GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Khoirun Nisa, Sosok Milenial Pendiri Rumah Kreasi Memaknai HUT ke-77 RI

Perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, terasa lebih meriah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Rabu, 17 Agustus 2022 - 18:24 WIB
Ketua Yayasan Rumah Kreasi, Khoirun Nisa, dalam salah satu event budaya, Rabu (17/8).
Sumber :
  • Istimewa

Yogyakarta – Perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, terasa lebih meriah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Semasa pandemi COVID-19 masih menggelayut, segenap elemen bangsa dan negara berupaya terus tangguh dan tumbuh. 

Kini, semangat itu terwujud dalam beragam aktivitas lomba dan pentas kegembiraan khas bulan Agustus. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Masyarakat layak bergembira di bulan kemerdekaan ini. Kemeriahan perlombaan menjadi momentum pelepas kejenuhan dan kepenatan selama pandemi virus Corona,” ujar Khoirun Nisa, pendiri dan pembina Yayasan Omah Kreasi Centre

Perempuan yang akrab dipanggil Nisa ini menyebut kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia sebagai ucapan syukur sekaligus titik tolak untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat. 

Melalui Yayasan Omah Kreasi Centre didirikannya di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta sejak tahun 2020, Nisa berharap memberdayakan masyaralat di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Yayasan terbuka lebar bagi semua pihak yang memiliki visi dan misi yang sama untuk bekerjasama dan mendukung aktivitas dan kegiatan yang sifatnya non-profit. 

“Saya ingin memulai dari Daerah Istimewa Yogyakarta karena di sinilah saya menemukan dan menjawab panggilan untuk membangun bangsa, tentu sesuai kemampuan dan kebutuhan kita,” kata Nisa. 

Yayasan Omah Kreasi Centre yang digawanginya, menawarkan berbagai aktivitas di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Yayasan yang baru seumur jagung ini diharapkan dapat membantu generasi muda dan masyarakat umum, khususnya di Yogyakarta, agar bersama-sama pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat. 

“Pemerintah dengan cermat dan tepat mengusung tema hari ulang tahun ke-77 untuk mengingatkan kita bersama agar tidak berpuas diri namun hendaknya segera pulih dan bangkit, bahkan pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat” tegas Nisa. 

Sebagai generasi muda, ia juga turun ke masyarakat salah satunya dengan menggelar semarak HUT ke-77 RI dengan berbagai lomba menyambut hari kemerdekaan Indonesia diikuti dengan gegap gempita oleh masyarakat. Paling banyak adalah lomba dalam kelompok yang menuntut kekompakan dan menciptakan kemeriahan massal, seperti lomba memasukkan pinsil ke mulut botol, dan membawa kelereng dengan sendok makan. 

Ada juga lomba yang mengharuskan konsentrasi dan koordinasi tingkat tinggi seperti lomba balap karung yang tak jarang diselingi dengan iringan lagu dangdut. Tiap kali panitia memutar lagu dangdut melalui pengeras suara, peserta lomba wajib berhenti balap karung dan berjoget di tengah arena. Gelak tawa dari kejauhan menjadi penanda sedang berlangsungnya perlombaan 17 Agustusan.

Identitas Budaya Indonesia yang dua bulan yang lalu, Presiden Joko Widodo mengajak semua komponen bangsa untuk mengaktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu diungkapkan pada saat peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende, Nusa Tenggara Timur, Rabu (1/6/2022). 

Ajakan Presiden ke-7 Republik Indonesia ini menemukan tantangannya di saat semua komponen bangsa menghadapi kenyataan ekonomi, sosial, teknologi, budaya, politik, globalisasi, dan komunikasi yang berbasiskan teknologi dan internet. 

“Dua momentum istimewa bagi bangsa dan negara ini dirayakan dengan kemeriahan yang berbeda. Di satu sisi, kita butuh internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila karena itulah pusat kehidupan berbangsa dan bernegara, namun, kemeriahan hari ulang tahun Pancasila dirayakan dalam atmosfer kekhidmatan,” kata Donum Theo, Aparatur Sipil Negara di Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, di Jakarta, Rabu (17/8/2022). 

Di sisi lain, lanjut Theo, kemeriahan hari ulang tahun kemerdekaan republik ini terwujud di atas kebiasaan tahunan yang sudah mendarah daging. 

“Bahkan, kehadiran teknologi dan internet tidak dapat menggantikan pola perilaku masyarakat kita dalam perayaan kemerdekaan sampai hari ini, tetap lebih dominan lomba luring dibandingkan dengan daring,” katanya. 

Lomba daring dalam rangka merayakan kemerdekaan tidak memiliki akar dalam tradisi dan budaya sebagai identitas bangsa Indonesia.

“Mungkin nanti hanya generasi Z dan generasi Alfa kita yang lebih menikmati lomba daring melalui gawai berbasis teknologi internet, dan bukannya tanpa tantangan karena dua generasi ini tengah dicap sebagai generasi stroberi yang unik namun rapuh,” tegas laki-laki kelahiran Yogyakarta ini. 

Bersama Membangun Bangsa

Identitas budaya bangsa Indonesia tercermin dalam setiap nilai dan butir pengalaman Pancasila. Sayangnya, cerminan itu menjadi buram dengan serbuan hoaks, ujaran kebencian, hingga intoleransi yang bermunculan seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. 

“Tantangan identitas budaya menemukan realitas pahit yaitu hoaks, ujaran kebencian, dan intoleransi yang menyerang keberagaman kita, yaitu Bhineka Tunggal Ika,” jawab Nisa. Maka, diperlukan upaya bersama untuk menjaga dan memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam praktik keseharian yang betul-betul mengakar di tengah masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senada, Nisa mengamini tantangan generasi stoberi terhadap upaya aktualisasi dan internalisasi Pancasila dalam dunia digital. “Kita tidak boleh lupa bahwa Indonesia Emas 2045 akan dibangun oleh generasi yang sekarang ini berkutat dengan gawai dan internet. Sementara itu, cap sebagai generasi unik namun rapuh juga dibarengi dengan identitas budaya yang tengah dihajar problem digital,” ujar Nisa. 

Perempuan berdarah Sunda ini melihat masa depan generasi muda Indonesia dapat dioptimalkan. “Saya tergerak untuk menyertai dan mendampingi karena saya melihat potensi generasi muda saat ini, setidaknya agar mimpi Indonesia Emas 2045 menjadi mimpi yang indah bagi kita bersama,” tandasnya.(nur/chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Teja Paku Alam Tak Dipanggil ke Timnas Indonesia, Pengamat Mulai Curiga Jangan-jangan John Herdman Main Aman

Teja Paku Alam Tak Dipanggil ke Timnas Indonesia, Pengamat Mulai Curiga Jangan-jangan John Herdman Main Aman

Salah satu pengamat sepak bola turut menyoroti tidak dipanggilnya Teja Paku Alam oleh John Herdman untuk membela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 nanti.
Coach Justin Beri Respons Menohok usai Maarten Paes Ramai Dikritik Legenda Timnas Belanda: Mending Nyolong Sepeda Aja

Coach Justin Beri Respons Menohok usai Maarten Paes Ramai Dikritik Legenda Timnas Belanda: Mending Nyolong Sepeda Aja

Pengamat sepak bola Coach Justin memberikan respons menohok kepada legenda Timnas Belanda, Rafael van der Vaart. Ini merupakan dampak setelah Maarten Paes dikritik.
Bursa Transfer Final Four Proliga 2026: Jakarta Popsivo Polwan Rekrut Setter Senior

Bursa Transfer Final Four Proliga 2026: Jakarta Popsivo Polwan Rekrut Setter Senior

Jakarta Popsivo Polwan ikut meramaikan bursa transfer final four Proliga 2026, dengan bakal merekrut setter senior Indonesia.
Meroket Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini 11 Maret 2026 Sentuh Angka Rp3.087.000 per Gram

Meroket Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini 11 Maret 2026 Sentuh Angka Rp3.087.000 per Gram

Meroket lagi, harga emas Antam hari ini 11 Maret 2026 menyentuh angka Rp3.087.000 per gram.
Sidang Putusan Praperadilan Yaqut Soal Korupsi Haji Digelar Hari Ini

Sidang Putusan Praperadilan Yaqut Soal Korupsi Haji Digelar Hari Ini

Hakim tunggal yang memimpin perkara tersebut, Sulistyo Muhamad Dwi Putro, memastikan jadwal pembacaan putusan telah ditetapkan.
Shalat Dhuha di Waktu ini Kata Ustaz Adi Hidayat bisa Melancarkan Rezeki dan Lunaskan Utang Piutang

Shalat Dhuha di Waktu ini Kata Ustaz Adi Hidayat bisa Melancarkan Rezeki dan Lunaskan Utang Piutang

Sangat disayangkan, jika anda meninggalkan shalat dhuha ini. Amalkan di waktu ini agar bisa membantu permasalahan rezeki anda.

Trending

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Masih Belum Move On dari Megatron, KOVO Tiba-tiba Beri Kode Agar Megawati Hangestri Kembali ke Korea

Masih Belum Move On dari Megatron, KOVO Tiba-tiba Beri Kode Agar Megawati Hangestri Kembali ke Korea

Meski Red Sparks saat ini sedang terpuruk, Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan media Korea setelah KOVO memberi kode kemungkinan kembalinya ke V-League.
Ramalan Keuangan Zodiak 12 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 12 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi peluang finansial dan kondisi keuangan hari ini
Sosok Pemain Keturunan Eropa yang akan Direkrut John Herdman untuk Timnas Indonesia Mulai Terkuak, Ternyata Striker Berdarah Depok

Sosok Pemain Keturunan Eropa yang akan Direkrut John Herdman untuk Timnas Indonesia Mulai Terkuak, Ternyata Striker Berdarah Depok

Sosok pemain keturunan yang bakal direkrut John Herdman mulai terungkap. Striker VVV Venlo, Dean Zandbergen, disebut masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia.
Bojan Hodak 'Protes' Pemain Andalannya Tak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Bojan Hodak 'Protes' Pemain Andalannya Tak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memberikan tanggapannya terkait tiga pemainnya yang mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Ketiga pemain -
5 Pemain Sekaligus Harus Bersaing di Posisi Bek Kiri Timnas Indonesia era John Herdman

5 Pemain Sekaligus Harus Bersaing di Posisi Bek Kiri Timnas Indonesia era John Herdman

Persaingan di posisi bek kiri Timnas Indonesia diprediksi akan berlangsung sengit jelang ajang FIFA Series 2026. Dua nama yang selama ini menjadi andalan di ...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT