GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Watu Payung Sleman, Destinasi di Puncak Tertinggi Prambanan Dikembangkan Berbasis Camping Ground

Kawasan wisata alam Watu Payung yang terletak di puncak tertinggi wilayah Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini tengah dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis camping ground.
Selasa, 28 Oktober 2025 - 10:13 WIB
Tangkapan layar @watupayung_prambanan Wisatawan berkunjung ke destinasi Watu Payung di Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Sleman, tvOnenews.com - Kawasan wisata alam Watu Payung yang terletak di puncak tertinggi wilayah Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini tengah dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis camping ground.

Langkah ini dilakukan untuk menarik minat wisatawan pecinta alam. Pasalnya, destinasi ini menyuguhkan panorama sunrise atau matahari terbit dan hamparan sawah yang memesona dari ketinggian tertinggi di wilayah tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Watu Payung itu adalah puncak tertingginya Prambanan. Kita bisa melihat sunrise dengan diselimuti kabut," kata Wahyu Nugroho, Lurah Sambirejo saat dihubungi, Senin (27/10/2025).

Lebih menariknya lagi, Watu Payung yang berlokasi di Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta terkoneksi dengan Tebing Breksi maupun Candi Ijo.

Tebing Breksi yang dulunya adalah area tambang, kini menjelma menjadi destinasi geowisata yang menyuguhkan keindahan bebatuan breksi dengan teksturnya yang unik. Sementara, Candi Ijo merupakan warisan budaya peninggalan masa Kerajaan Mataram Kuno.

Tak hanya itu, Watu Payung juga terkoneksi dengan Obelix Hills, obyek wisata kekinian yang menyuguhkan pemandangan sunset atau matahari terbenam dari ketinggian lengkap dengan spot-spot foto. 

"(Watu Payung) Sebagai penyangga wisata Tebing Breksi, Candi Ijo maupun Obelix Hills. Sehingga, Watu Payung bisa menjadi opsi perjalanan wisata," ucap Wahyu. 

Seiring berjalannya waktu, pengembangan wisata Watu Payung kian pesat dengan adanya bantuan Dana Keistimewaan (Danais) melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang digelontorkan oleh Paniradya Kaistimewan.

Kini, pengembangan destinasi Watu Payung berbasis camping ground. Pun, wisatawan bisa menyewa campervan yang disediakan oleh pengelola wisata.

Foto: Tangkapan layar @watupayung_prambanan, Wisatawan berkunjung ke destinasi Watu Payung di Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menuju ke Watu Payung, juga bisa menggunakan mobil pribadi. Begitu pula dari Watu Payung ke Candi Ijo hanya membutuhkan waktu 20 menit. Sehingga, cocok untuk berwisata bersama keluarga. Sementara, fasilitas lainnya, ada wifi dan kamar mandi yang semakin menambah kenyamanan wisatawan. 

Bahkan, mereka bisa mengunjungi tempat-tempat penghasil kerajinan maupun UMKM yang ada di wilayah setempat. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Pemerintah melakukan antisipasi terjadinya penemuan kasus penularan Hantavirus dengan memperketat pengawasan terhadap kedatangan pelaku perjalanan udara dari empat negara.
3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

Sebanyak 3,3 juta pekerja di Banten belum memiliki perlindungan social. Untuk itu, Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten telah menyiapkan strategi khusus mulai dari sosialisasi ke perusahaan hingga memaksimalkan intervensi Pemda.
WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

Kemenkes memastikan seorang WNA yang tinggal di Jakarta dan sempat menjadi kontak erat kasus Hantavirus dari klaster kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif.
Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Media Jepang mengungkap skenario di pekan terakhir Piala Asia U–17 2026. Timnas Indonesia U-17 harus meraih kemenangan pada pertandingan terakhir melawan Jepang.
Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengungkapkan alasan mengapa dirinya bisa gagal finis di MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).
Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mewacanakan adanya perubahan pajak bermotor menjadi sistem jalan berbayar. Begini penjelasan lengkapnya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT