News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petani Hutan Rakyat Bisa Dapat Pinjaman Modal Usaha, Pohon Bisa Jadi Jaminannya

Kini, petani hutan rakyat tidak perlu bersusah payah mendapatkan modal usaha. Caranya dengan mengelola hutan tanpa menebang pohon selama kurun waktu tertentu.
Rabu, 3 Agustus 2022 - 07:38 WIB
Pohon jati di lahan hutan rakyat yang menjadi jaminan pada Program Tunda Tebang KLKH
Sumber :
  • Nuryanto/tvOne

DI Yogyakarta – Kini, petani hutan rakyat tidak perlu bersusah payah mendapatkan modal usaha.

Dengan mengelola hutan tanpa menebang pohon selama kurun waktu tertentu, maka dana segar bisa mengalir ke dalam kantong mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui program Tebang Tunda dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), petani hutan rakyat bisa menjaminkan pohon di lahan hutan mereka untuk mendapatkan pinjaman modal usaha.

Petugas Lapangan BPDLH (Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup) Risanti Naintiwan menyebutkan program Tebang Tunda bertujuan untuk membantu masyarakat mengembangkan bisnis dengan cara mengajukan pohon sebagai jaminannya.

Skema program kredit tunda tebang yang merupakan pinjaman Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Pembangunan Hutan (BLU P3H) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah memberi dampak ekonomi bagi siapa saja yang mengagunkan pohon sebagai jaminan.

"Konsep Tunda Tebang, yakni masyarakat diminta tak menebang pohon selama masa kredit. Nilai pinjamannya 80 persen dari nilai pohon yang dihitung petugas BLU P3H saat verifikasi sesuai proposal pinjaman masyarakat yang berhimpun dalam kelompok tani," jelas Risanti, Rabu (3/8/2022).

Salah seorang peserta, Sumpono, yang berasal dari Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR) Hargo Jati Gunungkidul menyebutkan jika dulu setiap ada kebutuhan mendesak, warga memilih menebang pohon di lahan.

Kemudian, warga menjualnya untuk menutup kebutuhan. Namun setelah mengikuti program Tunda Tebang, warga memilih menunggu pohon itu tumbuh dengan perannya yang baru, yaitu sebagai jaminan modal itu.

Sumpono pun mengakui bahwa kini warga desanya sudah menyadari manfaat mengikuti program Tunda Tebang bagi kehidupan mereka.

"Ya tanpa menebang dan menjual kayu kita masih bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan membuka usaha. Karena keberlangsungan hidup pepohonan itulah sejatinya yang memberi jaminan. Jadi modal untuk usaha masyarakat," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dosen Program Studi Pengelolaan Hutan Sekolah Vokasi UGM Silvi Nur Oktaviani berharap program tersebut bisa memberi dampak ekonomi maupun lingkungan dengan terjaganya hutan sekitar.

"Setidaknya hingga masa panen tiba masyarakat bisa membuka usaha dengan bantuan modal dari pemerintah. Pengelolaan hutan rakyat bisa menyentuh akar permasalahan sekaligus menjadi fungsi manfaat di bidang kehutanan karena kini masyarakat tidak lagi melakukan tebang butuh," ungkap Silvi.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menkeu Purbaya Optimistis Lompatan Ekonomi 6 Persen di 2026, Meski Target APBN Lebih Rendah

Menkeu Purbaya Optimistis Lompatan Ekonomi 6 Persen di 2026, Meski Target APBN Lebih Rendah

Purbaya meyakini tren positif tersebut akan berlanjut sejak awal 2026 dan semakin menguat pada kuartal-kuartal berikutnya, seiring dengan dorongan kebijakan fiskal pemerintah.
Mensos Gus Ipul Tidak Tahu Kenapa Bansos Ibu Siswa yang Bunuh Diri di NTT Terputus

Mensos Gus Ipul Tidak Tahu Kenapa Bansos Ibu Siswa yang Bunuh Diri di NTT Terputus

Tragedi wafatnya siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga akibat tekanan ekonomi, memicu evaluasi besar-besaran di Kementerian Sosial. 
Hasil Proliga 2026, Putri: Megawati Hangestri Cs Menang Lagi, Babat Habis Jakarta Electric PLN Tiga Set Langsung

Hasil Proliga 2026, Putri: Megawati Hangestri Cs Menang Lagi, Babat Habis Jakarta Electric PLN Tiga Set Langsung

Hasil Proliga 2026 di sektor putri yang merupakan laga penutup di hari pertama seri Malang antara Jakarta Pertamina Enduro menghadapi Jakarta Electric PLN.
Kepala KPP Madya Banjarmasin Terima Uang Rp800 Juta di Kasus Suap Restitusi Pajak, Sebagian Sudah Digunakan Bayar DP Rumah

Kepala KPP Madya Banjarmasin Terima Uang Rp800 Juta di Kasus Suap Restitusi Pajak, Sebagian Sudah Digunakan Bayar DP Rumah

KPK mengungkapkan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Mulyono menerima uang Rp800 juta terkait kasus suap restitusi pajak yang menjeratnya.
Beckham Putra Nugraha Gelar Meet N Greet Jelang Kompetisi Usia Dini

Beckham Putra Nugraha Gelar Meet N Greet Jelang Kompetisi Usia Dini

Turnamen untuk anak-anak usia dini ini rencananya digelar Minggu (8/2/2026) mendatang.
Tak Terima Ressa Rizky Sebut Pria Single, Dini Kurnia Tuntut Status Anak dan Nafkahnya: Nggak Ada Mantan Anak

Tak Terima Ressa Rizky Sebut Pria Single, Dini Kurnia Tuntut Status Anak dan Nafkahnya: Nggak Ada Mantan Anak

Di tengah ramainya kasus perseteruan Denada dan Ressa Rizky Rossano, kini seorang wanita bernama Dini Kurnia mengaku sebagai mantan istri dari Ressa Rizky.

Trending

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Sebagai informasi, PIP adalah bantuan tunai pendidikan untuk peserta didik usia 6-21 tahun yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau peserta PKH. 
Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Tolak Parluh 2026, Ratusan Massa PSHT Kepung Padepokan Pusat Madiun, 1.500 Anggota TNI-Polri Perketat Pengamanan

Tolak Parluh 2026, Ratusan Massa PSHT Kepung Padepokan Pusat Madiun, 1.500 Anggota TNI-Polri Perketat Pengamanan

Ratusan massa pendemo dari warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kubu M. Taufik kembali menggelar aksi demonstrasi lanjutan dengan menuntut penolakan dan dibubarkannya Parapatan Luhur (Parluh) tahun 2026, Kamis (5/2).
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT