News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Ditagih Janji Menikahi, Anggota Polda DIY Aniaya Pacar: Diseret dan Dipukul hingga Dirawat di RS

Seorang perempuan inisial GH (23) menjadi korban dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh kekasihnya NA (22). Diketahui, NA merupakan anggota polisi yang aktif bertugas di Polda DI Yogyakarta.
Selasa, 27 Januari 2026 - 18:04 WIB
Tim kuasa hukum dari LKBH Pandawa saat mendampingi GH, korban penganiayaan oleh anggota Polda DIY di UPTD PPA Kabupaten Sleman, Senin (26/1/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Seorang perempuan inisial GH (23) menjadi korban dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh kekasihnya NA (22). Diketahui, NA merupakan anggota polisi yang aktif bertugas di Polda DI Yogyakarta.

Diduga, aksi kekerasaan tersebut dipicu lantaran korban menagih janji pelaku yang akan menikahinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa Hukum Korban dari LKBH Pandawa, Muhammad Endri menjelaskan bahwa peristiwa ini diawali ketika korban ingin bertemu dengan NA pada 25 November 2025 lalu.

Diketahui, NA dan GH menjalin asmara sejak 2023 silam. Mengingat, keduanya tetangga sejak kecil yang sama-sama tinggal di Kabupaten Sleman.

Saat itu, setibanya NA dari Surabaya, mereka membuat janji untuk bertemu di Indomaret depan Jogja City Mall. Namun disitu, terjadi cek-cok di antara mereka.

Akhirnya, NA memutuskan untuk membicarakan hal tersebut di tempat yang kondusif yakni sebuah hotel di wilayah Karangmalang, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Setelah masuk ke dalam kamar, NA diduga melakukan penganiayaan terhadap GH.

"Pelaku mencekik, memukul, menendang. Dari CCTV itu, kita lihat ada tindakan mencekik pakai lengan, diseret dibawa ke kamar," kata Endri, Senin (26/1/2026).

Setelah beberapa kali melakukan penganiayaan tersebut, NA keluar dari kamar kemudian meninggalkan kekasihnya.

Selanjutnya, ketika GH juga keluar dari kamar dan melihat NA berada di tangga, dengan emosi yang memuncak NA kembali mendatangi pacarnya.

"Pelaku NA kembali menyerang GH secara membabi buta hingga tak berdaya dan pergi meninggalkan GH sendirian di hotel," tutur Endri.

Dia mengungkap, pemicu penganiayaan ini diduga karena korban menagih janji kepada pelaku yang akan menikahinya.

"Karena hubungan asmaranya sudah lama, korban menagih pertanggungjawaban oknumnya ini, karena janjinya setelah dia menjadi polisi, dia akan menikahi klien kami," ungkapnya.

Akibat penganiayaan tersebut, GH dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan medis selama tiga hari. Berdasarkan hasil visum, terdapat luka dibagian bahu, kedua kaki sebelah kanan dan kiri, leher, serta terjadi pendarahan.

"Kami juga sudah mengantongi rekaman CCTV dan hasil visum korban," ucap Endri.

Pasca kejadian ini, upaya mediasi antara kedua belah pihak pernah ditempuh namun tidak membuahkan hasil. Akhirnya pada 4 Desember 2025 lalu, korban membuat laporan polisi ke Polda DI Yogyakarta.

Laporan teregister dengan nomor LP/B/806/XII/2025/SPKT/POLDA D.I.Yogyakarta. Menurut informasi yang diterima oleh tim kuasa hukum, penyidik sedang melakukan pendalaman kasus dan akan memanggil NA dalam pekan ini.

Selain itu, korban juga mengadukan perkara ini ke Propam Polda DI Yogyakarta pada 23 Januari 2026 karena NA saat ini masih aktif menjadi anggota polisi.

Mengingat penganiayaan itu berdampak pada psikologis korban, tim kuasa hukum mendampingi yang bersangkutan untuk membuat aduan ke UPTD PPA Kabupaten Sleman.

"Kami meminta atensi untuk jalannya perkara dan juga supaya korban mendapat bantuan pemulihan trauma yang dialami akibat penganiayaan tersebut," terang Endri.

Mewakili korban, Endri berharap perkara ini segera diselesaikan agar tidak ada korban berikutnya. Pun, proses hukum secepatnya ditangani agar kesehatan mental korban segera pulih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpisah, Kasubdit Penmas Polda DIY, AKBP Verena membenarkan adanya laporan tersebut. Kini, perkaranya sedang dalam penyelidikan. 

"Benar ada laporannya, saat ini ditangani Ditreskrimum dalam proses penyelidikan," kata Verena, Selasa (27/1/2026). (scp/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Percepatan Kesejahteraan Papua, Wamendagri Ribka Haluk Dorong Inovasi Otsus: Kewenangan Seluas-luasnya

Percepatan Kesejahteraan Papua, Wamendagri Ribka Haluk Dorong Inovasi Otsus: Kewenangan Seluas-luasnya

Otsus Papua diharapkan memberi kewenangan luas kepada pemerintah daerah, terutama untuk menghadirkan inovasi pelayanan publik yang lebih kontekstual dan tepat sasaran.
Ujian Berat Michael Carrick, Manchester United Kehilangan Bek Muda Potensial Gegara Ini

Ujian Berat Michael Carrick, Manchester United Kehilangan Bek Muda Potensial Gegara Ini

Manchester United terancam kehilangan Patrick Dorgu dalam waktu cukup lama. Pemain muda asal Denmark itu diperkirakan harus menepi sekitar 10 pekan akibat cedera hamstring.
Menkes Apresiasi Gebrakan GoTo Tanggung BPJS Kesehatan untuk Lebih 100 Ribu Mitra Terbaik: Sejahtera Harus Sehat

Menkes Apresiasi Gebrakan GoTo Tanggung BPJS Kesehatan untuk Lebih 100 Ribu Mitra Terbaik: Sejahtera Harus Sehat

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi upaya GoTo akan menanggung iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra driver dengan kinerja terbaik.
Usai Kabar Perceraiannya dengan Na Daehoon, Jule Meminta Maaf Karena Membuat Kegaduhan: Itu Salah Banget

Usai Kabar Perceraiannya dengan Na Daehoon, Jule Meminta Maaf Karena Membuat Kegaduhan: Itu Salah Banget

Setelah kabar perselingkuhan dan perceraiannya dengan Na Daehoon, Julia Prastini atau akrab disapa Jule kini kembali muncul di hadapan publik. Begini kata Jule
GoTo Luncurkan Program Bakti untuk Negeri, Lebih 100 Ribu Mitra Gojek Terbaik Dapat BPJS Kesehatan hingga THR

GoTo Luncurkan Program Bakti untuk Negeri, Lebih 100 Ribu Mitra Gojek Terbaik Dapat BPJS Kesehatan hingga THR

Chief Executive Officer (CEO) GoTo Hans Patuwo menyampaikan akan menanggung iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra driver Gojek dengan kinerja terbaik.
Cara Mencegah Virus Nipah yang Muncul Kasusnya di India

Cara Mencegah Virus Nipah yang Muncul Kasusnya di India

Virus Nipah kembali menjadi perhatian dunia setelah dilaporkan muncul kasus baru di India. Berdasarkan pemantauan situasi global dan laporan WHO hingga Januari

Trending

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, jajanan pasar yang sempat diduga terbuat dari spons tersebut dinyatakan aman dan layak untuk dikonsumsi.
Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan dua aparat TNI-Polri yang menuding es gabus yang dijual seorang pedagang berisikan spons. 
Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Kabar duka sekaligus mengerikan datang dari Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Seorang janda bernama Nur Aini (55) ditemukan tidak bernyawa di dalam kediamannya pada Senin (26/1). 
Khawatir dengan Kondisi Kesehatan Jokowi, Rocky Gerung: Cara Supaya Pak Jokowi Tenang Itu Mestinya Dia Lempar Semua HP-nya

Khawatir dengan Kondisi Kesehatan Jokowi, Rocky Gerung: Cara Supaya Pak Jokowi Tenang Itu Mestinya Dia Lempar Semua HP-nya

Rocky Gerung mengaku khawatir dengan kondisi kesehatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 
Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap penyebab Ressa Rizky Rossano mengetahui asal-usul dirinya sebagai anak Denada, berawal dari pengakuan keluarga dan pencarian kebenaran sejak kecil.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT