News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPU Izinkan Kampanye di Kampus, Rektor UII Yogyakarta: Kita Kaji Dulu

KPU mengizinkan peserta Pemilu 2024 menggelar kampanye di kampus. Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Fathul Wahid mengaku akan mengkajinya terlebih dahulu
Rabu, 27 Juli 2022 - 21:46 WIB
Rektor UII Fathul Wahid.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengizinkan peserta Pemilu 2024 untuk menggelar kampanye di kampus. Namun semua itu harus dengan catatan.

Menanggapi hal ini, Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Fathul Wahid mengaku akan mengkajinya terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Akan kita kaji secara lebih detil karena sampai hari ini tidak ada informasi secara lengkap yang sampai ke kami," kata Fathul usai membuka Lokakarya Kelompok Kerja Infrastruktur dan Lingkungan Kampus, Rabu (27/7/2022).

Menurut Fathul, kajian yang dimaksud adalah terkait syarat-syarat dan mitigasinya seperti apa. Apalagi izin dari KPU untuk menggelar kampanye di kampus itu sifatnya tidak wajib.

Sehingga hal itu masih bisa didiskusikan terlebih dahulu sebelum benar-benar melakukannya. Semua itu juga harus didesain dengan lebih hati-hati.

"Karena kalau tidak nanti kampus justru akan menjadi tempat pertempuran politik praktis. Dan ketika kita belum dewasa untuk berdemokrasi, dampaknya itu bisa luar biasa," terangnya.

Disinggung terkait sisi positif dan negatif kampanye di kampus, Fathul mengatakan jika yang dibutuhkan perguruan tinggi saat ini adalah pendidikan politik. Dan pendidikan politik itu menurutnya tidak harus dengan kampanye.

Apalagi di kampus banyak mahasiswa baru yang mungkin menjadi pemilih pemula. Mereka harus diedukasi terkait politik gagasan yang bisa lebih mengemuka.

"Tidak terjebak pada tokoh tapi bagaimana gagasannya itu diartikulasikan, bagaimana gagasan itu relevan untuk masa depan Indonesia, itu kan penting. Kampanye bisa jadi menjadi salah satu tapi tidak harus lewat kampanye untuk melakukan pendidikan politik," bebernya.

Sebelumnya, Ketua KPU Hasyim Asy'ari mengizinkan peserta Pemilu 2022 untuk menggelar kampanye di kampus. Namun dengan catatan yang mengundang adalah pihak kampus tersebut seperti rektor atau pimpinan lembaganya.

Sebab dalam Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 280 Ayat 1 Huruf H disebutkan jika pelaksana, peserta, dan tim kampanye Pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, ibadah, dan tempat pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Dalam pasal itu juga disebutkan jika fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan dapat digunakan untuk kampanye jika peserta Pemilu hadir tanpa atribut kampanye atas undangan pihak penanggung jawab fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan. (Apo).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Persib mulai tertekan usai dua hasil imbang beruntun. Lima laga sisa jadi penentuan, dengan Bhayangkara FC dan Persija berpotensi menggagalkan ambisi juara.
BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyebut kerja sama dengan Muhammadiyah ini sebagai langkah penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor.
Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

FIFA siapkan aturan baru soal laga liga di luar negeri. Indonesia berpeluang jadi tuan rumah, tapi ada syarat berlapis yang wajib dipenuhi terlebih dahulu.
Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Menyoroti kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI justru menyinggung masalah yang lebih dalam, yakni perihal budaya elitis di dunia kedokteran.
Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang dibuat geger oleh penemuan jasad seorang pria yang sudah dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Sabtu (25/4) pagi tadi.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, Jangan-jangan Timnas Indonesia Jadi Juara

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, Jangan-jangan Timnas Indonesia Jadi Juara

Bung Ropan curiga dengan ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, jangan-jangan Timnas Indonesia akan jadi juara di Piala AFF 2026 ini karena punya pemain bagus.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT