GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelajar SMK dan Relawan SPPG di Sleman Jadi Korban Kekerasan Seksual Usai Dicekoki Miras

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan seorang pelajar SMK dan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menjadi perhatian masyarakat. 
Jumat, 8 Mei 2026 - 10:13 WIB
Ilustrasi kekerasan seksual
Sumber :
  • pixabay

Sleman, tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan seorang pelajar SMK dan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menjadi perhatian masyarakat. 

Dalam peristiwa tersebut, dua anak di bawah umur diduga menjadi korban setelah sebelumnya diberikan minuman beralkohol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi bejat terjadi di Dusun Ngemplak, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman pada Jumat (1/5/2026) siang. Peristiwa tersebut juga dibenarkan oleh Nur Cahyo, dukuh setempat. 

Tindakan tak terpuji itu dilakukan oleh pelaku yang diketahui inisial EA, siswa salah satu SMK di Sleman. Sementara, AAF bekerja sebagai relawan SPPG di kabupaten tersebut. 

"Kedua pelaku memang warga kami. EA selama ini memang dalam pemantauan oleh jaga warga. Pernah dibuatkan surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi, namun tetap saja melanggar. Kalau AAF baru keluar dari pondok," ungkap Cahyo saat dihubungi, Kamis (7/5/2026). 

Cahyo menerangkan, kronologi bermula ketika EA menghampiri AAF di rumahnya usai bekerja sebagai relawan SPPG. 

Setelah itu, mereka mengendarai sepeda motor bergegas membeli minuman beralkohol. Selanjutnya, mereka menjemput korban yang diketahui masih di bawah umur untuk dibawa ke rumah EA. 

Diduga ketika di rumah EA, kedua korban dicekoki minuman alkohol yang dibeli sebelumnya hingga tidak sadarkan diri. Disitulah, kedua pelaku melancarkan aksi bejatnya tersebut. 

"Mungkin pas kedua korban tak sadarkan diri terus akhirnya disetubuhi," kata Cahyo. 

Cahyo menduga, aksi bejat tersebut dilakukan oleh kedua pelaku terhadap para korban ketika rumah EA dalam kondisi sepi. Menurut sepengetahuannya, orang tua EA bekerja di luar rumah. 

"Bapaknya EA itu tukang batu. Setelah pulang harus langsung ke sawah, merumput karena piara domba. Ibunya juga bekerja membantu perekonomian karena adiknya masih kecil-kecil. Jadi pulangnya sampai habis Isya," ucapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah melakukan aksi bejat itu tepatnya sekitar pukul 19.00 WIB, korban diantar pulang oleh EA. 

Berdasarkan keterangan saksi, salah satu korban sempat dimandikan oleh pelaku hingga dipinjami baju oleh EA. Sehingga, korban tersebut pulang dengan mengenakan baju yang berbeda. Dari situ, ibu korban merasa curiga. Akhirnya, si ibu bertanya kepada anaknya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Gentar Satu Grup Dengan Vietnam, Erick Thohir Optimis Timnas Indonesia Bisa Tampil Maksimal di Piala AFF U-19 2026

Tak Gentar Satu Grup Dengan Vietnam, Erick Thohir Optimis Timnas Indonesia Bisa Tampil Maksimal di Piala AFF U-19 2026

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memilih menyerahkan sepenuhnya penilaian terhadap capaian Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026 kepada tim pelatih.
Gus Ipul Datangi KPK, Minta Saran Hingga Kritik Terkait Pengadaan Barang dan Jasa di Kemensos

Gus Ipul Datangi KPK, Minta Saran Hingga Kritik Terkait Pengadaan Barang dan Jasa di Kemensos

Menteri Sosial, Saifulla Yusuf atau Gus Ipul mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (8/5/2026).
1 Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Ternyata Anggota BPK RI Haerul Saleh

1 Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Ternyata Anggota BPK RI Haerul Saleh

Asril menerangkan, peristiwa ini terjadi bermula saat adanya informasi asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah yang terbakar.
Marak Kecelakaan Akibat Pengguna Jalan Nekat Terobos Rel, KAI Daop 6 Yogyakarta Tutup 38 Perlintasan Liar

Marak Kecelakaan Akibat Pengguna Jalan Nekat Terobos Rel, KAI Daop 6 Yogyakarta Tutup 38 Perlintasan Liar

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta terus menggencarkan penutupan perlintasan liar di sejumlah wilayah operasionalnya. 
Bareskrim Polri Periksa Eks Kapolres Bima Kota hingga Maulangi, Dalami TPPU Kasus Narkoba

Bareskrim Polri Periksa Eks Kapolres Bima Kota hingga Maulangi, Dalami TPPU Kasus Narkoba

Eko menerangkan, tim penyidik juga tenga menelusuri kemungkinan adanya pihak-pihak yang turut menikmati maupun membantu menyamarkan hasil kejahatan.
Cara Kiai Cabul di Pati Perdaya Santriwati, Korban Didoktrin Demi ‘Serap Ilmu’ dari Guru

Cara Kiai Cabul di Pati Perdaya Santriwati, Korban Didoktrin Demi ‘Serap Ilmu’ dari Guru

Bahkan, Kiai Ashari disebut telah melakukan perbuatan tersebut sebanyak 10 kali di lokasi berbeda.

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Banjir yang melanda kawasan dataran tinggi seperti Puncak dan Cipanas, Kabupaten Cianjur, memicu keprihatinan serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat jujur, celetukan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat cicipi buah kenari Desa Sebelei langsung viral di medsos dan sukses bikin warganet tertawa.
Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menemui Altaf, bocah asal Ternate yang dicemooh teman-temannya efek kerap bicara bahasa Inggris dengan turis.
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat

Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat

Tepati janji kampanye, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda kunjungi Suku Togutil, perjuangkan hunian untuk masyarakat adat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT