News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DIY Ibarat Supermarket Bencana, Komisi VIII DPR RI Kunjungi Sleman Cek Kesiapsiagaan Daerah

Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta untuk mengecek kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi bencana alam.
Kamis, 22 Januari 2026 - 18:07 WIB
Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta untuk mengecek kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi bencana alam. Sekaligus menyerahkan bantuan logistik, Kamis (22/1/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta untuk mengecek kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi bencana alam.

Kunjungan spesifik ini dilakukan menyusul tingginya potensi bencana di wilayah DI Yogyakarta. Beragam bencana yang sering kali terjadi di DI Yogyakarta menyebabkan wilayah ini disebut supermarket bencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah kemarin di Aceh banjir, hari ini Komisi VIII DPR RI ada yang sebagian ke Jawa Timur, Jawa Tengah dan DIY. Kunjungan ke DIY ditujukan ke Sleman untuk melihat kesiapan daerah menghadapi potensi bencana," tutur Singgih Januratmoko, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI di Kabupaten Sleman, Kamis (22/1/2026).

Penanggulangan bencana, kata Singgih, salah satu yang menjadi perhatian Komisi VIII DPR RI.

Menurut dia, kondisi geografis DI Yogyakarta khususnya Sleman rawan terjadi bencana, seperti erupsi, banjir lahar dingin, gempa bumi, tanah longsor dan puting beliung.

Selain itu, gempa bumi juga berpotensi terjadi di sepanjang pesisir DI Yogyakarta mulai dari Kabupaten Gunungkidul, Bantul dan Kulon Progo.

"Itulah kenapa DIY disebut supermarket bencana," ucap Singgih.

Sebagai mitigasi awal, Singgih berharap kepala daerah se-DIY bersinergi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk selalu memantau perkembangan cuaca ke depan.

Dalam peninjauannya, Komisi VIII DPR RI juga menyerahkan bantuan dari Kementerian Sosial berupa buffeer stock logistik senilai Rp178.817.000. Sementara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa bantuan logistik dan peralatan yang terdiri dari 100 paket sembako, 100 paket makanan siap saji, 100 lembar selimut, 100 lembar matras, 1000 lembar masker, 5 unit chain saw, dan 100 buah sandbag atau geobag.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menuturkan bahwa upaya kesiapsiagaan Kabupaten Sleman tidak semata - mata berfokus pada respons saat bencana terjadi. Namun, juga menekankan pada penguatan kapasitas masyarakat sebelum terjadinya bencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mencontohkan, sebanyak 86 Kalurahan di Sleman telah ditetapkan sebagai Kalurahan Tangguh Bencana melalui bimbingan dan pendampingan Pemkab Sleman. Hal tersebut menurutnya menjadi wujud nyata penguatan kapasitas masyarakat sebelum terjadi bencana.

"Masyarakat didorong untuk memahami risiko di wilayahnya, mengetahui jalur evakuasi, serta memiliki kemampuan dasar mitigasi bencana. Pun, mengembangkan Satuan Pendidikan Aman Bencana agar kesadaran kebencanaan tertanam sejak dini, serta memperkuat peran komunitas relawan yang jumlahnya telah mencapai ribuan orang yang tersebar di berbagai wilayah rawan," jelas Harda. (scp)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT