News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelar Program Mahasiswa Berdampak Tahun Anggaran 2025, Kemendiktisaintek Gandeng Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

DPPM Kemendiktisaintek bersama Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Program Mahasiswa Berdampak Tahun Anggaran 2025 pada Jumat (5/6) hingga Minggu (7/6).
Minggu, 7 Juni 2026 - 15:35 WIB
Puluhan tim yang terdiri atas dosen dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Seminar Hasil Program Mahasiswa Berdampak di Universitas Ahmad Dahlan.
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bekerja sama dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Program Mahasiswa Berdampak Tahun Anggaran 2025 pada Jumat (5/6) hingga Minggu (7/6).

Pada Pembukaan Seminar Hasil Program Mahasiswa Berdampak di Amphitarium Kampus IV UAD, Sabtu (6/6), Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Sunardi menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan Kemendiktisaintek kepada UAD untuk menjadi tuan rumah kegiatan nasional tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa seminar diikuti oleh 60 tim mahasiswa dan dosen dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Fakfak, Papua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selamat datang di UAD. Kami merasa terhormat menjadi tuan rumah kegiatan yang diselenggarakan Kemendiktisaintek ini. Ada 60 tim terpilih dari ratusan bahkan ribuan proposal yang masuk dan dua di antaranya berasal dari UAD,” ujarnya.

Sunardi juga menegaskan komitmen UAD dalam mengembangkan budaya riset dan pengabdian masyarakat. Menurutnya, pada tahun lalu, sebanyak 530 dari 550 dosen yang memenuhi syarat berhasil mengajukan proposal penelitian dan pengabdian.

Capaian tersebut turut mengantarkan UAD meraih predikat perguruan tinggi swasta terbaik nasional dalam pendanaan penelitian dan pengabdian selama tiga tahun berturut-turut.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Fauzan Adziman menekankan bahwa mahasiswa merupakan aktor utama dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya membangun ekosistem akademik, tetapi juga harus memastikan hasil inovasi dan pemikiran mahasiswa dapat dirasakan masyarakat luas.

“Mahasiswa adalah energi kita. Mereka harus dilatih kepekaan untuk mendengarkan persoalan masyarakat, mengidentifikasi masalah, lalu menghadirkan solusi yang mampu mentransformasi kehidupan sosial berbasis empati,” ungkapnya.

Fauzan menjelaskan bahwa pada tahun 2025 terdapat 957 proposal yang diajukan dalam Program Mahasiswa Berdampak.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 263 proposal dinyatakan lolos pendanaan dengan total anggaran mencapai Rp30,1 miliar. Program ini melibatkan 199 perguruan tinggi dan didominasi oleh perguruan tinggi swasta dengan proporsi sekitar 80%.

Sementara itu, Direktur DPPM Kemendiktisaintek, I Ketut Adnyana mengungkapkan bahwa Program Mahasiswa Berdampak lahir pada 2025 atas arahan langsung Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek).

Meski disusun dalam waktu kurang dari dua minggu dan di tengah ketidakpastian anggaran, program tersebut berhasil dilaksanakan dengan baik.

“Mahasiswa adalah energi, idealisme, tenaga, dan sumber ide-ide brilian. Karena itu, kami berupaya memberikan ruang agar mereka dapat berkontribusi langsung kepada masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa semangat Diktisaintek Berdampak diwujudkan melalui 3 aspek utama, yakni dampak akademik, dampak sosial, dan dampak ekonomi.

Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menghasilkan capaian akademik, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan sosial yang berkelanjutan dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketut menambahkan bahwa Program Mahasiswa Berdampak akan terus dilanjutkan pada tahun 2026 dengan dukungan anggaran sebesar Rp14 miliar. Ia berharap berbagai inovasi dan solusi yang telah dihasilkan mahasiswa dapat menjadi fondasi bagi program-program pengabdian yang lebih luas di masa mendatang.

“Apa yang dilakukan hari ini bukanlah titik akhir, melainkan titik awal untuk terus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Scp/Ard)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kuntadi Terpilih Jadi Jampidsus Baru, Komisi III DPR Desak Kasus Febrie Segera Dituntaskan

Kuntadi Terpilih Jadi Jampidsus Baru, Komisi III DPR Desak Kasus Febrie Segera Dituntaskan

Presiden Prabowo Subianto resmi meneken Keputusan Presiden (Keppres) tentang Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) yang baru pengganti Febrie Adriansyah.
Alasan Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Syaraf Kejepit

Alasan Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Syaraf Kejepit

Pengacara Hotman Paris Hutapea memutuskan mundur sebagai pengacara eks Jampidsus Febrie Adriansyah karena alasan kesehatan.
Ternyata Ini Alasan Hotman Paris Mundur dari Pengacara Febrie Adriansyah, Akui Tak Kuat Lagi: Takut Makin Parah

Ternyata Ini Alasan Hotman Paris Mundur dari Pengacara Febrie Adriansyah, Akui Tak Kuat Lagi: Takut Makin Parah

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengungkap alasan di balik keputusannya mundur sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Sudah 4 Tahun Berlalu, Pemilik Tanah Menjerit Dugaan Penggusuran Bangunan di Depok Tak Kunjung Selesai

Sudah 4 Tahun Berlalu, Pemilik Tanah Menjerit Dugaan Penggusuran Bangunan di Depok Tak Kunjung Selesai

Seorang pemilik tanah bernama Charyanto Kartolo menjerit akibat dugaan penggusuran hinga pengrusakan paksa bangunan di tanahnya di Depok pada empat tahun lalu.
Transaksi Rupiah-Yuan Melonjak 300 Persen, Kadin Sebut Hubungan Ekonomi RI-China Makin Kuat

Transaksi Rupiah-Yuan Melonjak 300 Persen, Kadin Sebut Hubungan Ekonomi RI-China Makin Kuat

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyebut, hubungan ekonomi Indonesia dan China tidak hanya ditopang oleh lonjakan perdagangan dan investasi, kerja sama kedua negara kini semakin kuat melalui penggunaan mata uang lokal dalam transaksi lintas batas yang disebut telah mendorong transaksi langsung rupiah-yuan melonjak hingga 300 persen.
Baru Sepekan, Hotman Paris Tiba-Tiba Mundur sebagai Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Baru Sepekan, Hotman Paris Tiba-Tiba Mundur sebagai Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea memutuskan mundur sebagai pengacara eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Trending

Viral Oknum Guru PNS Diduga Bawa Murid SD agar Disodomi Suami, Warga Desak Polisi Hukum Pelaku

Viral Oknum Guru PNS Diduga Bawa Murid SD agar Disodomi Suami, Warga Desak Polisi Hukum Pelaku

Sebuah video memperlihatkan seorang oknum guru PNS perempuan diamuk warga di Tanjungbalai viral. Ia diduga menyerahkan murid SD laki-laki agar disodomi suami.
Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri Back To Back Juara Piala AFF, Bukti Sepak Bola Putri di Jalur Tepat

Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri Back To Back Juara Piala AFF, Bukti Sepak Bola Putri di Jalur Tepat

Erick Thohir menyebut kesuksesan Timnas Indonesia Putri sebagai bukti nyata perkembangan sepak bola putri berada di jalur yang tepat.
Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Dinilai Kikis Kepercayaan Publik Terhadap Kejaksaan

Dugaan Korupsi dan TPPU Eks Jampidsus Dinilai Kikis Kepercayaan Publik Terhadap Kejaksaan

Dugaan kasus korupsi dan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah dinilai turut mengikis kepercayaan publik terhadap lembaga kejaksaan.
Viral Seorang Guru Diduga Tega Melecehkan Murid, Ibu Guru Masih Berseragam Membawa Korban ke Rumah Berujung Diamuk Massa

Viral Seorang Guru Diduga Tega Melecehkan Murid, Ibu Guru Masih Berseragam Membawa Korban ke Rumah Berujung Diamuk Massa

Berita dibuat karena melihat fenomena di media sosial dan masih menunggu respons dari pihak terkait. Video viral terjadi di Kecamatan Teluk Nibung, Tanjungbalai
Pramono Bisik-bisik ke Cak Imin: Semua Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

Pramono Bisik-bisik ke Cak Imin: Semua Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menghadiri Harlah PKB ke-28 di Kawasan Kota Tua, Rabu, 22 Juli 2026.
3 Shio yang Tiba-tiba Dibanjiri Rezeki pada 24 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Tiba-tiba Dibanjiri Rezeki pada 24 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang tiba-tiba dibanjiri rezeki pada 24 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Jumat besok, siapa yang paling beruntung?
Persib Terbebas dari FIFA Registration Ban, Halal Daftarkan Peralta Cs untuk Tatap Piala Presiden

Persib Terbebas dari FIFA Registration Ban, Halal Daftarkan Peralta Cs untuk Tatap Piala Presiden

Dengan dicabutnya nama Persib dari daftar tersebut, maka Maung Bandung halal untuk mendaftarkan pemain baru termasuk Peralta yang akan merasakan debut di turnamen Piala Presiden. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT