News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 SPPG di DIY Disuspend Imbas Insiden Keracunan Berulang

Tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah DI Yogyakarta disuspend menyusul terjadinya insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berulang. 
Kamis, 10 September 2026 - 22:31 WIB
Ilustrasi siswa salah satu SMP di wilayah Yogyakarta mengambil MBG.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah DI Yogyakarta disuspend menyusul terjadinya insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berulang. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Regional SPPG DIY, Gagat Widyatmoko seusai bertemu dengan Gubernur DIY di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (9/9/2026). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gagat menuturkan bahwa penghentian sementara operasional tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas evaluasi pemenuhan gizi, khususnya setelah adanya laporan dugaan keracunan yang melibatkan para siswa sebagai penerima manfaat. Disebutkan, tiga SPPG yang dihentikan sementara operasionalnya berada di dua kabupaten. 

"Tiga SPPG itu dua di wilayah Sleman dan satu di Bantul," kata Gagat. 

Ia menuturkan, keputusan penghentian sementara dilakukan hingga proses evaluasi dan pemeriksaan terhadap standar keamanan pangan serta prosedur pengolahan makanan dinyatakan selesai. 

Sebab berdasarkan penelusurannya, insiden keracunan berulang yang terjadi sejumlah wilayah termasuk DIY berkaitan dengan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Sesuai yang disampaikan oleh Kepala BGN bahwa sumber daripada terjadinya kejadian fatal itu 90% bersumber dari SOP. Jadi tidak dipatuhinya SOP yang sudah diatur, sehingga berakibat daripada implikasi-implikasi hal yang sifatnya negatif," ungkap Gagat.

Ia pun memastikan BGN bertanggungjawab atas insiden keracunan ini, termasuk soal pembiayaan rawat inap maupun rawat jalan bagi korban yang terdampak. 

"Seluruh bentuk pertanggungjawaban administrasi keuangan bisa diajukan ke Biro Umum dan Keuangan di BGN. Jadi enggak usah khawatir terkait dengan pembiayaan, BPN bertanggung jawab," ucapnya. 

Terkait proses hukum, pihaknya menyerahkan kepada aparat penegak hukum bila terbukti ada kesengajaan untuk selanjutnya mengambil langkah dalam penetapan tersangka. 

Selain itu, Gagat juga menghentikan seluruh SPPG di wilayah DIY yang belum dilengkapi dengan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Hal tersebut sesuai dengan arahan Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, tidak kita biarkan SPPG operasional tanpa SLHS," ucap Gagat.

Dengan keputusan penghentian sementara tersebut, otomatis anggarannya ditangguhkan. Namun demikian, Gagat mengungkap seluruh SPPG yang beroperasional di wilayahnya telah memiliki ahli gizi yang mahir dibidangnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Peti kemas Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, atau tumbuh 5,80% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
BREAKING
NEWS
Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin mengungkap kronologi dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, serta illegal access ke Presiden Prabowo
Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan perempuan berinisial ANW terhadap putra Ruben Onsu, Betrand Peto masih menjadi perhatian publik. Begini kabarnya.
Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Kehadiran penjual asing di sektor ini dikhawatirkan mengganggu mata pencaharian warga setempat yang menggantungkan hidup dari usaha berjualan peci.
Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Sejumlah pertandingan I League Cup 2026/2027 menghadirkan hasil mengejutkan pada laga perdana, Selasa (03/11/2026). Persija harus bermain imbang kontra PSMS.
BREAKING
NEWS
Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri langsung melakukan penahanan terhadap tiga tersangka diduga melakukan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap ponsel Presiden Prabowo -

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT