GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ganti Rugi Tak Kunjung Cair, Warga Terdampak Pelebaran JJLS Geruduk Kantor BPN Kulon Progo

Puluhan warga yang terdampak proyek pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta menggeruduk kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat, Kamis (9/10/2025
Kamis, 9 Oktober 2025 - 20:16 WIB
Warga terdampak pelebaran JJLS di Kabupaten Kulon Progo memasang spanduk bertuliskan tuntutan saat menggeruduk kantor BPN setempat, Kamis (9/10/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Kulon Progo, tvOnenews.com - Puluhan warga yang terdampak proyek pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta menggeruduk kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat, Kamis (9/10/2025).

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes atas pembayaran ganti rugi lahan mereka yang terdampak proyek pelebaran itu belum cair.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam aksi tersebut, massa terlihat membawa spanduk bertuliskan tuntutan 'Gara-gara Proyek JJLS Malah Banyak Masyarakat Terlilit Hutang di Bank', 'Proyek Pembayaran Ganti Rugi JJLS Kapan Dibayarkan'.

Ditemui seusai pertemuan, Perwakilan warga terdampak JJLS, Eko Yulianto mengaku sudah membentuk tim khusus untuk mengawal penuntasan terkait pembayaran ganti rugi tersebut.

"Pertemuan tadi, ingin membentuk tim untuk penanganan ini bekerja sama dengan dinas provinsi dan terkait surat yang dikirim ke Kementerian Pekerjaan Umum. Bila diperlukan, masyarakat (terdampak JJLS) akan diajak langsung," kata Eko.

Sebelumnya terkait masalah ini, ia menyebut, ada mis komunikasi yang membuat kejelasan pencairan ganti rugi tak kunjung didapat. Karena surat permohonan informasi yang diajukan ke Pemda DI Yogyakarta ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) malah salah alamat.

"Surat yang harusnya ditembuskan ke pusat, tapi justru dikirimkan oleh dinas provinsi (DIY) ke Semarang. Akhirnya jawabannya tidak jelas. Sehingga, buat surat lagi yang diajukan langsung ke Kementerian PU," ucap Eko.

Lebih lanjut, jawaban atas surat tembusan ke Kementerian PU ditargetkan maksimal pada 1 November mendatang. Warga terdampak tegas menolak proyek ini bila nantinya tidak kunjung ada kepastian.

"Maksimal tanggal 1 November sudah (terima) jawaban. Misalkan belum, adanya proyek ini kita tolak karena sudah enam tahun berjalan," tegasnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN DIY, Sepyo Achanto mengakui ada kendala dalam tahapan pembayaran. 

"Ada sedikit hambatan teknis yang akan segera dikonsultasikan ke pemerintah pusat, kita ikut memonitor karena surat sudah dilayangkan ke pusat untuk minta bantuan segera menyelesaikan permasalahan di JJLS di Kulon Progo," ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPN Kabupaten Kulon Progo, Margaretha Elya Lim Putraningtyas menambahkan, proyek pelebaran JJLS di wilayahnya menyasar lima kalurahan meliputi Pleret, Garongan, Karangwuni, Glagah dan Palihan. Dari jumlah tersebut, baru Kalurahan Pleret yang pembayarannya sudah tuntas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari lima desa, ada satu yang sudah selesai (dibayarkan) itu Kalurahan Pleret. Berarti masih ada empat kalurahan yang belum dibayarkan, jumlahnya 819 bidang dengan nilai total ganti rugi Rp 320 Miliar," kata Margaretha. 

Dia mengatakan, pembayaran ganti rugi terakhir dilakukan pada 2022 bertepatan dengan akhir penetapan lokasi (penlok) habis. (scp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanpa Marc Marquez di MotoGP Catalunya 2026, Ducati Lenovo Umumkan Line Up untuk Balapan di Barcelona Akhir Pekan Ini

Tanpa Marc Marquez di MotoGP Catalunya 2026, Ducati Lenovo Umumkan Line Up untuk Balapan di Barcelona Akhir Pekan Ini

Tim pabrikan Ducati Lenovo dipastikan akan tampil tanpa juara bertahan musim ini yakni Marc Marquez, di gelaran MotoGP Catalunya 2026 pada akhir pekan ini.
Bareskrim Polri Tetapkan Dua Dirut PT SJU Jadi Tersangka Kasus Emas Ilegal dan TPPU

Bareskrim Polri Tetapkan Dua Dirut PT SJU Jadi Tersangka Kasus Emas Ilegal dan TPPU

Bareskrim Polri menetapkan dua Direktur PT Simba Jaya Utama sebagai tersangka kasus emas ilegal dan tindak pidana pencucian uang.
Dari Ridwan Kamil, Didi Petet hingga Armand Maulana, Daftar Alumni SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung Bukan Kaleng-kaleng!

Dari Ridwan Kamil, Didi Petet hingga Armand Maulana, Daftar Alumni SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung Bukan Kaleng-kaleng!

Alumni SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung bukan orang sembarangan. Mulai dari pengusaha, seniman, politisi, hingga pejabat publik yang jadi tokoh nasional masuk
Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan Terkait Dugaan Pemalsuan Gelar Insinyur dari ITB, OC Kaligis: Bukan Ijazah Palsu

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan Terkait Dugaan Pemalsuan Gelar Insinyur dari ITB, OC Kaligis: Bukan Ijazah Palsu

Menkes Budi Gunadi Sadikin dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh lima dokter spesialis terkait dugaan pemalsuan penggunaan gelar Insinyur.
Tak Perlu Ngira-ngira Lagi, Harga Tiket Konser The Weeknd di Jakarta Akhirnya Bocor dari Rp950 Ribu sampai Rp12,7 Juta

Tak Perlu Ngira-ngira Lagi, Harga Tiket Konser The Weeknd di Jakarta Akhirnya Bocor dari Rp950 Ribu sampai Rp12,7 Juta

Harga tiket konser The Weeknd di Jakarta akhirnya diumumkan. Tiket termurah Rp950 ribu dan VIP Package tembus Rp12,7 juta sebelum pajak.
Buntut Viralnya LCC, Josepha Siswi Peserta Cerdas Cermat MPR Ditawari Beasiswa ke Tiongkok

Buntut Viralnya LCC, Josepha Siswi Peserta Cerdas Cermat MPR Ditawari Beasiswa ke Tiongkok

Usai viral dan membuat geram warganet terkait kasus lomba cerdas cermat (LCC) empat pilar MPR di media sosial. Kini mencuat, terkait Josepha Alexandra, siswi

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT