 2 2026/2027. Ia menyoroti.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT