News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Acara Pamitan Haji di Sleman Berujung Insiden, Puluhan Orang Alami Gejala Keracunan Usai Santap Nasi Boks

Acara pamitan haji di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta berujung pada insiden keracunan massal. 
Senin, 4 Mei 2026 - 21:29 WIB
Petugas kesehatan melakukan asesmen terhadap korban keracunan massal di Sleman, Senin (4/5/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Acara pamitan haji di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta berujung pada insiden keracunan massal

Puluhan orang dilaporkan mengalami gejala keracunan seusai menyantap hidangan nasi boks yang disajikan dalam acara tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (3/5/2026) pagi dalam rangka syukuran keberangkatan salah seorang jemaah haji di Dusun Toragan RT 01, Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati. Acara yang diisi dengan pengajian tersebut dihadiri oleh ratusan orang. 

"Undangannya kalau dari pedukuhan sini (Toragan) ada 130 an orang. Juga ada saudara dari tuan rumah ya dari Semarang sama Umbulharjo," tutur Diyah Purwanti, Panewu Mlati, Senin (4/5/2026). 

Diyah menuturkan, bila insiden dugaan keracunan pangan terjadi beberapa jam setelah para tamu menyantap hidangan nasi boks. 

"Tadi malam, warga kami mengeluhkan gejala mulai dari diare, mual dan pusing. Sampai hari ini (tadi pagi) masih ada yang mengeluhkan gejala itu," ucapnya. 

Ia melanjutkan, jumlah korban dimungkinkan bisa bertambah, mengingat hidangan nasi boks juga didistribusikan di luar acara pengajian. 

"Sisanya (nasi boks) dibagikan ke yayasan sama ada yang diberikan ke anak-anak yang bermain sepak bola di Lapangan Getas," ungkap Diyah. 

Atas keluhan ini, pihaknya mengambil langkah cepat yakni melaporkan peristiwa keracunan massal tersebut ke Puskesmas setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pagi tadi, pihak-pihak terkait mendirikan posko di rumah Dukuh Toragan. 

"Kita juga membuat link Google agar mereka mengisi link apabila memang merasakan gejala-gejala yang sama," kata Diyah. 

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman hingga pukul 11.00 WIB, tercatat ada 28 orang yang bergejala keracunan pangan. Puluhan orang tersebut melakukan pemeriksaan di Puskesmas Mlati II 1 orang, Posko Toragan 20 orang dan RSA UGM 7 orang. 

"28 orang itu menjalani rawat jalan," ucap Khadijah Yuliati, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Sleman. 

Ia mengungkap bahwa rata-rata gejala yang muncul di antaranya sakit perut, diare, pusing hingga demam. 

Diduga, para korban mengalami keracunan seusai menyantap nasi boks dengan menu nasi, ayam bakar, krecek, jeroan usus, telur rebus, pisang, dan lalapan timun. 

"Kondisi makanan krecek mulur, kecut," ungkap Yuli. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasca insiden ini, tim medis mengirimkan sampel makanan berupa ayam panggang, sambal goreng krecek serta jeroan ke Laboratorium Balai Labkesmas Yogyakarta untuk diperiksa. Petugas juga melaksanakan pengecekan terhadap feses salah seorang korban. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekerja Lansia di Cianjur Ditemukan Tewas Tertimbun Material Longsor

Pekerja Lansia di Cianjur Ditemukan Tewas Tertimbun Material Longsor

Pria lanjut usia bernama Apipudin (61), pekerja di Perumahan Griya Asri Puncak, Cianjur ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor, Senin (4/5).
Terikat Kontrak Panjang di Ipswich Town, Kans Elkan Baggott Jadi Pemain Indonesia Pertama di Premier League Terbuka

Terikat Kontrak Panjang di Ipswich Town, Kans Elkan Baggott Jadi Pemain Indonesia Pertama di Premier League Terbuka

Elkan Baggott berpotensi menjadi pemain Indonesia pertama di Premier League menyusul kontrak jangka panjang yang telah ia tandatangani bersama Ipswich Town.
Megawati Hangestri Tak Masuk Daftar Prioritas Hyundai Hillstate? Outside Hitter asal Jepang Justru Jadi Target Utama

Megawati Hangestri Tak Masuk Daftar Prioritas Hyundai Hillstate? Outside Hitter asal Jepang Justru Jadi Target Utama

Di tengah rumor kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate, laporan media Korea justru mengungkap adanya kekecewaan besar di internal klub. Pemain asal Jepang
Dua Begal Kurir Paket di Bandung Sudah Ditangkap, Korban Sempat Diancam dengan Pisau Lipat

Dua Begal Kurir Paket di Bandung Sudah Ditangkap, Korban Sempat Diancam dengan Pisau Lipat

Jajaran Polrestabes Bandung berhasil membekuk dua dari empat anggota komplotan begal yang menyasar seorang kurir paket di kawasan Astanaanyar. 
Belajar dari Polemik Sertifikat dr Richard Lee, Baca Doa Penguat Iman Agar Para Mualaf Mendapat Petunjuk

Belajar dari Polemik Sertifikat dr Richard Lee, Baca Doa Penguat Iman Agar Para Mualaf Mendapat Petunjuk

Setelah setahun jadi mualaf, kini sertifikat dr Richard Lee menjadi polemik usai resmi dicabut oleh Hanny Kristianto. Amalkan doa penguat iman ini bagi Mualaf
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Untung Besar gara-gara Keputusan FIFA, Skuad John Herdman Siap Cetak Sejarah

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Untung Besar gara-gara Keputusan FIFA, Skuad John Herdman Siap Cetak Sejarah

Media Vietnam menyoroti keuntungan besar yang dimiliki oleh Timnas Indonesia berkat keputusan FIFA. Siapa sangka, skuad John Herdman bisa cetak sejarah baru.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Jadwal Tryout dan Draft Pemain Asing Liga Voli Korea Pekan Ini: Vanja Bukilic Siap Comeback, Penentuan Nasib Megawati Hangestri

Jadwal Tryout dan Draft Pemain Asing Liga Voli Korea Pekan Ini: Vanja Bukilic Siap Comeback, Penentuan Nasib Megawati Hangestri

Jadwal tryout dan draft pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana momen ini juga bisa menjadi penentuan nasib mantan tandem Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT