Sempat Cari Daycare tapi Penuh, Ini Motif Pasangan Mahasiswa Buang Bayi Hubungan Gelap di Sleman
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Sleman, tvOnenews.com - Polisi mengungkap motif di balik kasus pembuangan bayi di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta pada 27 September 2026 lalu.
Bayi berusia 7 hari tersebut diketahui merupakan hasil hubungan pasangan mahasiswa yang belum menikah.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap pasangan tersebut sempat mencari tempat penitipan atau daycare untuk merawat bayi yang baru dilahirkannya itu. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena daycare yang dituju disebut dalam kondisi penuh.
Kondisi tersebut membuat kedua orang tua bayi diduga kebingungan untuk merawat dan mengasuh anak mereka.
"Niat awalnya itu tidak ingin menelantarkan anak. Sebelumnya sudah cari tempat penitipan, tapi pada waktu itu ditolak karena sudah penuh. Akhirnya mereka bingung lalu dititipkan di kursi dekat tempat penitipan anak tersebut," ungkap Iptu Cahya Fitria, Ps Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman saat rilis kasus, Rabu (7/10/2026).
Polisi kemudian melakukan penyelidikan setelah menerima laporan mengenai pembuangan bayi perempuan yang diduga sengaja ditinggalkan itu. Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya mengungkap identitas orang tua bayi tersebut.
"Si perempuan inisial VN (22) asal Jawa Timur dan FI (24) pria asal Sumatera. Keduanya kuliah di kampus swasta di wilayah Yogyakarta. Menurut keterangan, mereka satu kampus namun beda angkatan dan berpacaran," kata Cahya.
Cahya juga mengatakan bahwa proses penangkapan mereka dilakukan berdasarkan petunjuk dan adanya CCTV.
Selanjutnya polisi melakukan penangkapan di sebuah indekos. Saat ditangkap, mereka sedang asyik berduaan. Kini, mereka telah ditahan di Rutan Polresta Sleman.
Berdasarkan pemeriksaan polisi, terungkap proses persalinan dilakukan secara normal di salah satu rumah sakit swasta wilayah Yogyakarta pada tanggal 22 September 2026.
"Sampai dengan kelahiran tidak ada yang mengetahui (baik dari pihak keluarga maupun kampus)," ucap Cahya.
Polisi juga menyebutkan saat ditinggalkan di sebuah kursi depan rumah warga, bayi yang belum diberi nama tersebut dilengkapi tas berisi popok maupun susu. Serta ditemukan sepucuk surat yang bertuliskan tanggal kelahiran, jenis kelamin dan berat badan.
Sementara, ide untuk meninggalkan bayi tercetus dari si pria. Setelah sebelumnya dirawat di RS Bhayangkara, bayi tersebut kini diserahkan kepada pihak keluarga perempuan.
Load more