News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diantar Keluarga, Pelaku Pembakar Mahasiswa UTY Serahkan Diri ke Polisi

MZH (21) salah satu pelaku yang terlibat dalam insiden pembakaran DTP (21) mahasiswa UTY Yogyakarta, akhirnya diserahkan pihak keluarganya ke aparat kepolisian.
Rabu, 27 April 2022 - 16:54 WIB
Pelaku ke 3 kasus penganiyaan yang membakar mahasiswa UTY saat diperiksa polisi, Selasa (26/04/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, DIY - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengungkapkan motif pembakaran mahasiswa di Mergangsan bermula dari perselisihan soal knalpot motor. Ketiga pelaku kini telah diamankan pihak kepolisian.

MZH (21) salah satu pelaku yang terlibat dalam insiden pembakaran mahasiswa berinisial DTP (21), akhirnya diserahkan pihak keluarganya ke aparat Kepolisian Sektor Mergangsan, Yogyakarta pada Selasa (26/4/2022) kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Mergangsan, Kompol Rachmadiwanto menjelaskan, sebelumnya dua dari tiga tersangka yang diduga terlibat dalam insiden itu telah berhasil diringkus petugas yakni JRI (21) dan ANH (21).

Setelah insiden pembakaran yang terjadi pada 23 April lalu para pelaku kabur termasuk MZH. Ia melarikan diri dari kejaran petugas dan bersembunyi di kediaman saudaranya di wilayah Surabaya. 

"Tapi kemarin sudah diantarkan langsung okeh pihak keluarganya ke Mapolsek Mergangsan sekira pukul 18.30 Wib," kata Kompol Rachmadiwanto, Rabu (27/4/2022). 

Dalam proses pengejaran tersangka MZH, polisi sempat hendak menyusul ke lokasi persembunyiannya di Surabaya. Namun, keluarga korban menolak dan berinisiatif mengantarkan tersangka secara langsung. 

"Keluarga korban memang bilang bahwa akan diantar langsung ke Jogja. Mereka takut bahwa korban akan merasa terganggu kondisinya jika dijemput petugas kepolisian," tambah Kapolsek. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi memastikan bakal mengusut kasus tersebut secara transparan. Para terduga pelaku akan dijerat dengan pasal yang sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan berdasarkan hasil pemeriksaan para penyidik. 

"Karena tenggat waktu kejadian sampai terungkap satu bulan kami akan mendalami dan memproses siapa pun yang menghalangi atau menyembunyikan para pelaku kejahatan yang diduga melakukan tindak pidana," kata dia.

Menurut Dirreskrimum Polda DIY, Kombes P Ade Ary Syam Indradi, para pelaku penganiayaan berat dengan membakar korbannya bermula dari perselisihan korban dengan pelaku terkait persoalan knalpot motor.

" Ketiga pelaku mendatangi rumah korban dan langsung masuk kamar. Pelaku mengaku tersukut emosinya, lantaran mendengar jawaban dari korban saat ditanyakan mengenai keberadaan knalpot," jelasnya.

Tak sampai disitu, pelaku J memukul wajah korban bahkan menginjaknya. Pelaku yang kemudian melihat adanya botol berisi bensin lantas mengambil dan menyiramkan ke tubuh korban. Dan seaaat kemudian pelaku menyalakan korek api sehingga menyebabkan tubuh korban terbakar.

" Setelah api membakar tubuh korban, ketiga pelaku langaung kabur menggunakan motor," terangnya

Korban pembakaran yakni laki-laki Dimas Toti Putra (21), merupakan mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) yang hingga kini masih dirawat di rumah sakit Dr Sarjito Sleman Yogyakarta. (Nur/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jung Ho-young Akhirnya Jujur Soal Perasaannya Usai 7 Tahun Bela Red Sparks: Daripada Rasa Takut, Saya Lebih Memilih untuk Membawa Antusiasme

Jung Ho-young Akhirnya Jujur Soal Perasaannya Usai 7 Tahun Bela Red Sparks: Daripada Rasa Takut, Saya Lebih Memilih untuk Membawa Antusiasme

Perpindahan Jung Ho-young dari Red Sparks ke Pink Spiders bukan sekadar transfer biasa. Ini adalah momen emosional sekaligus strategis di tengah panasnya bursa pemain Liga Voli Korea Selatan. 
Isu Akses Udara AS ke Langit Indonesia, Menlu: Bukan Blanket Overflight, Tapi Overflight Access

Isu Akses Udara AS ke Langit Indonesia, Menlu: Bukan Blanket Overflight, Tapi Overflight Access

Pemerintah meluruskan polemik terkait wacana kerja sama akses udara antara Indonesia dan Amerika Serikat yang belakangan menuai spekulasi publik. Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan, istilah yang berkembang selama ini keliru dan berpotensi menyesatkan
Red Sparks Gigit Jari, Megawati Hangestri Jadi Incaran Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Red Sparks Gigit Jari, Megawati Hangestri Jadi Incaran Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Red Sparks patut waspada karena mantan opposite andalannya yakni Megawati Hangestri dikabarkan tengah menjadi incaran Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2025-2026.
PM Takaichi Kirim Penghormatan ke Kuil Yasukuni, China: Kuil Penjahat Perang

PM Takaichi Kirim Penghormatan ke Kuil Yasukuni, China: Kuil Penjahat Perang

Pemerintah China memprotes keras tindakan Perdana Menteri Jepang mengirimkan persembahan ritual ke Kuil Yasukuni di Tokyo yang dianggap sebagai simbol penghormatan atas militerisme masa perang.
Leicester City Resmi Terdegradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris Jadi Kabar Buruk untuk Arsenal?

Leicester City Resmi Terdegradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris Jadi Kabar Buruk untuk Arsenal?

Leicester City resmi terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris, League One. Kegagalan mereka selalu dibarengi oleh kesialan Arsenal.
Leicester City Resmi Terdegradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris Jadi Kabar Buruk untuk Arsenal?

Leicester City Resmi Terdegradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris Jadi Kabar Buruk untuk Arsenal?

Leicester City resmi terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris, League One. Kegagalan mereka selalu dibarengi oleh kesialan Arsenal.

Trending

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi ikut menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta waktu lalu. Siswanya acung jari tengah ke guru
Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Berikut hasil bursa transfer pemain agen bebas (Free Agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Yeum Hye-seon bertahan di Red Sparks sedangkan Jung Ho-young satu-satunya pemain yang pindah klub secara resmi.
Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Kabar gembira datang bagi para pecinta voli Indonesia. Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli kebanggaan tanah air, resmi memutuskan untuk kembali berkarier -
Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Nama Jayden Oosterwolde mendadak jadi sorotan setelah dikabarkan masuk radar raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Ia pernah tolak bela Timnas Indonesia.
Seusai Dedi Mulyadi Periksa Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Disanksi, KDM Justru Lakukan Hal Tak Terduga

Seusai Dedi Mulyadi Periksa Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Disanksi, KDM Justru Lakukan Hal Tak Terduga

​​​​​​​Dedi Mulyadi periksa siswa SMAN 1 Purwakarta yang disanksi, lalu ambil langkah tak terduga dengan mengganti AC kelas jadi 2 PK demi kenyamanan belajar.
Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Oxford United selangkah lagi menyusul Leicester City terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris, League One. Hal ini terjadi setelah kekalahan dari Wrexham, ketika Ole Romeny tak dimainkan sama sekali.
Masih Ingat Herman Dzumafo Epandi? Legenda Persib yang Sudah Dinaturalisasi, tapi Tak Pernah Dipanggil ke Timnas Indonesia

Masih Ingat Herman Dzumafo Epandi? Legenda Persib yang Sudah Dinaturalisasi, tapi Tak Pernah Dipanggil ke Timnas Indonesia

Herman Dzumafo lahir di Douala, Kamerun. Meski sudah memegang paspor Indonesia, setelah dinaturalisasi pada 2017, ia tak pernah dipanggil ke Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT