Kakek 70 Tahun Tewas di Hotel Parangtritis, Sempat Kejang-kejang saat Bersama Wanita Bayaran
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Bantul, tvOnenews.com - Seorang kakek inisial P (70) ditemukan tewas di salah satu kamar hotel di kawasan Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, warga Jetis, kabupaten setempat tersebut dilaporkan sempat mengalami kejang-kejang bersama seorang wanita yang diduga pekerja seks komersial (PSK).
Peristiwa tersebut sontak menggegerkan pihak hotel. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban datang ke hotel pada Kamis (30/7/2026) pagi.
Sebelumnya di depan hotel tersebut, sudah ada seorang wanita yang menunggu kedatangan korban. Keduanya kemudian menyewa salah satu kamar hotel.
"Kejadian ini bermula sekitar pukul 09.00 WIB ketika saksi SA tiba dan menunggu di depan lokasi hotel. Sejam kemudian, datanglah korban ke lokasi. Mereka lalu menyewa kamar dan masuk ke dalam ruangan," kata Iptu Rita Hidayanto, Kasi Humas Polres Bantul, Jumat (31/7/2026).
Namun beberapa saat setelah berada di dalam kamar, korban tiba-tiba tengkurap dan mengalami kejang-kejang.
Kejadian tersebut membuat wanita yang menemaninya panik. Wanita tersebut langsung keluar kamar dan meminta pertolongan kepada temannya inisial ADS untuk memeriksa kondisi korban.
Karena merasa khawatir dan takut, ADS kemudian meminta bantuan warga lain inisial ASJ untuk memastikan kondisi korban.
Setelah diperiksa, korban terlihat dalam kondisi terlentang namun sudah tidak memberikan reaksi apapun. Kejadian tersebut lantas dilaporkan kepada aparat kepolisian setempat.
Berbekal laporan warga, petugas yang terdiri dari tim Inafis Polres Bantul, personel Polsek Kretek, tenaga medis dari Puskesmas Kretek, serta Satlinmas Rescue Wilayah III Parangtritis datang ke lokasi kejadian.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Inafis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Ini juga diperkuat dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Kretek, yang menyatakan tidak ditemukan adanya luka maupun lebam pada seluruh bagian tubuh jenazah," ucap Rita.
Rita pun memastikan seluruh proses penanganan terhadap jasad korban di lokasi berjalan sesuai prosedur.
Seusai pemeriksaan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (scp/buz)
Load more