Dalam Rangka Meningkatkan Keselamatan Kerja saat di Lapangan, KAI Services Gelar Pembinaan K3 dan P3K di Regional 6 Yogyakarta
- KAI Service
tvOnenews.com - Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan serta meningkatkan standar keselamatan kerja di lapangan saat menjalankan tugas, KAI Services menggelar pembinaan untuk para frontliner seperti petugas Cuci Kereta, petugas cleaning, dan Petugas On Trip Cleaning (OTC) KAI Services yang bertugas di wilayah Regional 6 Yogyakarta di kantor Regional 6 Yogyakarta pada Senin (13/7).
Pembinaan yang diikuti 20 peserta ini juga bertujuan untuk memberikan pembekalan dari sisi keamanan dalam menjalankan pekerjaan baik ketika berada didalam ruangan maupun di luar ruangan.
Dalam kesempatan ini, Manager Health, Safety, and Environment (HSE) Kantor Pusat KAI Services, Jarwanto, menjelaskan, bagaimana cara pencegahan kecelakaan kerja dan mitigasi risiko di lapangan dapat dilakukan melalui pemahaman mendalam tentang prinsip dasar K3, materi Basic Safety for Outsourcing, penanggulangan kondisi darurat seperti kebakaran dan teori segitiga api.
Dalam pembinaan ini juga diajarkan bagaimana cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk mencegah dan mengantisipasi kebakaran besar terjadi
Menurut Jarwanto, aspek-aspek yang kita jelaskan ini sangat krusial mengingat operasional angkutan barang memiliki karakteristik area kerja dengan tingkat risiko yang tinggi.” ujar Jarwanto.
Sementara Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, mengatakan, KAI Services berkomitmen untuk mendukung penuh pengembangan kompetensi dan perlindungan seluruh tenaga kerja operasional, termasuk para tenaga alih daya yang bertugas di lini terdepan angkutan barang wilayah Daop 1 Jakarta.
“Tidak hanya teori, dalam Diklap ini juga dilengkapi dengan evaluasi pre-test 5 menit untuk menyegarkan materi, serta praktik K3 dan P3K langsung setelah pemaparan selesai. Rangkaian pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan operasional yang aman, responsif, dan nihil kecelakaan (zero accident),” ujar Nyoman.
Setio, salah satu petugas cuci kereta mengungkapkan, pembinaan ini tidak hanya berjalan secara teoritis. Untuk mengukur pemahaman, kita terlebih dahulu mengikuti evaluasi pre-test selama 5 menit untuk menyegarkan materi, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik langsung K3 dan P3K.
“Melalui simulasi tersebut, diharapkan setiap personel di lapangan memiliki ketangkasan yang siap dan mampu melakukan tindakan pertolongan pertama dengan cepat saat kondisi darurat. “ ujar Setio.
Load more