News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PP Muhammadiyah: Jadikan Kritik sebagai Jalan Perbaikan

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, kritik merupakan bagian yang wajar dalam kehidupan berdemokrasi. Pemerintah perlu menerima sebagai masukan untuk memberikan dampak kemajuan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:09 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengingatkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar menjadikan kritik masyarakat sebagai bahan evaluasi dan jalan untuk memperbaiki berbagai kekurangan. 

Memasuki dua tahun pemerintahan, kebijakan publik diharapkan semakin berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan kepentingan bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, kritik merupakan bagian yang wajar dalam kehidupan berdemokrasi. Pemerintah perlu menerima sebagai masukan untuk memberikan dampak kemajuan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Jadikan masukan kritik itu sebagai energi untuk melakukan perbaikan-perbaikan atas kekurangan selama dua tahun pemerintahan itu berlangsung," kata Haedar di Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (21/10/2026).

Dalam kurun waktu dua tahun ini, pemerintah masih memiliki sejumlah tantangan dalam membangun bangsa. Persoalan ekonomi hingga kondisi global yang selalu hadir tentunya membutuhkan perhatian. 

Menurut Haedar, pemerintah memiliki kewajiban dan tanggung-jawab untuk memanajemen berbagai persoalan tersebut.

"Menjadi kewajiban dan tanggung-jawab pemerintahan untuk selalu memitigasi bangsa dan negara ini dengan baik," ujarnya.

Haedar juga menekankan bahwa visi dan misi program prioritas pemerintahan yang terangkum dalam asta cita presiden terwujud melalui kebijakan politik yang strategis maupun taktis harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Di sektor ekonomi, pemerintah perlu memperhatikan berbagai persoalan termasuk bagaimana mengatasi inflasi, kondisi pasar modal, dan pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, prioritas pembangunan harus diarahkan pada sektor yang paling dibutuhkan masyarakat terutama pendidikan dan ekonomi.

"Kami yakin dengan institusi yang ada mestinya bisa menyampaikan hasilnya. Bersamaan dengan itu, perlu prioritas-prioritas yang paling dirasakan, diperlukan dan menyangkut hajat hidup orang banyak di bidang pendidikan dan ekonomi," tutur Haedar. 

Ke depan, Haedar berharap pemerintahan Prabowo-Gibran dapat bekerja lebih dinamis dan progresif pada tahun-tahun mendatang.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah membangun komunikasi dan relasi masyarakat yang lebih berorientasi kebangsaan, bukan berorientasi politik sempit dan sebagainya.

"Jadi berhubungan dengan seluruh kekuatan bangsa, jangan dasarnya kesempitan politik. Tapi harus pertimbangan politik pembangunan agar lebih genuine, agar lebih autentik, dan bisa memobilisasi dengan kesadaran kolektif bangsa bersatu membangun Indonesia," pungkasnya. (scp/buz)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Lu’lu Atunni’mah, Ibu 4 Anak di Ponorogo yang Meninggal Dunia di Atas Motor saat Antar Buah Hatinya Berobat

Mengenal Lu’lu Atunni’mah, Ibu 4 Anak di Ponorogo yang Meninggal Dunia di Atas Motor saat Antar Buah Hatinya Berobat

Berikut kisah Lu’lu Atunni’mah (38), warga Desa Jebeng, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang viral meninggal dunia di atas sepeda motor.
Ibunda Bharatu Valdo Tak Kuasa Menahan Duka, Minta Presiden Usut Tuntas Kematian Putranya

Ibunda Bharatu Valdo Tak Kuasa Menahan Duka, Minta Presiden Usut Tuntas Kematian Putranya

Kematian Bharatu Valdo Fernandez Lawai di Markas Polairud Baharkam Polri masih menyisakan tanda tanya. Sang ibunda, Ida Seran, meminta Presiden turun tangan.
Polri Tetapkan 11 Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla, Tiga di Antaranya PMA

Polri Tetapkan 11 Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla, Tiga di Antaranya PMA

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menetapkan 11 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Perluas Kerja Sama dengan Google, XPeng Siap Menghadirkan Google Play di Kokpit Berbasis AI Mobil Listrik Mereka

Perluas Kerja Sama dengan Google, XPeng Siap Menghadirkan Google Play di Kokpit Berbasis AI Mobil Listrik Mereka

Produsen mobil listrik asal China, XPeng, kini tengah memperluas kolaborasi dengan Google untuk mobil listrik mereka.
iPhone vs Android 2026: 9 Kelebihan dan Kekurangan iPhone, Masih Layak Dibeli atau Cuma Gengsi?

iPhone vs Android 2026: 9 Kelebihan dan Kekurangan iPhone, Masih Layak Dibeli atau Cuma Gengsi?

iPhone vs Android 2026, mana yang lebih unggul? Simak 9 kelebihan dan kekurangan iPhone dari performa, kamera, keamanan, hingga harga sebelum membeli.
LBH Ilmuni FH Unpar Usung Misi Keadilan dan Edukasi Hukum Bagi Masyarakat

LBH Ilmuni FH Unpar Usung Misi Keadilan dan Edukasi Hukum Bagi Masyarakat

Noverizky Tri Putra resmi didapuk jadi Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ilumni Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (Unpar).

Trending

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Berikut profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, penceramah yang viral akibat dinilai merendahkan santriwati dan perempuan lansia sehingga diboikot oleh MUI.
Benarkah Kim Jong-un Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak? Korea Utara Langsung Ungkap Fakta Sebenarnya

Benarkah Kim Jong-un Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak? Korea Utara Langsung Ungkap Fakta Sebenarnya

Media resmi pemerintahan Korea Utara, Korean Central News Agency/KCNA merilis aktivitas terbaru pemimpinnya, Kim Jong-un untuk menepis rumor meninggal dunia.
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
ART Cabuli Anak Majikan di Jakarta Timur Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Alat Bukti hingga Saksi Didalami

ART Cabuli Anak Majikan di Jakarta Timur Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Alat Bukti hingga Saksi Didalami

Polda Metro Jaya mengungkapkan telah menerima adanya pelayangan laporan terhadap ART yang melakukan pencabulan terhadap anak majikan berinisial DKA (5) di wilayah Matraman, Jakarta Timur. Perkara tersebut ditangani oleh Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya.
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT