News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komplotan Karyawan Nakal, 7 Pegawai Toko di Sleman Ditangkap Usai Gondol Besi Baja Senilai Rp45 Juta

Aksi komplotan karyawan yang nekat mencuri barang dagangan di tempat mereka bekerja berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Gamping. 
Selasa, 23 Juni 2026 - 20:51 WIB
Tujuh pelaku pencurian besi baja digiring memasuki Mapolsek Gamping, Selasa (23/6/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Aksi komplotan karyawan yang nekat mencuri barang dagangan di tempat mereka bekerja berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Gamping. 

Sebanyak tujuh pegawai di sebuah toko material di wilayah Ambarketawang, Gamping, Kabupaten Sleman ditangkap setelah terbukti terlibat dalam pencurian besi baja yang menyebabkan kerugian perusahaan senilai Rp45 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketujuh pelaku diduga menjalankan aksinya secara terorganisir dengan memanfaatkan akses mereka sebagai karyawan toko.

Besi baja yang diambil dari gudang toko kemudian dijual separuh harga ke penadahnya.

Kapolsek Gamping, AKP Bowo Susilo menjelaskan, kasus ini terungkap setelah WS (50) selaku pemilik toko material merasa sering kehilangan barang dagangannya berupa besi baja.

Sekitar sebulan yang lalu, dirinya mendapatkan informasi adanya karyawan tanpa seijin dirinya mengambil besi baja di toko miliknya.

Pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB, korban bermaksud melakukan pengecekan kebenaran informasi tersebut dengan mendatangi tokonya dan mendapati posisi pintunya dalam kondisi terbuka. Karena merasa curiga, korban tetap mengawasi aktivitas di lokasi kejadian.

​Sekitar pukul 01.30 WIB, korban melihat ada salah satu mobil milik toko keluar kemudian korban mengejarnya.

Dalam pengejaran tersebut, korban sempat melihat mobil tersebut dibawa oleh karyawannya di wilayah Kasihan, Kabupaten Bantul. 

"Saat itu, korban menanyakan aktivitas yang dilakukan karyawan tersebut, tetapi saat itu karyawan tersebut hanya mengaku pergi ke rumah temannya saja," kata Bowo saat riliss kasus di Mapolsek, Selasa (23/6/2026).

Kapolsek mengungkap karena korban merasa ditipu, yang bersangkutan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gamping.

Hal ini lantaran korban mengalami kerugian sebesar Rp45 juta. Selanjutnya, petugas Unit Reskrim Polsek Gamping melakukan penyelidikan terhadap para pelaku dan berhasil mengungkap identitas mereka.

"Ada 7 pelaku yang berhasil diamankan yakni ​AJ (23), RLS (22), ​RF (21), MM (23), ​IM (28), RP (26) dan ​EH (21). Seluruhnya warga Tasikmalaya, Jawa Barat yang bekerja sebagai karyawan di toko material milik korban," ucap Bowo.

Kini, ketujuh pelaku telah dilakukan penahanan di Rutan Polsek Gamping. Selain pelaku, polisi turut menyita ​barang bukti berupa ​35 Besi pipa ukuran 4x4 panjang 6 meter, 15 Besi hollo ukuran 4x4 ukuran 6 meter, ​5 Besi ukuran 4x6 panjang 6 meter dan satu Unit Mobil Pick UP Suzuki ST.

Dari pemeriksaan polisi, para pelaku mengakui telah berulang kali melakukan perbuatannya. 

"Pelaku mengakui telah mencuri besi baja di tempat mereka bekerja sejak Mei 2025 sampai dengan Juni 2026," ungkap Bowo.

Lebih lanjut, besi baja curian tersebut kemudian dijual ke penadah di wilayah Kasihan, Bantul namun dengan harga separuh dari harga jual. Sekarang ini, si penadah sedang dalam proses penanganan Polsek Gamping.

Atas perbuatannya, ketujuh pelaku disangkakan melanggar Pasal 477 KUHP baru Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun. (scp/buz)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Guru Sabdo Roso Ajak Masyarakat Rawat Batin Lewat Laku Hening

Jelang Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Guru Sabdo Roso Ajak Masyarakat Rawat Batin Lewat Laku Hening

Beban pikiran dan emosi juga dapat membuat seseorang merasa lelah meski tidak melakukan aktivitas berat.
Klaster Mewah Lapas Cibinong Dibongkar, Tinggal Satu Bangunan yang Belum Rata

Klaster Mewah Lapas Cibinong Dibongkar, Tinggal Satu Bangunan yang Belum Rata

Pembongkaran klaster mewah di Lapas Cibinong terus dilakukan. Hingga Rabu petang, tersisa satu bangunan yang belum dirobohkan.
Pep Guardiola Akhirnya Buka Suara usai Man City Dinyatakan Bersalah 114 Pelanggaran Finansial

Pep Guardiola Akhirnya Buka Suara usai Man City Dinyatakan Bersalah 114 Pelanggaran Finansial

Pep Guardiola buka suara usai Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran finansial. Ia tetap mendukung klub saat proses banding masih berjalan.
Bangkit Pascakebakaran, Bantuan PNM Bersama BRINS Nyalakan Harapan Baru Warga Sade

Bangkit Pascakebakaran, Bantuan PNM Bersama BRINS Nyalakan Harapan Baru Warga Sade

Upaya bangkitkan harapan warga Sade pascakebakaran, PNM bersama BRINS menyiapkan pendampingan lanjutan bagi para nasabah melalui berbagai program pemberdayaan.
Striker Naturalisasi Malaysia Tolak Mentah-mentah Main di Liga Indonesia, Ini Alasannya

Striker Naturalisasi Malaysia Tolak Mentah-mentah Main di Liga Indonesia, Ini Alasannya

Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, mengaku tak pernah membayangkan bermain di Liga Indonesia dan menegaskan dirinya nyaman berkarier di Malaysia.
Warga Jabar Buruan Cek Aplikasi Sapawarga, Dedi Mulyadi Berikan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

Warga Jabar Buruan Cek Aplikasi Sapawarga, Dedi Mulyadi Berikan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberi kabar baik untuk semua warga Jabar. Ternyata ada asuransi Aing yang bermanfaat untuk warga kurang mampu.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Beroperasi, Tarif Gratis Selama 14 Hari

Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Beroperasi, Tarif Gratis Selama 14 Hari

PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) pada Rabu (30/9/2026) mulai mengoperasikan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) ruas Gending-Paiton.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT