News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Jadi Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat Sekitar Hutan

Momen peringatan Hari Jadi ke-271 DIY serta Hari Bakti Rimbawan ke-43, Alumni Angkatan 1996 Fakultas Kehutanan UGM menggelar "Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026"
Selasa, 10 Maret 2026 - 00:30 WIB
Suasana Bazar Ramadhan Alumni FKT UGM 96 di Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Sumber :
  • tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com – Memasuki bulan suci Ramadhan 2026, aksi kepedulian sosial bagi masyarakat sekitar hutan terus digelorakan. Mengambil momentum peringatan Hari Jadi ke-271 DIY sekaligus Hari Bakti Rimbawan ke-43, Alumni Angkatan 1996 Fakultas Kehutanan UGM (FKT 96) berkolaborasi dengan Sahabat Dapur Nyawiji dan Balai Tahura Bunder menggelar kegiatan bertajuk "Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026".

​Acara yang dipusatkan di Rest Area/Blok Pemanfaatan Tahura Bunder, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (4/3/2026) ini menyasar masyarakat desa penyangga di wilayah Gunungkidul dan Bantul yang selama ini menjadi mitra dalam menjaga kelestarian hutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

​Perwakilan Alumni Fakultas Kehutanan (FKT) UGM 96, Sumardamto Purnomo mengungkapkan bahwa berbeda dari bakti sosial pada umumnya, bazar Ramadhan ini mengusung konsep transaksi simbolis menggunakan sistem voucher. 

"Masyarakat tidak sekadar menerima bantuan, namun menukarkan sejumlah uang dengan kupon belanja yang dapat digunakan untuk memilih barang sesuai kebutuhan di stan bazar," jelas Damto di sela-sela acara.

Ia menambahkan, kegiatan ini bersumber dari donasi para alumnus FKT96 UGM, yaitu berupa barang preloved yang masih layak pakai serta paket bahan sembako. Barang-barang ini tidak diberikan secara cuma-cuma, namun dikemas dalam konsep bazar dengan mekanisme transaksi.

"Pendekatan ini kita pilih untuk menjaga martabat dan kemandirian masyarakat alias tidak memposisikan mereka menjadi 'si miskin' penerima bantuan yang ujungnya malah mencerabut jiwa kemandirian mereka. Hal ini juga menghindari kesan relasi sepihak antara pemberi dan penerima. Dengan demikian, masyarakat hadir sebagai subjek yang aktif, bukan objek bantuan," jelas Damto.

Dalam Bazar Ramadhan tersebut, seluruh barang dalam bazar akan dihargai sebesar Rp3.000 per item. Masyarakat dapat membeli kupon sesuai jumlah yang telah ditentukan dan kupon tersebut dapat ditukarkan dengan barang yang tersedia di stand bazar.

Dana yang terkumpul dari penjualan kupon ini akan digunakan kembali untuk mendukung kebutuhan operasional kegiatan sehingga menciptakan siklus kebaikan yang berkelanjutan.

Selain Bazar Ramadhan, masyarakat juga mendapatkan layanan kesehatan gratis, dengan melakukan pendaftaran dan pendataan terlebih dahulu sebelum hari pelaksanaan. Peserta yang telah terdaftar akan menerima kupon pemeriksaan gratis yang dapat digunakan pada hari kegiatan sesuai alur yang telah ditetapkan.

"Kegiatan ini bukan sekadar berbagi, tetapi juga upaya bersama menjaga nilai penghormatan, kemandirian, dan kebersamaan," kata Damto.

Ia menekankan bahwa konsep ini sengaja dipilih untuk menciptakan suasana yang lebih setara.

"Kami sengaja mengemas kegiatan ini dalam bentuk bazar dengan sistem voucher. Tujuannya agar berbagi tetap menjaga martabat masyarakat sehingga tidak ada sekat antara yang memberi dan yang menerima. Semua datang sebagai bagian dari kebersamaan," ungkapnya.

​Kegiatan ini merupakan sinergi apik antara Balai Tahura Bunder, Sahabat Dapur Nyawiji, dan Alumni FKT UGM 96, dengan dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul serta melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH) binaan. 

Kepala Balai Tahura Bunder, Alex Zubaedi menyampaikan acara ini membuktikan bahwa pengelolaan hutan tidak melulu soal konservasi pohon, tapi juga pemberdayaan manusia di sekitarnya.

"Melalui Bazar Ramadhan Alas Bunder ini, kami ingin menunjukkan bahwa kawasan hutan tidak hanya menjadi ruang konservasi, tetapi juga ruang kebersamaan dan kepedulian sosial. Tahura Bunder ingin hadir bersama masyarakat desa penyangga, terutama di bulan Ramadhan yang penuh nilai berbagi," kata Alex.

​Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Donasi yang terkumpul mencapai sekitar Rp17 juta yang dikonversi menjadi berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga. Selain itu, terdapat lebih dari 500 item barang layak pakai yang dipasarkan, mulai dari pakaian dewasa dan anak, perlengkapan bayi, sepatu, tas, hingga buku bacaan.

Tak hanya urusan perut dan sandang, warga juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Bekerja sama dengan Dinkes Gunungkidul, masyarakat dapat melakukan pengecekan tekanan darah hingga konsultasi kesehatan secara cuma-cuma.

​Kuatnya kolaborasi antara rimbawan alumnus UGM, komunitas sosial, dan pemerintah daerah ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi masyarakat untuk terus menjaga hutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

​"Kegiatan ini juga menunjukkan kuatnya kolaborasi berbagai pihak. Bersama-sama, kita tidak hanya menjaga hutan, tetapi juga menguatkan masyarakat di sekitarnya. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena ketika hutan dijaga bersama, maka manfaatnya juga harus bisa dirasakan bersama oleh masyarakat," pungkas Alex.

​Melalui aksi ini, Alumni FKT UGM 96 dan para mitra berharap semangat berbagi di bulan Ramadhan dapat mempererat hubungan sosial sekaligus memastikan kelestarian Tahura Bunder sebagai paru-paru Yogyakarta tetap terjaga.  (Nur/Ard)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Duka: Petarung UFC Allan Nascimento Tutup Usia, Ditemukan Meninggal Saat Tidur

Kabar Duka: Petarung UFC Allan Nascimento Tutup Usia, Ditemukan Meninggal Saat Tidur

Kabar duka tengah mewarnai cabang olahraga dunia seni bela diri (MMA). Salah satu petarung UFC yakni Allan Nascimento meninggal dunia pada usia 34 tahun.
Kekeringan Mulai Melanda Kalimantan Selatan, 6.691 Hektar Lahan Pertaian Terdampak

Kekeringan Mulai Melanda Kalimantan Selatan, 6.691 Hektar Lahan Pertaian Terdampak

6.691 hektare lahan pertanian di Kalimantan Selatan terdampak kekeringan, dan bisa menyebabkan sebagian tanaman mengalami puso atau gagal panen.
Ramalan Cuaca Hari Ini, Jaksel dan Jaktim Diprakirakan Hujan Ringan Pada Malam Hari

Ramalan Cuaca Hari Ini, Jaksel dan Jaktim Diprakirakan Hujan Ringan Pada Malam Hari

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diguyur hujan ringan pada Selasa malam.
Reaksi Media Malaysia usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 3-0 di Piala AFF 2026, Soroti Dominasi Golden Star Warriors

Reaksi Media Malaysia usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 3-0 di Piala AFF 2026, Soroti Dominasi Golden Star Warriors

Reaksi media Malaysia usai Timnas Indonesia dibantai Vietnam 3-0 di Piala AFF 2026, soroti dominasi Solden Star Warriors.
Interpol Terbitkan Red Notice Syekh Ahmad Al Misry, Keberadaan Masih di Mesir

Interpol Terbitkan Red Notice Syekh Ahmad Al Misry, Keberadaan Masih di Mesir

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan pendakwah, Syekh Akhmad Al Misry sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan seksual. Kini Interpol terbitkan red notice.
Respons Mengejutkan AFC Saat Tahu Vietnam Bikin Malu Timnas Indonesia di Hadapan Suporter Sendiri: Nguyen Hai Loc Pamerkan Badge Emas Piala AFF

Respons Mengejutkan AFC Saat Tahu Vietnam Bikin Malu Timnas Indonesia di Hadapan Suporter Sendiri: Nguyen Hai Loc Pamerkan Badge Emas Piala AFF

Vietnam berhasil mempermalukan Timnas Indonesia di hadapan suporter sendiri dalam kemenangan 3-0 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026). 

Trending

Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Keputusan tersebut diambil panitia pelaksana setelah babak empat besar mempertemukan empat tim dengan rivalitas paling panas di sepak bola Indonesia, yakni Persib Bandung kontra Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC.
Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri di Kamar Mandi Pakai Senjata Eks Suami

Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri di Kamar Mandi Pakai Senjata Eks Suami

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan mengatakan, peristiwa terjadi pada Minggu (2/8/2026) sore di kawasan perumahan di Kecamatan Medan Helvetia. 
Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

‎Timnas Indonesia harus tertunduk lemas setelah dihajar Vietnam dalam lanjutan Piala AFF 2026. Skuad Garuda tumbang dengan tiga gol tanpa balas.
Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026, Erick Thohir: Bukan Berarti Kita Mengalah! 

Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026, Erick Thohir: Bukan Berarti Kita Mengalah! 

‎Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-3. Pertandingan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026) malam WIB.
Ahli Ungkap Gangguan Mata yang Paling Sering Dialami Orang Indonesia

Ahli Ungkap Gangguan Mata yang Paling Sering Dialami Orang Indonesia

Gangguan penglihatan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering diabaikan oleh masyarakat Indonesia. Padahal, banyak kelainan mata dapat ditangani lebih awal.
Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3 di Piala AFF 2026, John Herdman: Kami Kalah dan Belajar!  ‎

Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3 di Piala AFF 2026, John Herdman: Kami Kalah dan Belajar!  ‎

Timnas Indonesia harus tersandung dalam lanjutan grup A Piala AFF 2026. Bermain di hadapan suporter sendiri, Rizky Ridho cs harus kehilangan tiga poin berharga dari The Golden Star Warriors.
Denny Sumargo Diserang Dua Kubu Sekaligus Usai Podcast Ruben Onsu dan Sarwendah, Padahal Niatnya Jadi Penengah

Denny Sumargo Diserang Dua Kubu Sekaligus Usai Podcast Ruben Onsu dan Sarwendah, Padahal Niatnya Jadi Penengah

Denny Sumargo mengaku berada di posisi yang tidak mudah setelah menayangkan podcast yang menghadirkan Sarwendah dan kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT