News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Krisis Siswa Mengancam SMP Gotong Royong Yogyakarta, Sekolah yang Mengandalkan Donatur demi Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera

Di tengah ketatnya persaingan antara sekolah negeri dan swasta favorit, SMP Gotong Royong Yogyakarta menghadapi persoalan serius berupa minimnya jumlah peserta didik baru pada tahun ajaran baru 2026/2027.
Rabu, 15 Juli 2026 - 20:32 WIB
Siswa baru baik di SMP dan SMA Gotong Royong mengikuti kegiatan MPLS, Rabu (15/7/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Di tengah ketatnya persaingan antara sekolah negeri dan swasta favorit, SMP Gotong Royong Yogyakarta menghadapi persoalan serius berupa minimnya jumlah peserta didik baru pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Kondisi tersebut mengancam keberlangsungan sekolah swasta yang sejak tahun 1982 dikenal konsisten memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berlokasi di pusat Kota Yogyakarta, SMP Gotong Royong bukan sekadar lembaga pendidikan.

Sekolah swasta ini tetap setiap melayani anak-anak yang memiliki latar belakang keluarga kurang mampu, broken home, yatim piatu hingga anak-anak yang berisiko putus sekolah karena keterbatasan ekonomi dalam mengakses pendidikan. 

"Latar belakang mereka dari keluarga prasejahtera. Rata-rata kesulitan ekonomi, ada yang orang tuanya tidak bersama, (tinggal) bersama familia lain mungkin kakek dan nenek, ada yang yatim ataupun ibunya single parent," kata Ame Lita Br Tarigan Sibero, Kepala Sekolah SMP Gotong Royong saat ditemui, Rabu (15/7/2026). 

Selama ini, operasional sekolah tidak hanya ditopang oleh dana Program Indonesia Pintar (PIP) maupun Bantuan Operasional Sekolah (BOS), tetapi juga bergantung pada kepedulian para donatur yang secara sukarela membantu biaya pendidikan para siswa.

Bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan mulai dari biaya sekolah, perlengkapan belajar hingga kegiatan pembelajaran. 

"Walaupun kami tidak punya donatur tetap, uluran donasi digunakan untuk pembiayaan operasional sekolah. Juga membantu semisal pompa air rusak atau revitalisasi sekolah," ucap Amelia. 

Seiring berjalannya waktu, jumlah siswa yang mendaftar di sekolah ini kian menurun. Pada tahun ajaran baru 2026/2027, SMP Gotong Royong menerima tiga siswa.

Di sekolah tersebut, juga satu atap dengan jenjang SMA yang hanya menerima delapan siswa baru pada tahun ini. 

"Sehingga kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dijadikan satu," ungkap Amelia. 

Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, pihak sekolah menegaskan tidak akan meninggalkan komitmennya untuk memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. 

"Disini prinsipnya kami menerima juga melayani istilahnya level kecerdasan apapun baik berkebutuhan khusus kategori slow leanerslow receiver yang mungkin di tes IQ-nya di bawah rata-rata," pungkas Amelia. (scp/buz) 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap Tayang 23 Juli 2026, Film Anak-Anak Bambu Usung Cerita Hangat tentang Keluarga Tanpa Ikatan Darah

Siap Tayang 23 Juli 2026, Film Anak-Anak Bambu Usung Cerita Hangat tentang Keluarga Tanpa Ikatan Darah

Mengangkat kisah tentang anak-anak yatim yang berjuang mempertahankan rumah tempat mereka tumbuh, film ini menawarkan cerita mengenai makna keluarga dan kasih sayang.
KPK Periksa Anggota V BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini 

KPK Periksa Anggota V BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bobby Adhityo Rizaldi pada pekan ini. 
Penggeledahan Maraton KPK di Sukoharjo, Rumah Dinas Bupati hingga 9 OPD Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan Etik Suryani

Penggeledahan Maraton KPK di Sukoharjo, Rumah Dinas Bupati hingga 9 OPD Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan Etik Suryani

KPK melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait dugaan pemerasan di lingkungan Kabupaten Sukoharjo yang menjerat Bupati nonaktif Etik Suryani.
Lebih dari 90 Persen Penderita Melasma Perempuan, Ini Faktor Penyebabnya

Lebih dari 90 Persen Penderita Melasma Perempuan, Ini Faktor Penyebabnya

Salah satu kondisi yang cukup sering terjadi adalah melasma, gangguan hiperpigmentasi yang membutuhkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Terlilit Utang Pinjol hingga Bank Keliling, Warga Resah Banyak Debt Collector Berdatangan

Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Terlilit Utang Pinjol hingga Bank Keliling, Warga Resah Banyak Debt Collector Berdatangan

Peneror bom di SDN Srengseng Sawah 15 disebut-sebut terjerat pinjaman online. MY disebut terlilit utang dari koperasi hingga bank keliling. 
Bali Tak Hanya Jual Pantai, Tren Wellness Kini Jadi Magnet Baru Wisatawan

Bali Tak Hanya Jual Pantai, Tren Wellness Kini Jadi Magnet Baru Wisatawan

Pertumbuhan industri pariwisata dan hospitality di Bali turut mendorong meningkatnya kebutuhan akan fasilitas penunjang yang mengedepankan kenyamanan dan pengalaman.

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Sang Juara Bertahan Argentina di Babak Semifinal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Sang Juara Bertahan Argentina di Babak Semifinal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026, Kamis 16 Juli, laga semifinal antara Inggris menghadapi Argentina di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pukul 02.00 WIB.
Pabrik dan Lahan Pertanian Warga Palestina di Hebron Dirobohkan Israel

Pabrik dan Lahan Pertanian Warga Palestina di Hebron Dirobohkan Israel

Israel dilaporkan telah merobohkan sebuah pabrik, bangunan pertanian, serta meratakan lahan di Kota Beit Ula, barat laut Hebron, Tepi Barat.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Ipswich Town Lepas Elkan Baggott Permanen ke Klub Kasta Kedua Liga Inggris

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Ipswich Town Lepas Elkan Baggott Permanen ke Klub Kasta Kedua Liga Inggris

Ipswich Town melepas Elkan Baggott dengan status permanen ke klub kasta kedua Liga Inggris, Millwall FC. 
Lebih dari 90 Persen Penderita Melasma Perempuan, Ini Faktor Penyebabnya

Lebih dari 90 Persen Penderita Melasma Perempuan, Ini Faktor Penyebabnya

Salah satu kondisi yang cukup sering terjadi adalah melasma, gangguan hiperpigmentasi yang membutuhkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Media Korea Akui Kehebatan Megawati Hangestri, Sampai Ungkit Lagi Statistik Megatron Saat Memperkuat Red Sparks

Media Korea Akui Kehebatan Megawati Hangestri, Sampai Ungkit Lagi Statistik Megatron Saat Memperkuat Red Sparks

Performa impresif Megawati Hangestri kembali jadi perhatian media Korea Selatan setelah resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk Liga Voli Korea 2026/2027
Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Terlilit Utang Pinjol hingga Bank Keliling, Warga Resah Banyak Debt Collector Berdatangan

Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Terlilit Utang Pinjol hingga Bank Keliling, Warga Resah Banyak Debt Collector Berdatangan

Peneror bom di SDN Srengseng Sawah 15 disebut-sebut terjerat pinjaman online. MY disebut terlilit utang dari koperasi hingga bank keliling. 
Empat Pengeroyok Petugas Jaga Perlintasan KA di Garut Berhasil Ditangkap

Empat Pengeroyok Petugas Jaga Perlintasan KA di Garut Berhasil Ditangkap

Empat pengeroyok seorang petugas jaga perlintasan kereta api di wilayah Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang aksinya sempat direkam warga kemudian ramai di media social, berhasil ditangkap polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT