News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menantu Pengasuh Ponpes Ash-Sholihah Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual, Kini Diburu Polisi Usai Kabur

Polisi akhirnya menetapkan menantu pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ash-Sholihah sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual. Kini, polisi memburu tersangka yang disebut belum diketahui keberadaannya.
Senin, 14 September 2026 - 21:09 WIB
Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi (kemeja putih no 2 dari kiri) saat menemui massa aksi dari HMI Cabang Yogyakarta di Mapolda DI Yogyakarta, Senin (14/9/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Polisi akhirnya menetapkan menantu pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ash-Sholihah sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual. Kini, polisi memburu tersangka yang disebut belum diketahui keberadaannya.

Penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan dan mengumpulkan alat bukti terkait laporan dugaan kekerasan seksual tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Muhammad Nurul Huda (45) yang diketahui juga sebagai staf pengajar di Ponpes Ash-Sholihah ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan pendalaman terhadap perkara.

"Pada tanggal 12 September 2026, polisi menetapkan tersangka terhadap MNA atau NA atas dugaan kekerasan seksual. Sekarang, tersangka dalam proses pengejaran dari pihak kami," kata AKP Mateus Wiwit Kustiyadi, Kasatreskrim Polresta Sleman ditemui seusai menemui massa aksi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Mapolda DI Yogyakarta, Senin (14/9/2026).

Selanjutnya, aparat kepolisian kini sedang melakukan pencarian terhadap tersangka. Setelah aksi bejat itu, yang bersangkutan disebut tidak berada di lingkungan Ponpes Ash-Sholihah.

"(Setelah peristiwa itu) sudah pergi. Keberadaan orang tersebut sudah tidak berada di rumah (Ponpes Ash-Sholihah). Sekarang, kita cari tahu keberadaannya," ucap Wiwit.

Meski keberadaannya misterius, Wiwit mengungkap bahwa kepolisian belum menerbitkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap yang bersangkutan.

"Belum kita keluarkan DPO, tapi tetap kita kejar. Doakan saja, akan cepat (tertangkap)," ungkapnya.

Dalam perkara ini, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi baik dari pihak keluarga korban maupun ponpes. Selain itu, juga mengamankan barang bukti berupa surat maupun barang-barang yang digunakan saat aksi bejat itu terjadi.

Wiwit menyebut, Polresta Sleman bersama Polda DIY memastikan penanganan kasus dugaan kekerasan seksual di Ponpes Ash-Sholihah berjalan secara profesional, akuntabel dan transparan. 

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan Pasal 6 huruf C Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan ancaman hukuman pidana 12 tahun penjara dan atau denda kategori 7.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa FN dilaporkan ke Polresta Sleman pada 7 September 2026. Laporan itu teregister dengan nomor: STTLP/B/657/IX/2026/SPKT/POLRESTA YOGYAKARTA/POLDA DI YOGYAKARTA.

FN diketahui merupakan alumni santriwati Ponpes Ash-Sholihah yang tengah mengabdi di pondok tersebut. Terungkap, dugaan pemerkosaan ini terjadi dua kali pada Desember 2025 dan Januari 2026.

Kuasa hukum korban, Gusti Rian Saputra menerangkan bahwa dugaan rudapaksa yang terjadi pada Desember 2025 terjadi ketika korban diminta datang ke ruangan NH dengan alasan membutuhkan bantuan karena sakit.

Karena merasa iba, FN yang berada tidak jauh dari ruangan pelaku langsung menghampiri dan berniat ingin membantu.

"Disitu, korban justru mendapat tindakan mulai dari penguncian pintu, pemaksaan, penarikan tangan ketika korban berusaha melarikan diri, penutupan mulut, penekanan leher hingga hubungan seksual tanpa persetujuan," kata Gusti, Kamis (10/9/2026).

Tak berhenti disitu, pelaku kembali melakukan aksi bejatnya pada Januari 2026 saat korban kembali ke lingkungan pondok setelah diminta untuk membantu mengurus anak-anak di pondok.

Ketika mengetahui pelaku berada di pesantren, korban berusaha meninggalkan lokasi namun dihalangi.

"Jadi pintu dikunci dan korban didorong ke tempat tidur sebelum kembali mengalami hubungan seksual tanpa persetujuan," ucap Gusti.

Akibat kejadian tersebut, korban disebut tengah hamil dengan usia kandungan delapan bulan. Diperkirakan, Hari Perkiraan Lahir (HPL) dari kliennya pada Oktober 2026.

Kondisi korban juga disebut mengalami tekanan psikologis mulai dari stres, trauma dan ketakutan. Bahkan, korban juga mendapat ancaman dari pelaku. (scp/buz)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Jaya Buka Suara Soal Kehadiran Raffi Ahmad dan Willie Salim pada Acara Sumpah Pemuda di Bundaran HI

Polda Metro Jaya Buka Suara Soal Kehadiran Raffi Ahmad dan Willie Salim pada Acara Sumpah Pemuda di Bundaran HI

Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat luas terkait ragam sorotan dan pemberitaan beredar mengenai -
Audi Wajib Waspada! BMW Siapkan M5 Terbaru dengan Desain Agresif dan Tenaga Lebih Besar

Audi Wajib Waspada! BMW Siapkan M5 Terbaru dengan Desain Agresif dan Tenaga Lebih Besar

BMW tengah menyiapkan penyegaran untuk sedan sport andalannya, M5. Mobil terbaru ini diprediksi tampil dengan desain berbeda dari jajaran produk BMW lainnya.
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang, Anindya Bakrie Laporkan PMDN Tembus Hampir Rp2.000 Triliun

Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang, Anindya Bakrie Laporkan PMDN Tembus Hampir Rp2.000 Triliun

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan 250 anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dari seluruh Indonesia serta sekitar 400 peserta -
Minyak Jelantah Bisa Jadi Bahan Bakar Pesawat, Menkop Dorong Koperasi Desa Masuk Bisnis Energi Nasional

Minyak Jelantah Bisa Jadi Bahan Bakar Pesawat, Menkop Dorong Koperasi Desa Masuk Bisnis Energi Nasional

Menkop Ferry Juliantono mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih masuk rantai pasok energi nasional melalui pengumpulan minyak jelantah dan pengembangan
Produktivitas Tembakau Tertinggal Jauh dari Afrika, Kadin Jatim Adaptasi Teknologi Zimbabwe Mulai 2027

Produktivitas Tembakau Tertinggal Jauh dari Afrika, Kadin Jatim Adaptasi Teknologi Zimbabwe Mulai 2027

Guna mendongkrak produktivitas petani lokal sekaligus memotong ketergantungan impor nasional yang amat tinggi, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur meng
HP Candybar Wide Screen Bakal Jadi Tren 2027? REDMI hingga OPPO Mulai Siapkan Ponsel Layar Lebar

HP Candybar Wide Screen Bakal Jadi Tren 2027? REDMI hingga OPPO Mulai Siapkan Ponsel Layar Lebar

Tren ponsel candybar wide screen diperkirakan berkembang pada 2027. REDMI, OPPO, dan Honor dikabarkan mulai menyiapkan perangkat dengan desain layar lebih

Trending

Viral, Kabag Renmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya Umumkan Mundur dari Polri Lewat Instagram

Viral, Kabag Renmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya Umumkan Mundur dari Polri Lewat Instagram

Jagat media sosial dihebohkan oleh kabar pengunduran diri mengejutkan dari seorang perwira menengah Polda Metro Jaya. Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi
Kemendagri Siapkan Sistem Peringatan Banjir Terpadu untuk Wilayah Perkotaan

Kemendagri Siapkan Sistem Peringatan Banjir Terpadu untuk Wilayah Perkotaan

Kemendagri mengembangkan sistem informasi banjir terpadu melalui NUFReP. Targetnya, laporan banjir diverifikasi maksimal satu jam dan penanganan dilakukan
Top, Pemkab Majalengka Raih Penghargaan OJK Cirebon Sebagai Pemda Teraktif Program Desa EKI Sektor Wisata 2026

Top, Pemkab Majalengka Raih Penghargaan OJK Cirebon Sebagai Pemda Teraktif Program Desa EKI Sektor Wisata 2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka kembali membuktikan komitmennya dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat. Terbaru, Pemkab Majalengka berhasil meny..
Minyak Jelantah Bisa Jadi Bahan Bakar Pesawat, Menkop Dorong Koperasi Desa Masuk Bisnis Energi Nasional

Minyak Jelantah Bisa Jadi Bahan Bakar Pesawat, Menkop Dorong Koperasi Desa Masuk Bisnis Energi Nasional

Menkop Ferry Juliantono mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih masuk rantai pasok energi nasional melalui pengumpulan minyak jelantah dan pengembangan
Prabowo Kumpulkan 250 Anggota Kadin di Hambalang, Ada Tiga Industri yang Jadi Perhatian

Prabowo Kumpulkan 250 Anggota Kadin di Hambalang, Ada Tiga Industri yang Jadi Perhatian

Presiden Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Investasi domestik hampir Rp2.000 triliun dan pengembangan industri masa depan
Produktivitas Tembakau Tertinggal Jauh dari Afrika, Kadin Jatim Adaptasi Teknologi Zimbabwe Mulai 2027

Produktivitas Tembakau Tertinggal Jauh dari Afrika, Kadin Jatim Adaptasi Teknologi Zimbabwe Mulai 2027

Guna mendongkrak produktivitas petani lokal sekaligus memotong ketergantungan impor nasional yang amat tinggi, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur meng
HP Candybar Wide Screen Bakal Jadi Tren 2027? REDMI hingga OPPO Mulai Siapkan Ponsel Layar Lebar

HP Candybar Wide Screen Bakal Jadi Tren 2027? REDMI hingga OPPO Mulai Siapkan Ponsel Layar Lebar

Tren ponsel candybar wide screen diperkirakan berkembang pada 2027. REDMI, OPPO, dan Honor dikabarkan mulai menyiapkan perangkat dengan desain layar lebih
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT