News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Buat Petisi, Desak UGM Copot Jabatan Cahyaningrum Dewojati sebagai Dosen FIB

Sejumlah orang tua dari anak yang diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha melayangkan petisi yang ditujukan kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. 
Rabu, 6 Mei 2026 - 21:30 WIB
Para orang tua korban beraudiensi dengan instansi terkait di Balaikota Yogyakarta untuk membahas penanganan proses hukum dugaan kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Rabu (6/5/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Sejumlah orang tua dari anak yang diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha melayangkan petisi yang ditujukan kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. 

Mereka mendesak pihak kampus untuk mencopot jabatan Cahyaningrum Dewojati sebagai dosen aktif di Fakultas Ilmu Budaya (FIB). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, UGM telah membenarkan bahwa yang bersangkutan terlibat dalam pengelolaan daycare namun dalam kapasitas pribadi.

Dalam struktur organisasi, Cahyaningrum Dewojati diketahui menjabat sebagai penasihat hukum yayasan. 

Oleh karena itu, petisi ini muncul sebagai bentuk tuntutan atas penanganan serius terhadap dugaan kasus kekerasan yang dialami oleh anak-anak yang dititipkan di daycare tersebut.

Dalam petisinya, para orang tua mendesak UGM agar memberikan sanksi akademik terhadap yang bersangkutan. 

"Kami menginisiasi dengan membuat petisi untuk UGM, supaya memberikan sanksi untuk salah satu dosen yang diduga terlibat dalam struktur organisasi daycare LA," ujar Huri (32) selaku orang tua korban. 

Pria berusia 32 tahun tersebut berharap UGM mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan minimal sanksi akademik. 

"Karena sanksi pidananya masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan, tetapi yang kita dorong adalah minimal sanksi akademik terlebih dahulu," kata dia. 

Menurutnya, Cahyaningrum Dewojati yang menjabat sebagai penasihat yayasan tidak mengetahui adanya dugaan kekerasan terhadap anak di tempat penitipan anak yang dipimpinnya. 

"Yang namanya penasihat dalam struktur yang paling atas pasti mengetahui apa yang terjadi di daycare Little Aresha. Logika kami berbicara atau mensinyalir oknum dosen tersebut terlibat dalam kasus ini," tutur Huri.

Melalui petisi ini, para orang tua korban juga mengharapkan UGM memberikan ruang bagi para orang tua korban untuk audiensi. 

"Harapan kami, juga diberikan ruang untuk beraudiensi dengan pihak UGM bagaimana keluh kesah kami selaku orang tua korban, yang mana tindakan keji dari LA sendiri, kami rasakan," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di lokasi yang sama, Norman Windarto selalu orang tua korban juga menyetujui adanya petisi ini. 

Ia juga mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap jawaban UGM yang menyatakan bahwa keterlibatan dosennya dalam pengelolaan daycare Little Aresha dilakukan secara personal. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Pendidikan Nasional, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Evaluasi PPDB dan Sosialisasi Jalur Prestasi

Hari Pendidikan Nasional, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Evaluasi PPDB dan Sosialisasi Jalur Prestasi

Momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap bulan Mei dimanfaatkan Komisi D DPRD Kota Surabaya untuk memperkuat fungsi pengawasan, khususnya terhadap pelaksanaan sistem PPDB yang setiap tahun kerap menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Libatkan 140 Perusahaan, Inabuyer B2B2G Expo 2026 Jadi Pintu UMKM Tembus Ritel Modern dan Proyek Pemerintah

Libatkan 140 Perusahaan, Inabuyer B2B2G Expo 2026 Jadi Pintu UMKM Tembus Ritel Modern dan Proyek Pemerintah

Inabuyer B2B2G Expo 2026 melibatkan 140 perusahaan dari Kementerian/Lembaga, BUMN, hingga sektor swasta yang berperan sebagai pembeli dan pemasok bagi UMKM.
Misteri Kematian Cicih Terungkap: Polres Cimahi Amankan Pelaku Tunggal

Misteri Kematian Cicih Terungkap: Polres Cimahi Amankan Pelaku Tunggal

Satreskrim Polres Cimahi meringkus pria berinisial S yang diduga kuat sebagai pelaku tunggal dalam kasus tewasnya Cicih Rohaeti (54) yang menggemparkan warga Rongga, Kabupaten Bandung Barat.
Jasa Raharja Jamin Hak Korban Luka dan Meninggal Kecelakaan Maut di Sumsel

Jasa Raharja Jamin Hak Korban Luka dan Meninggal Kecelakaan Maut di Sumsel

Kecelakaan maut terjadi antara Bus ALS dan truk tangki minyak di Jalan Lintas Sumatera Simpang Danau, Sumatera Selatan (Sumsel) pada Rabu (6/5/2026).
Strategi Bulog Jaga Kualitas 5,2 Juta Ton Beras: Dari SOP Ketat Hingga Teknologi Modern

Strategi Bulog Jaga Kualitas 5,2 Juta Ton Beras: Dari SOP Ketat Hingga Teknologi Modern

Perum Bulog membeberkan rahasia di balik pemeliharaan 5,2 juta ton stok cadangan beras pemerintah (CBP) agar kualitasnya tetap terjaga di gudang-gudang seluruh Indonesia. 
UMKM Digital Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Dunia, Produk Lokal Kini Hadir di Pasar Kelas Atas

UMKM Digital Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Dunia, Produk Lokal Kini Hadir di Pasar Kelas Atas

Dengan strategi branding yang tepat, UMKM kini mampu bersaing di level yang sebelumnya didominasi oleh brand besar. Pemanfaatan teknologi menjadi kunci utama dalam transformasi

Trending

Hari Pendidikan Nasional, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Evaluasi PPDB dan Sosialisasi Jalur Prestasi

Hari Pendidikan Nasional, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Evaluasi PPDB dan Sosialisasi Jalur Prestasi

Momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap bulan Mei dimanfaatkan Komisi D DPRD Kota Surabaya untuk memperkuat fungsi pengawasan, khususnya terhadap pelaksanaan sistem PPDB yang setiap tahun kerap menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Sherly Tjoanda Terheran-heran Lihat Makanan Murid Sekolah Rakyat, Gubernur Malut: Ini Masak Sendiri atau MBG?

Sherly Tjoanda Terheran-heran Lihat Makanan Murid Sekolah Rakyat, Gubernur Malut: Ini Masak Sendiri atau MBG?

Sherly Tjoanda terheran-heran ketika melihat langsung porsi makan yang diberikan untuk murid Sekolah Rakyat. Gubernur Malut beri saran untuk makanan murid.
Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia punya opsi pemain berkualitas jelang Piala AFF 2026. Di tengah keterbatasan skuad, pemain asing yang penuhi syarat naturalisasi mulai dilirik.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT