News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berawal dari Saling Tantang di Medsos, 9 Pelajar SMK di Pati Diciduk Polisi Usai Tawuran

Kepolisian Sektor (Polsek) Pati mengamankan sembilan pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta yang diduga terlibat tawuran di kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pati, Kabupaten Pati, Selasa (14/7/2026) sore. Tawuran tersebut diduga dipicu aksi saling tantang melalui media sosial Instagram.
Rabu, 15 Juli 2026 - 20:54 WIB
Polsek Pati mengamankan 9 pelajar SMK swasta di Pati, Jawa Tengah, usai tawuran di kawasan JLS Pati, Selasa (14/7/2026) sore.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Pati mengamankan sembilan pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta yang diduga terlibat tawuran di kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pati, Kabupaten Pati, Selasa (14/7/2026) sore. Tawuran tersebut diduga dipicu aksi saling tantang melalui media sosial Instagram.

Kapolsek Pati IPTU Windartono mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang melihat adanya konvoi pelajar disertai aksi tawuran di sekitar SPBU Mojo, Kecamatan Margorejo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung melakukan penyisiran di JLS Pati dan menemukan rombongan pelajar yang kemudian diketahui berkumpul di sebuah bascamp di kawasan Pasar Beras Sleko," ujar IPTU Windartono, Rabu (15/7/2026). 

Petugas kemudian menggerebek lokasi tersebut. Saat polisi tiba, sebagian pelajar melarikan diri. Namun, sembilan pelajar berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolsek Pati untuk menjalani pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelajar mengaku terlibat perselisihan dengan kelompok pelajar dari SMK swasta lain.

Konflik disebut berawal dari saling sindir dan saling menantang melalui unggahan di Instagram hingga akhirnya sepakat bertemu untuk melakukan tawuran.

"Awalnya saling sindir dan saling tantang melalui media sosial. Mereka kemudian sepakat bertemu dan melakukan tawuran," kata Windartono.

Sebelum menuju lokasi bentrokan, para pelajar mengaku berkumpul di sebuah bascamp di kawasan Pasar Beras Sleko dan mengonsumsi minuman keras jenis arak.

Selanjutnya mereka berkonvoi menggunakan sepeda motor menuju JLS dan bertemu dengan kelompok lawan di sekitar SPBU Mojo.

Menurut keterangan para pelajar, tawuran berlangsung dengan skenario lima lawan lima. Setelah bentrokan selesai, kelompok tersebut kembali ke bascamp sebelum akhirnya digerebek aparat kepolisian.

Sembilan pelajar yang diamankan masing-masing berinisial AMS (17), SAAF (16), RRW (17), AF (16), DR (18), RAP (15), GMS (15), INR (15), dan GJW (16).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain mengamankan para pelajar, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa botol bekas minuman keras, kartu remi, telepon genggam, dompet, kunci sepeda motor, serta 19 unit sepeda motor yang diduga digunakan saat konvoi menuju lokasi tawuran.

Polisi masih mendalami peran masing-masing pelajar dalam insiden tersebut. Sementara itu, sejumlah pelaku lain yang berhasil melarikan diri saat penggerebekan masih dalam pencarian.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT