News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegur Kerabat Pasien yang Berisik dan Merokok, Satpam RS PKU Muhammadiyah Nanggulan Dianiaya

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/2/2026) pukul 21.00 WIB, setelah korban MF (19) menegur kerabat pasien yang berisik dan merokok di area rumah sakit.
Kamis, 5 Februari 2026 - 12:39 WIB
Bangunan RS PKU Muhammadiyah Nanggulan di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta. (Foto: tangkapan layar google maps)
Sumber :
  • Tim TvOne - Sri Cahyani Putri

Kulon Progo, tvOnenews.com - Seorang petugas keamanan RS PKU Muhammadiyah Nanggulan di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta menjadi korban penganiayaan oleh kerabat pasien.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, setelah korban inisial MF (19) menegur kerabat pasien yang berisik dan merokok di area rumah sakit.

 

Awalnya, RS PKU Muhammadiyah Nanggulan kedatangan pasien yang diantar oleh beberapa rekannya. 

 

Pada saat menunggu pasien, beberapa rekan pasien berbicara dengan nada keras dan ditegur oleh perawat. Setelah itu, mereka pindah di depan pintu UGD rumah sakit sambil merokok.

 

Selanjutnya, korban menegur kerabat pasien agar merokok di tempat parkir, namun terlapor mengajak korban ke tempat parkir hingga terlibat cek-cok.

 

"Tiba-tiba pelapor mendapatkan sundulan kepala dari salah seorang rekan pasien yang mengakibatkan luka pada bibir bawah," kata Iptu Sarjoko, Kasi Humas Polres Kulon Progo, Kamis (5/2/2026).

 

Sekitar pukul 22.40 WIB, keributan masih berlanjut. Korban selaku satpam di RS tersebut dipanggil oleh terlapor ke parkiran rumah sakit dengan alasan untuk menyelesaikan masalah kejadian di depan UGD.

 

Sesampainya di parkiran, korban justru diminta masuk ke dalam mobil hingga kembali cek-cok yang berujung penganiayaan.

 

"Pelapor (korban) tidak mau sehingga terjadi cek-cok dan pelapor dipukul oleh beberapa orang di bagian wajah yang menyebabkan luka memar dan nyeri di bagian wajah," ungkap Sarjoko.

 

Untuk diketahui, tindak pidana penganiayaan ini berujung pada aksi penggerudukan pasukan komando kesiapsiagaan angkatan muda Muhammadiyah (Kokam) DI Yogyakarta ke Mapolres Kulon Progo, Rabu (4/2/2026). 

Hal ini sebagai bentuk solidaritas mengingat satpam RS PKU Muhammadiyah Nanggulan yang menjadi korban penganiayaan merupakan anggota Kokam Kabupaten Sleman.

 

Ratusan personel Kokam menuntut pengusutan perkara penganiayaan yang dialami anggotanya.

 

Atas laporan tersebut, terduga pelaku penganiayaan kini masih dalam penyelidikan polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Terlapor masih dalam lidik," ucap Sarjoko.  (scp/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tren Smart Hotel di Asia: Self Check-in, Smart Room hingga Robot Pelayanan, Semua Serba Digital dan Otomatis  

Tren Smart Hotel di Asia: Self Check-in, Smart Room hingga Robot Pelayanan, Semua Serba Digital dan Otomatis  

Perkembangan smart hotel bukan berarti seluruh pekerjaan manusia otomatis digantikan mesin. Sejumlah pengamat industri justru melihat teknologi sebagai
Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Papua Muda Progresif mendesak pemerintah dan seluruh pihak terkait mengambil langkah konkret untuk mengakhiri kekerasan dan memperkuat perlindungan masyarakat sipil di Papua Pegunungan.
Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam jejak Mary Jane Veloso, dari ditangkap membawa 2,6 kg heroin, divonis mati di Indonesia, nyaris dieksekusi pada 2015, hingga mendapat pengampunan mutlak
15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

Berikut 15 daftar pemain drama Korea Flex x Cop 2, ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Vietnam mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Filipina. Gol Kenji Nishioka sempat menyamakan skor, tetapi dianulir karena offside.
Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic mulai menatap tantangan baru bersama Juventus. Pemain muda Bosnia itu membawa ambisi besar setelah menerima tawaran dari Bianconeri.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT