News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Cari Daycare tapi Penuh, Ini Motif Pasangan Mahasiswa Buang Bayi Hubungan Gelap di Sleman

Polisi mengungkap motif di balik kasus pembuangan bayi di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta pada 27 September 2026 lalu.
Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:40 WIB
Polisi menggiring pasangan mahasiswa terduga pembuang bayi di Kalasan menuju ruang tahanan Polresta Sleman, Rabu (7/10/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Polisi mengungkap motif di balik kasus pembuangan bayi di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta pada 27 September 2026 lalu.

Bayi berusia 7 hari tersebut diketahui merupakan hasil hubungan pasangan mahasiswa yang belum menikah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap pasangan tersebut sempat mencari tempat penitipan atau daycare untuk merawat bayi yang baru dilahirkannya itu. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena daycare yang dituju disebut dalam kondisi penuh.

Kondisi tersebut membuat kedua orang tua bayi diduga kebingungan untuk merawat dan mengasuh anak mereka.

"Niat awalnya itu tidak ingin menelantarkan anak. Sebelumnya sudah cari tempat penitipan, tapi pada waktu itu ditolak karena sudah penuh. Akhirnya mereka bingung lalu dititipkan di kursi dekat tempat penitipan anak tersebut," ungkap Iptu Cahya Fitria, Ps Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman saat rilis kasus, Rabu (7/10/2026).

Polisi kemudian melakukan penyelidikan setelah menerima laporan mengenai pembuangan bayi perempuan yang diduga sengaja ditinggalkan itu. Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya mengungkap identitas orang tua bayi tersebut. 

"Si perempuan inisial VN (22) asal Jawa Timur dan FI (24) pria asal Sumatera. Keduanya kuliah di kampus swasta di wilayah Yogyakarta. Menurut keterangan, mereka satu kampus namun beda angkatan dan berpacaran," kata Cahya.

Cahya juga mengatakan bahwa proses penangkapan mereka dilakukan berdasarkan petunjuk dan adanya CCTV.

Selanjutnya polisi melakukan penangkapan di sebuah indekos. Saat ditangkap, mereka sedang asyik berduaan. Kini, mereka telah ditahan di Rutan Polresta Sleman.

Berdasarkan pemeriksaan polisi, terungkap proses persalinan dilakukan secara normal di salah satu rumah sakit swasta wilayah Yogyakarta pada tanggal 22 September 2026.

"Sampai dengan kelahiran tidak ada yang mengetahui (baik dari pihak keluarga maupun kampus)," ucap Cahya.

Polisi juga menyebutkan saat ditinggalkan di sebuah kursi depan rumah warga, bayi yang belum diberi nama tersebut dilengkapi tas berisi popok maupun susu. Serta ditemukan sepucuk surat yang bertuliskan tanggal kelahiran, jenis kelamin dan berat badan.

Sementara, ide untuk meninggalkan bayi tercetus dari si pria. Setelah sebelumnya dirawat di RS Bhayangkara, bayi tersebut kini diserahkan kepada pihak keluarga perempuan.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 76B Jo Pasal 77B Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda sejumlah Rp100 juta.

Polisi turut menyita barang bukti berupa sebuah tas berisi perlengkapan bayi beserta satu unit mobil Honda Jazz warna putih yang digunakan untuk membuang bayi di Dusun Ngrangsang, Kalurahan Selomartani, Kapanewon Kalasan.

Diberitakan sebelumnya, temuan ini berawal ketika saksi mendengar suara tangisan bayi namun diabaikannya karena dikira anak tetangganya yang menangis. Tetapi setengah jam kemudian, saksi masih mendengar suara bayi menangis.

Kemudian, saksi mengecek sumber suara dan didapati ada seorang bayi dalam kondisi masih hidup yang diletakkan di kursi depan rumahnya.

Selanjutnya, saksi memanggil warga lainnya untuk kemudian membawanya ke Puskesmas Kalasan sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara. (scp/buz)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Titiek Soeharto Dinilai Mampu Kembalikan Kejayaan FKPPI

Titiek Soeharto Dinilai Mampu Kembalikan Kejayaan FKPPI

Anggota DPR RI, Titiek Soeharto dinilai tepat untuk memimpin Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI (FKPPI).
Xiaomi 17T Buat Bikin Konten, Worth It? Bandingkan Spesifikasi, Harga dan Gaji UMP Jakarta

Xiaomi 17T Buat Bikin Konten, Worth It? Bandingkan Spesifikasi, Harga dan Gaji UMP Jakarta

HP Xiaomi 17T cocok untuk konten 2026? Simak kelebihan kamera Leica, spesifikasi Xiaomi 17T dan 17T Pro, serta hitungannya dengan UMP Jakarta.
Pesan Tegas Prabowo ke Jajaran TNI-Polri: Jadi Teladan dan Jaga Kepercayaan Rakyat

Pesan Tegas Prabowo ke Jajaran TNI-Polri: Jadi Teladan dan Jaga Kepercayaan Rakyat

Soliditas serta kejujuran moral jajaran perwira tinggi TNI dan Polri menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto. 
Pernah Tumbangkan Hyundai Hillstate bersama Red Sparks, Ini Misi Baru Megawati Hangestri

Pernah Tumbangkan Hyundai Hillstate bersama Red Sparks, Ini Misi Baru Megawati Hangestri

Megawati Hangestri kembali ke V-League setelah absen selama satu musim. Bersama Hyundai Hillstate, Megawati bawa ambisi baru dan bertekad menunjukkan performa.
Tantangan Berat Menanti, Ini Kekurangan Timnas Indonesia untuk Tatap Piala Asia 2027 Versi Bung Towel

Tantangan Berat Menanti, Ini Kekurangan Timnas Indonesia untuk Tatap Piala Asia 2027 Versi Bung Towel

Pengamat sepak bola Tommy Welly, alias Bung Towel, mengklaim Timnas Indonesia kurang sempurna untuk Piala Asia 2027. Masih ada kekurangan dari skuad asuhan John Herdman.
Terungkap: Modus Sabu Bisa Masuk ke Rutan Depok, Pegawai Jadi Kurir dan Dibayar Rp1 Juta Sekali Antar

Terungkap: Modus Sabu Bisa Masuk ke Rutan Depok, Pegawai Jadi Kurir dan Dibayar Rp1 Juta Sekali Antar

Terungkap modus sabu masuk Rutan Depok. Seorang pegawai diduga menjadi kurir dan menerima Rp1 juta setiap kali mengantarkan paket narkoba ke dalam sel.

Trending

Tantangan Berat Menanti, Ini Kekurangan Timnas Indonesia untuk Tatap Piala Asia 2027 Versi Bung Towel

Tantangan Berat Menanti, Ini Kekurangan Timnas Indonesia untuk Tatap Piala Asia 2027 Versi Bung Towel

Pengamat sepak bola Tommy Welly, alias Bung Towel, mengklaim Timnas Indonesia kurang sempurna untuk Piala Asia 2027. Masih ada kekurangan dari skuad asuhan John Herdman.
Banjir Pujian Termasuk dari Asnawi Mangkualam, Begini Reaksi Egy Maulana Vikri usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Banjir Pujian Termasuk dari Asnawi Mangkualam, Begini Reaksi Egy Maulana Vikri usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Gelandang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, menyampaikan reaksinya setelah berhasil memberikan gelar juara. Banyak orang yang memujinya, termasuk dari Asnawi Mangkualam.
6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 8 Oktober 2026: Aquarius Siap-siap Panen Cuan

6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 8 Oktober 2026: Aquarius Siap-siap Panen Cuan

Memasuki 8 Oktober 2026, urusan keuangan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian bagi beberapa zodiak. Siapa saja yang bakal paling bercuan deras besok?
Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Perbuatan biadab seorang ayah kandung di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur, akhirnya terbongkar ke ranah hukum. 
Cara Lucu Jirayut setelah Negaranya Gagal Juara, Langsung Ganti Jersey Indonesia

Cara Lucu Jirayut setelah Negaranya Gagal Juara, Langsung Ganti Jersey Indonesia

Pedangdut sekaligus presenter asal Thailand, Jirayut langsung buru-buru ganti pakai Jersey Timnas Indonesia setelah negaranya gagal juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Gantikan Ko Hee-jin, Ini Kata-kata Pertama Pelatih Baru Red Sparks

Gantikan Ko Hee-jin, Ini Kata-kata Pertama Pelatih Baru Red Sparks

Kwon Soon-chan menyampaikan kata-kata pertamanya setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala baru Jung Kwan Jang Red Sparks untuk menghadapi musim 2026-2027.
Generasi Muda Didorong Ikut Berperan Dalam Pembangunan Desa

Generasi Muda Didorong Ikut Berperan Dalam Pembangunan Desa

Generasi muda terus menunjukkan perannya dalam upaya mendorong pembangunan desa berbasis riset, inovasi, potensi lokal, dan keberlanjutan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT