News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kematian Pasien Nol, Menkes Pastikan Superflu Varian K Aman, Warga Diimbau Tenang

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan kematian pasien akibat super flu varian K. 
Kamis, 8 Januari 2026 - 17:33 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan kepada awak media di RSUP dr Sardjito Yogyakarta, Kamis (8/1/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.comMenteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan kematian pasien akibat super flu varian K. 

Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan tidak panik, meski varian tersebut sudah terdeteksi di sejumlah daerah, termasuk DI Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Super flu merupakan virus Influenza tipe A yang sudah ada sejak puluhan tahun, berbeda dengan virus covid-19. Hanya saja, Super Flu (H3N2) subklade K termasuk varian baru. 

"Super flu istilahnya Influenza A dengan subtipe H3N2 yang sudah ada puluhan tahun. Yang membedakan munculnya subklade baru yakni K. Karena dia (virus super flu) lama, daya tahan tubuh kita, imunitas tubuh kita sudah kenal virus ini. Beda dengan covid-19, itu kan virus baru," terangnya kepada awak media seusai menghadiri groundbreaking pembangunan gedung Central Medical Unit (CMU) RSUP dr Sardjito Yogyakarta, Kamis (8/1/2026).

Kabar baiknya, fatalitas dari super flu tidak separah covid-19 yang banyak menyebabkan kematian. Namun, proses pencegahannya sama seperti covid-19.

"Belum ada yang dilaporkan meninggal. Bagusnya, kita sudah sangat tahu cara pencegahannya. Makan, tidur dan olahraga cukup," ucap Budi Gunadi.

"Kalau sebelah-sebelahnya sehat, ya nggak usah pakai masker. Tapi kalau sebelahnya sudah ada yang batuk-batuk, ya pakai masker. Sama yang rajin cuci tangan," sambungnya.

Meski dinilai aman, Menkes tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PBHS). Ia pun meminta kepada masyarakat agar tidak perlu panik dalam menyikapi informasi yang beredar mengenai kemunculan virus ini.

"Karena ini adalah flu yang sudah puluhan tahun kita temui di dunia, termasuk Indonesia. Ini memang flu seperti yang biasa," ungkapnya.

 

Satu Kasus Terdeteksi di Yogyakarta.

Rupanya, super flu subklade K sudah mulai masuk di DI Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mengonfirmasi temuan satu kasus super flu pada seorang bayi berusia di bawah satu tahun. Bayi tersebut berdomisili di Kota Yogyakarta.

Kasusnya terdeteksi selama periode pemeriksaan September - Oktober 2025 lalu. Kini, bayi tersebut dinyatakan sudah sembuh dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

"Penemuannya ketika dia (pasien bayi) rawat inap di rumah sakit rujukan Sleman. Dia sudah pulang karena membaik atau sembuh. Kalau diagnosa dari kasus anak yang rawat inap itu sebenarnya pneumonia, penyakit radang paru yang sering terjadi pada anak. Itu menjadi kasus yang sering muncul dalam laporan kasus kita," kata Arie Kurniawati, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes DIY.

Arie pun menyampaikan, kasus super flu terungkap sebagai bagian sistem kewaspadaan dini terhadap penyakit respiratori yang rutin dipantau harian.

Upaya pemantauan dilakukan melalui fasilitas sentinel di layanan kesehatan tingkat pertama maupun lanjutan. Setiap dugaan kasus kemudian diperiksa sampelnya di laboratorium.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di puskesmas, sentinel memantau influenza rawat jalan. Sedangkan, rumah sakit memantau kasus rawat inap. Karena keterbatasan lokus dan cakupan nasional, pemeriksaan memang membutuhkan waktu," ungkapnya.

Kendati demikian, ia menyatakan kasus influenza di DIY secara umum mengalami penurunan. Kasus super flu yang sudah sembuh juga telah ditangani dengan baik. (scp/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Bagaimana Cara Booking Lapangan Padel? Pemula Gak Usah Bingung, Coba Ikuti 5 Cara Ini

Bagaimana Cara Booking Lapangan Padel? Pemula Gak Usah Bingung, Coba Ikuti 5 Cara Ini

Masih bingung bagaimana cara melakukan booking lapangan padel? Coba ikuti step by step di bawah ini!
4 Alasan Mengapa Padel Kini Menjadi Tren dan Mulai Digemari oleh Banyak Orang, Salah Satunya 'Instragramable'!

4 Alasan Mengapa Padel Kini Menjadi Tren dan Mulai Digemari oleh Banyak Orang, Salah Satunya 'Instragramable'!

Tren main padel menunjukkan bahwa olahraga tersebut telah menjadi gaya hidup baru yang inklusif bagi kalangan pengusaha, figur publik, hingga kaum milenial.

Trending

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo meminta masyarakat tidak terjebak pada narasi yang selalu menggambarkan Indonesia buruk dan tertinggal. Presiden optimis RI mampu menjadi negara maju.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT