News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Pasutri di Sleman Ajukan Cerai, Masalah Pertengkaran Hingga Ekonomi Mendominasi

Angka perceraian di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. 
Kamis, 9 April 2026 - 18:19 WIB
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sleman, Novita Krisnaeni
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Angka perceraian di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. 

Sepanjang 2025, ribuan pasangan suami istri (pasutri) mengajukan cerai ke Pengadilan Agama Sleman. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Permasalahan komunikasi yang kurang harmonis hingga tekanan ekonomi menjadi faktor yang mendominasi penyebab perpisahan tersebut. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sleman, Novita Krisnaeni menyampaikan bahwa fenomena ini tidak bisa dianggap sepele. 

"Menurut data Pengadilan Agama, angka kasus perceraian di Sleman pada tahun 2025 sebanyak 1.489 kasus," katanya kepada awak media, Kamis (9/4/2026).

Berdasarkan sebarannya, wilayah dengan perceraian tertinggi di Kapanewon Depok sebanyak 165 kasus, Gamping 125 kasus, Mlati 109 kasus, dan Ngaglik 108 kasus.

Faktor penyebab yang mendominasi kasus perceraian yaitu perselisihan dan pertengkaran sebesar 84 persen, meninggalkan salah satu pihak sebesar 8,42 persen dan ekonomi 5,20 persen.

"Nampaknya perselisihan dan pertengkaran sebesar 84 persen menjadi yang terbanyak. Salah satu penyebabnya dikatakan kurangnya komunikasi di antara pasangan ini, mungkin sama-sama sibuknya," ucap Novita. 

Untuk itu, ketahanan keluarga sangat penting. Sebagai langkah penanganan, DP3AP2KB Sleman turun tangan dengan menggencarkan program 8 fungsi keluarga di antaranya agama, pembinaan lingkungan, ekonomi, reproduksi dan sosial budaya. 

Kemudian, fungsi sosialisasi dan penyidikan, cinta kasih, serta perlindungan.

Kemudian di bidang Ketahanan dan Kesehatan Keluarga (K3) yakni adanya kelompok generasi bencana (genre) bagi kalangan remaja. 

Disebutkan Novita, beberapa program genre di antaranya Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja.

Para remaja dibidik sebagai konselor untuk bisa memberikan konseling bagi teman-teman sebayanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena kita tahu, remaja itu kalau diberitahu orang tuanya, biasanya malah tidak manut. Tapi kalau yang memberitahu atau menasehati teman-teman sebayanya, malah biasanya bisa diterima," tuturnya. 

Melalui program Genre ini, mereka dibekali bagaimana berperilaku sehat, terhindar dari risiko Tiga Ancaman Dasar Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR), pendewasaan usia perkawinan sehingga anak memiliki perancangan kehidupan berkeluarga untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera, serta menjadi contoh model hidup dan sumber informasi bagi teman sebayanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Mika Godts menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama Timnas Belgia di Nations League. Winger muda itu menunjukkan kemampuan sepanjang musim lalu.
AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

Posisi tersebut penting karena teknologi tidak menghilangkan risiko pasar saham. AI dapat membantu menyusun informasi, tetapi tidak dapat menjadikan
Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Giorgio Scalvini bicara mengenai pengalamannya bermain bersama Alessandro Bastoni di Timnas Italia. Bek Atalanta itu merasa sistem empat bek Sarri membantunya.
Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Manu Kone buka suara mengenai rumor transfer yang mengaitkan dirinya dengan Inter Milan. Gelandang asal Prancis itu menegaskan fokusnya saat ini tetap bersama AS Roma.
Cukup Minuman Herbal Ini Setiap Pagi, Tubuh Berenergi Seharian bahkan Disaat Puasa

Cukup Minuman Herbal Ini Setiap Pagi, Tubuh Berenergi Seharian bahkan Disaat Puasa

Zaidul Akbar pernah menjelaskan banyak bahan-bahan bisa disantap jadi menu sahur. Sebab bisa membuat tubuh melemah, karena gizinya tidak memenuhi kebutuhanmu.
Inter Milan Bakal Pincang, Liverpool Serius Bidik Alessandro Bastoni untuk Gantikan Virgil van Dijk

Inter Milan Bakal Pincang, Liverpool Serius Bidik Alessandro Bastoni untuk Gantikan Virgil van Dijk

Liverpool kembali membuka peluang mengejar Alessandro Bastoni pada bursa transfer musim panas mendatang. Bek Inter Milan itu sudah lama masuk radar The Reds.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT