News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi di Polda DIY Berujung Ricuh, Massa Lempari Kembang Api dan Dobrak Pagar

Massa aksi menggeruduk markas Polda DI Yogyakarta, Selasa (24/2/2026) petang.
Selasa, 24 Februari 2026 - 20:22 WIB
Massa aksi menggeruduk markas Polda DI Yogyakarta, Selasa (24/2/2026) petang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Massa aksi menggeruduk markas Polda DI Yogyakarta, Selasa (24/2/2026) petang.

Menurut informasi yang beredar, aksi tersebut dilaksanakan mulai pukul 16.30 WIB. Titik parkir di kawasan UPN Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seruan aksi tersebut mengajak seluruh lapisan masyarakat yang marah terhadap polisi pembunuh negara dan negara yang melanggengkan kekerasan untuk merapatkan barisan dan menyuarakan amarah koletif.

Dalam pamflet itu juga turut mencantumkan nama LBH Yogyakarta dan Satgas PPKS Srikandi UGM.

Pantauan tvOnenews.com di lokasi, massa bergerak ke Polda DI Yogyakarta menjelang waktu berbuka puasa.

Situasi sempat memanas sekitar pukul 18.30 WIB, ketika massa menjebol pagar sisi timur Polda DI Yogyakarta.

Sementara, arus dari arah barat dialihkan dan diminta berputar untuk menghindari titik kerumunan massa. Selain itu, massa juga sempat melempar kembang api ke markas Polda DI Yogyakarta.

Hingga pukul 18.50 WIB, arus lalu lintas di kawasan Ringroad Utara terpantau tersendat. Kendaraan dari arah timur menuju barat masih terpantau lancar.

Sejak siang hari, kawasan depan Polda DI Yogyakarta telah terpasang kawang berduri. Petugas kepolisian telah siap berjaga-jaga.

Direktur Ketua LBH, Julian Dwi Prasetia menyangkal bila aksi tersebut diinisiasi oleh LBH Yogyakarta.

"Kami memang gak tahu akan ada rencana aksi di Polda DIY dalam pamflet tersebut," kata Julian dihubungi, Selasa (24/2/2026).

Julian mengaku, pihaknya telah melakukan klarifikasi karena dinilai kurang elok mencatut nama LBH Yogyakarta.

"Kami klarifikasi juga ke akun yang mencantumkan itu dan konfirmasi sepertinya kurang elok misalnya mencantumkan kontak person kami dalam rencana aksi tersebut. Terlebih, kami tidak mengikuti prosesnya," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun begitu, apabila ada permohonan bantuan hukum dari massa aksi kepada LBH Yogyakarta, pihaknya mempersilakan untuk menghubungi ke layanan aduan yang tersedia. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Toprak Razgatlioglu Tak Peduli Lagi Upgrade Yamaha di Sisa Musim Ini, Pilih Fokus ke Motor 850cc untuk MotoGP 2027

Toprak Razgatlioglu Tak Peduli Lagi Upgrade Yamaha di Sisa Musim Ini, Pilih Fokus ke Motor 850cc untuk MotoGP 2027

Toprak Razgatlioglu seolah sudah menyerah dengan pengembangan motor Yamaha V4 1000cc di sisa musim MotoGP 2026.
3 Zodiak Diselimuti Keberuntungan Sepanjang September 2026, Rezeki dan Peluang Terbuka Lebar

3 Zodiak Diselimuti Keberuntungan Sepanjang September 2026, Rezeki dan Peluang Terbuka Lebar

Berikut 3 zodiak yang diselimuti keberuntungan sepanjang bulan September 2026: Rezeki dan peluang terbuka lebar.
Pengurus Lama TKIP-SDIP Ungkap Ada Rasa Khawatir Wali Murid Soal Status Ijazah

Pengurus Lama TKIP-SDIP Ungkap Ada Rasa Khawatir Wali Murid Soal Status Ijazah

Konflik yang terjadi antara pengurus lama dan pengurus baru Yayasan Syarief Hidayatullah Jakarta turut menuai kekhawatiran bagi orangtua siswa TKIP-SDIP Pamulang.
Running Man Akan Rayakan Pernikahan Ji Ye Eun dan Vata, Bagaimana Reaksi Para Member? Ini Jadwal Tayangnya

Running Man Akan Rayakan Pernikahan Ji Ye Eun dan Vata, Bagaimana Reaksi Para Member? Ini Jadwal Tayangnya

Running Man akan rayakan pernikahan Ji Ye Eun dan Vata, bagaimana reaksi para member? Ini jadwal tayangnya.
Pertamina Sanksi 105 SPBU di Bali Sepanjang 2026, Ini Pelanggarannya

Pertamina Sanksi 105 SPBU di Bali Sepanjang 2026, Ini Pelanggarannya

Pertamina menjatuhkan sanksi kepada 105 SPBU di Bali sepanjang 2026. Pelanggaran mencakup penyaluran BBM subsidi hingga operasional.
Fajar Sahrudin Sempat Titipkan "Surat Kecil" untuk Meong dan Guguk: Forever Home, Forever Family

Fajar Sahrudin Sempat Titipkan "Surat Kecil" untuk Meong dan Guguk: Forever Home, Forever Family

Fajar Sahrudin viral setelah pesan terakhirnya muncul di media sosial. Di balik kabar duka, Animal Friends Jogja mengenang surat kecil dan kepeduliannya

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT