News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Kasus Pelecehan Seksual SMAN 1 Sentolo Berbuntut Panjang, Siswa Diduga Diintimidasi Usai Viral

Seorang siswi SMAN 1 Sentolo, Kulon Progo, DI Yogyakarta diduga menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum petugas keamanan (satpam) sekolah.
Jumat, 18 September 2026 - 22:46 WIB
Siswa SMAN 1 Sentolo membuat video klarifikasi atas poster yang dibuat
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @kotawates_

tvOnenews.com - Seorang siswi SMAN 1 Sentolo, Kulon Progo, DI Yogyakarta diduga menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum petugas keamanan (satpam) sekolah.

Laporan diterima oleh guru BK setelah seorang siswi memberitahukan bahwa dirinya diduga menjadi korban pelecehan seksual, pada 31 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak sekolah mengungkapkan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oknum satpam tersebut mulai dari menatap dengan pandangan tertentu, mencolek tangan siswi, hingga merangkulnya.

Menanggapi laporan tersebut, pihak sekolah secara internal menyelesaikannya dengan penyedia jasa petugas keamanan dan memberikan sanksi.

Setelah proses sanksi tersebut, seorang siswa mengunggah sebuah poster berisi aspirasi para siswa yang menyinggung tentang kasus dugaan pelecehan seksual tersebut hingga viral di media sosial.

Poster tersebut bertujuan mewakili para siswa yang masih merasa tidak nyaman dengan keberadaan oknum yang masih bertugas di lingkungan sekolah.

Namun, siswa pembuat poster tersebut justru meminta maaf dan memberikan video klarifikasi atas perbuatannya tersebut.

Hal ini justru menimbulkan polemik bahwa diduga siswa tersebut mendapatkan intimidasi.

Isi Video Klarifikasi

Siswa SMAN 1 Sentolo membuat video klarifikasi atas poster yang dibuat
Siswa SMAN 1 Sentolo membuat video klarifikasi atas poster yang dibuat
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @kotawates_

Seorang siswa menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak atas poster berisi aspirasi siswa yang ia buat hingga viral di media sosial.

“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak terutama sekolah saya sendiri, SMAN 1 Sentolo tentang saya membuat poster yang mungkin telah menyinggung beberapa pihak,” ungkap siswa pembuat poster, dikutip dari akun Instagram @kotawates.

Dirinya mengatakan bahwa poster tersebut dibuat bertujuan untuk menyalurkan aspirasi para siswa yang masih membungkam suaranya.

“Adanya maksud dan tujuan saya membuat poster adalah membantu menyampaikan aspirasi teman-teman yang tidak berani menyampaikan pendapat mereka,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga berharap agar kasus serupa tidak lagi terjadi di lingkungan sekolah.

“Kemudian juga supaya kasus oknum security yang diduga melakukan pelecehan tidak terulang dan tidak terjadi lagi,” katanya.

Oleh karena itu, siswa tersebut meminta maaf lantaran ia mengaku tidak memastikan perkembangan kasus kepada pihak sekolah.

Para siswa masih merasa tidak nyaman, terutama bagi terduga korban pelecehan seksual yang disebut masih memiliki trauma ketika oknum masih bertugas di lingkungan sekolah.

“Mohon maaf karena langsung membuat poster dan di upload di media sosial sebelum crosscheck terlebih dahulu ke pihak sekolah untuk kasus oknum satpam. Yang ternyata sudah ditindaklanjuti dan oknum sudah mendapat sanksi,” terang siswa tersebut.

“Meski tuntutan dari korban dan siswa adalah diberhentikan karena korban trauma dan siswa lainnya tidak nyaman jika oknum satpam tersebut masih ditugaskan di sekolah kami,” pungkasnya.

Disdikpora DIY Turun Tangan

Menanggapi polemik ini, Dinas Pendidikan Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY mengambil langkah untuk menangani kasus ini.

Kepala Disdikpora DIY, Raden Suci Rohmadi mengatakan pihaknya memastikan tindak lanjut terhadap satpam menjadi bagian dari penanganan kasus.

“Yang bersangkutan sudah diberikan sanksi oleh vendor. Nanti kita tindak lanjuti kembali, apakah memang betul-betul diberhentikan atau yang lainnya,” ujar Raden Suci Rohmadi, pada Kamis (17/9/2026).

Perkembangan terbaru, Suci memastikan bahwa satpam tersebut sudah tidak bertugas di SMAN 1 Sentolo mulai Jumat (18/9/2026).

Sementara itu, terkait dengan dugaan intimidasi terhadap siswa pembuat poster, Disdikpora DIY tetap akan menindaklanjuti dugaan tersebut untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa berdasarkan fakta dan keterangan pihak-pihak terkait.

“Apakah membuat video itu memang diminta, diintimidasi untuk membuat video klarifikasi atau tidak, itu nanti yang kami simpulkan,” kata Suci.

(kmr)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Oki Rengga Ribut dengan Suporter PSMS Medan gegara Spanduk Karhutla, Akhirnya Minta Maf

Kronologi Oki Rengga Ribut dengan Suporter PSMS Medan gegara Spanduk Karhutla, Akhirnya Minta Maf

Komika Oki Rengga akhirnya angkat bicara setelah video dirinya bersitegang dengan sesama suporter PSMS Medan viral di media sosial. Begini kronologinya.
Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito Kalsel Saat Misi Pemadaman Karhutla, Satu Kru WNI Masih Dicari

Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito Kalsel Saat Misi Pemadaman Karhutla, Satu Kru WNI Masih Dicari

BNPB mengungkap fakta baru di balik jatuhnya helikopter di Sungai Barito, Desa Tabatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada Minggu (8/11).
Ibunda Tomy Winata Meninggal Dunia, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Sampaikan Belasungkawa

Ibunda Tomy Winata Meninggal Dunia, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Sampaikan Belasungkawa

Ibunda Tomy Winata, Yuliana Winata, meninggal dunia, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie sampaikan belasungkawa.
Mercedes-Benz Tarik 192 Unit S-Class, Gara-gara Cacat Rem

Mercedes-Benz Tarik 192 Unit S-Class, Gara-gara Cacat Rem

Mercedes-Benz harus menarik kembali 192 unit mobil mewah S-Class dan Mercedes-Maybach S-Class di Australia setelah ditemukan potensi masalah pada komponen pengereman.
Gubernur Khofifah Salurkan Bansos untuk Warga Probolinggo Senilai Rp19,631 Miliar, Perkuat Pemberdayaan dan Infrastruktur Desa

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos untuk Warga Probolinggo Senilai Rp19,631 Miliar, Perkuat Pemberdayaan dan Infrastruktur Desa

Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim tidak hanya jadi momentum penyaluran bantuan sosial, tetapi juga hadirkan layanan bakti sosial yang dapat diakses oleh masyarakat.
Terpukaunya Media Eropa Lihat Jay Idzes Meski Gagal Bantu Sassuolo Menang, Kapten Timnas Indonesia Dapat Sanjungan Tinggi

Terpukaunya Media Eropa Lihat Jay Idzes Meski Gagal Bantu Sassuolo Menang, Kapten Timnas Indonesia Dapat Sanjungan Tinggi

Jay Idzes tetap mendapat sorotan positif meski Sassuolo harus menelan kekalahan telak. Bek Timnas Indonesia itu dinilai paling solid di lini pertahanan timnya.

Trending

Hendak Nonton Persib ke Semarang, Mobil Rombongan Bobotoh Kecelakaan di Tol Tegal Satu Orang Meninggal Dunia

Hendak Nonton Persib ke Semarang, Mobil Rombongan Bobotoh Kecelakaan di Tol Tegal Satu Orang Meninggal Dunia

Kabar duka menyelimuti para pendukung Persib Bandung. Mobil yang membawa rombongan Bobotoh kecelakaan di KM 282 Jalur A Tol Tegal, Jawa Tengah, Minggu (8/11).
Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, secara tegas dan terbuka membantah keras segala tuduhan miring yang mengaitkan nama
Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar duka, Yuliana Winata ibunda dari Tomy Winata founder Artha Graha Peduli sekaligus owner Hotel Borobudur Jakarta, meninggal dunia.
Viral Nenek di Bogor Diarak Warga setelah Diduga Curi Mie Instan hingga Minyak Goreng Demi Kebutuhan Hidup

Viral Nenek di Bogor Diarak Warga setelah Diduga Curi Mie Instan hingga Minyak Goreng Demi Kebutuhan Hidup

Seorang nenek diarak warga akibat diduga menggasak sejumlah sembako demi kebutuhan hidup di Pasar Sabtu, Pamijahan, Kabupaten Bogor, viral di media sosial.
Media Inggris Soroti Messi yang Tak Beri Ucapan atas Pensiunnya Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal

Media Inggris Soroti Messi yang Tak Beri Ucapan atas Pensiunnya Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional Portugal mendapat banyak ucapan dari dunia sepak bola. Namun, absennya respons La Pulga Lionel Messi
Partai Gelora Dorong Parliamentary Threshold 0 Persen dan Penyederhanaan Administrasi Pemilu 2029

Partai Gelora Dorong Parliamentary Threshold 0 Persen dan Penyederhanaan Administrasi Pemilu 2029

Wacana penghapusan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold kembali menjadi perhatian menjelang Pemilu 2029.
Bung Ropan Ungkap Keunggulan Balsa Sekulic Dibanding Ramon Tanque di Persib Bandung

Bung Ropan Ungkap Keunggulan Balsa Sekulic Dibanding Ramon Tanque di Persib Bandung

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan, mengungkapkan keunggulan Balsa Sekulic dibandingkan Ramon Tanque saat perkuat Persib Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT