News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Unisa Yogyakarta Berikan Sanksi pada Mahasiswi Pembuat Konten Tiktok Kateter

Unisa Yogyakarta akan memberikan sanksi kepada mahasiswanya yang viral usai mengunggah konten di media sosial Tiktok soal memasang kateter kepada pasien.
Jumat, 3 Juni 2022 - 23:18 WIB
Universitas Asiyiyah Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta akan memberikan sanksi kepada mahasiswanya yang viral usai mengunggah konten di media sosial Tiktok. Mahasiswi berinisial CA tersebut sebelumnya membuat konten yang bertuliskan soal memasang kateter kepada pasien laki-laki ganteng dan seumuran.

Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan Kerjasama dan Alumni, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyiyah Yogyakarya, Wantonoro mengatakan, sebagai institusi pendidikan sudah selayaknya ada sanksi yang akan diberikan kepada mahasiswa tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami dari institusi pendidikan bahwa sanksi kami adalah diutamakan terkait dengan pembinaan, karena ini mahasiswa yang masih dalam proses pendidikan," kata Wanto ditemui di kampusnya, Jumat (3/6/2022).

Selain sanksi pembinaan, kata Wanto, pihaknya juga akan memberikan sanksi yang berkaitan dengan pelanggaran etik. Akan tetapi dia belum bisa mengungkapkan secara detil jenis sanksi tersebut karena masih digodok oleh tim etik.

"Tentu juga ada sanksi yang terkait dengan pelanggaran yang sudah dilakukan tetapi sanksi ini masih dalam proses diskusi di tim etik kami karena semuanya harus dilakukan secara komprehensif dan semuanya harus dilakukan dari berbagai macam perspektif," terangnya.

Dijelaskan Wanto, setelah video tersebut viral, pihaknya juga langsung meminta klarifikasi dari yang bersangkutan. Mahasiswi Jurusan Keperawatan itu memang mengakui dirinya lah yang membuat konten tersebut.

Wanto menambahkan, saat ini mahasiswi asal Sumatera tersebut sudah ditarik dari tempat prakteknya di RSUD Wonosari, Yogyakarta. 

"Kita kemarin mencapai kesepakatan untuk sementara kita tarik dulu mahasiswa yang bersangkutan untuk tadi kita sebagai institusi pendidikan tentu punya tanggung jawab untuk melakukan pembinaan terkait dengan mahasiswa kami," ungkap Wanto.

Disinggung terkait sampai kapan CA ditarik dari tempat prakteknya, Wanto menyatakan tergantung dari proses di tim etik.

"Kalau untuk sampai berapa lamanya kita juga menunggu terkait dengan proses etiknya. Dan sementara ini mahasiswa kita beri pembinaan dulu secara internal di kampus kami," urainya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan ini, Wanto mewakili Kampus Unisa juga menyampaikan permohonan maaf atas viralnya berita terkait CA. 

"Kami memohon maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan, kepada seluruh masyarakat Indonesia tentunya, kepada seluruh tenaga kesehatan, terutama juga kepada seluruh tenaga keperawatan dan mahasiswa keperawatan di Indonesia atas kejadian yang sama-sama tidak kita inginkan ini," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT