GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PMK Meluas, AFKHI Beberkan Cara Tanggulangi Wabah saat Idul Adha

Kasus PMK terus meluas hingga ke banyak daerah di Indonesia. Meski sudah berlangsung selama satu bulan, tapi wabah yang menyerang ternak khususnya sapi ini belum berhasil diatasi.
Jumat, 3 Juni 2022 - 19:03 WIB
Ilustrasi sapi di pasar hewan.
Sumber :
  • tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) terus meluas hingga ke banyak daerah di Indonesia. Meski sudah berlangsung selama satu bulan, tapi wabah yang menyerang ternak khususnya sapi ini belum berhasil diatasi.

Banyak pihak terlibat untuk membantu pemerintah dalam upaya pengendalian wabah PMK. Salah satunya dari Asosiasi Fakultas Kedokteran Hewan Indonesia (AFKHI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua AFKHI Teguh Budipitojo mengatakan, pihaknya telah membentuk tim satgas pengendalian PMK serta melakukan skema pengendalian wabah tersebut.

"Skema yang dilakukan di antaranya penanganan jangka pendek berupa kombinasi Stamping Out dan vaksinasi," kata Teguh, Jumat (3/6/2022).

Stamping Out adalah metode pemusnahan secara menyeluruh terhadap ternak yang terkena penyakit tertentu. Stamping Out dilakukan pada daerah-daerah dengan kasus PMK rendah.

"Sedangkan untuk daerah dengan kasus tinggi dan masif dilakukan vaksinasi," terangnya.

Terkait vaksin ini, Teguh mendorong ketersediaan vaksin PMK yang homolog dengan virus lapang. Sekaligus dilakukan tindakan pencegahan penyebaran dengan pembatasan mobilitas ternak, penutupan daerah wabah, dan biosekuriti.

Selain itu, upaya melaksanakan komunikasi, informasi, dan edukasi untuk mencegah kepanikan di masyarakat juga perlu ditingkatkan. 

"Penghentian lalu lintas ternak, penutupan daerah wabah, dan penyediaan anggaran untuk penanggulangan PMK yang akan digunakan untuk pembelian vaksin, ganti rugi ternak yang terkena Stamping Out dan pengadaan obat-obatan juga menjadi upaya penting mencegah wabah," bebernya.

Dijelaskan Teguh, AFKHI menyerukan kepada seluruh anggota untuk terlibat aktif dalam pengendalian dan penanggulangan wabah di daerah masing-masing. Salah satunya dengan terlebih dahulu membentuk satuan tugas (satgas) penyakit mulut dan kuku di tingkat fakultas atau program studi.

Satgas harus melibatkan organisasi profesi daerah dan berkoordinasi dengan dinas yang membidangi kesehatan hewan setempat. Satuan tugas yang terbentuk kemudian diminta untuk mendukung kegiatan pengendalian dan penanggulangan wabah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Caranya dengan mengirimkan tenaga dosen dan mahasiswa untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat (PKM) atau program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bekerja sama dengan Balai Besar Veteriner setempat.

"Kemudian melakukan pengobatan ternak dan biosekuriti di daerah wabah, pelayanan kesehatan ternak dan biosekuriti di daerah non-wabah, edukasi peternak dan masyarakat tentang PMK dan pencegahannya, serta bentuk-bentuk kegiatan PKM/MBKM lainnya," papar Teguh.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Manchester United vs Aston Villa Minggu 15 Maret 2026, Ujian Michael Carrick di Old Trafford

Prediksi Manchester United vs Aston Villa Minggu 15 Maret 2026, Ujian Michael Carrick di Old Trafford

Prediksi Manchester United vs Aston Villa Minggu, 15 Maret 2026. Simak kabar tim, perkiraan susunan pemain, dan peluang Setan Merah di era Michael Carrick.
Hiruk Pikuk Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan, Pemudik Padati Bus AKAP Menuju Berbagai Daerah

Hiruk Pikuk Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan, Pemudik Padati Bus AKAP Menuju Berbagai Daerah

Para petugas terminal juga terlihat sibuk mengatur arus penumpang sekaligus memastikan proses naik-turun penumpang berjalan tertib.
Korban Teror Air Keras Andrie Yunus Mendapat Perlindungan Darurat dari LPSK

Korban Teror Air Keras Andrie Yunus Mendapat Perlindungan Darurat dari LPSK

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berikan perlindungan darurat kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK).
Setelah Tujuh Tahun Vakum, Amerika Serikat Kembali  Ikut Jual Minyak Venezuela dan Kibarkan Bendera di Caracas

Setelah Tujuh Tahun Vakum, Amerika Serikat Kembali Ikut Jual Minyak Venezuela dan Kibarkan Bendera di Caracas

Setelah ditangguhkan selama tujuh tahun misi diplomatik Amerika Serikat (AS) di Caracas, Venezuela, kembali beroperasi. Kuasa Usaha Kedubes AS di Venezuela Laura Dogu, Sabtu (14/3) menyatakan bendera Amerika Serikat kembali dikibarkan di Kedutaan Besar AS di Caracas. 
Link Live Streaming F1 GP China 2026: Balapan Siang Ini, Ferrari Ancam Dominasi Mercedes di Shanghai

Link Live Streaming F1 GP China 2026: Balapan Siang Ini, Ferrari Ancam Dominasi Mercedes di Shanghai

Link live streaming F1 GP China 2026, di mana dominasi Mercedes bisa mendapatkan ancaman dari Ferrari yang berusaha mengambil alih podium di seri balapan kedua.
H -7 Lebaran Arus Lalu Lintas Pemudik  Jalur Nagreg Mulai Mengalami Kenaikan Volume Kendaraan Hingga Belasan Ribu

H -7 Lebaran Arus Lalu Lintas Pemudik  Jalur Nagreg Mulai Mengalami Kenaikan Volume Kendaraan Hingga Belasan Ribu

Namun setelah dilakukan analisa, lokasi tersebut dinilai kurang efektif untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik.

Trending

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman menyoroti Kevin Diks yang mencetak sejarah sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang mengenakan ban kapten di Bundesliga.
Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

John Herdman akan memangkas 18 pemain dari 41 nama skuad sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Apakah Elkan Baggott ikut dicoret? Ini prediksinya.
Namanya Sudah Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard yang Pernah Juara Piala Eropa Ini Eligible Bela Timnas Indonesia?

Namanya Sudah Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard yang Pernah Juara Piala Eropa Ini Eligible Bela Timnas Indonesia?

Neraysho Kasanwirjo, rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard, jadi sorotan karena memiliki nama Jawa dan pernah juara Piala Eropa U-17 bersama Belanda. Bisa bela Timnas Indonesia?
Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, striker VVV-Venlo keturunan Depok yang santer disebut masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Intip profil, karier, dan statistiknya.
Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Tak hanya Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen juga sukses berikan pesan bahagia untuk Johnn Herdman. Keduanya sama-sama dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Gelandang Thom Haye mendapat izin pulang ke Belanda dari pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menjelang laga melawan Borneo FC. Persib dijadwalkan menjalani ...
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soroti Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Akibat Tawuran, Singgung Lemahnya Peran Orang Tua

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Soroti Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Akibat Tawuran, Singgung Lemahnya Peran Orang Tua

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti pengawasan orang tua dari kasus siswa SMAN 5 Bandung, Muhammad Fahdly Arjasubrata tewas saat tawuran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT