GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

25 Tahun Alumni Kehutanan 96 Napak Tilas "Kampus Kedua" di Hutan Wanagama

25 tahun telah berlalu. Kala itu, mahasiswa baru Kehutanan UGM, dari berbagai kota dan daerah di Indonesia, memasuki masa-masa orientasi kampus.
Selasa, 23 Agustus 2022 - 19:17 WIB
Keseruan reuni perak 25 tahun Fakuktas Kehutanan UGM angkatan 96, (23/8).
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, DIY - 25 tahun telah berlalu. Kala itu, mahasiswa baru Kehutanan UGM, dari berbagai kota dan daerah di Indonesia, memasuki masa-masa orientasi kampus. Mereka menjadi satu keluarga besar di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Seru dan haru biru menyatu saat tiba reuni perak 25 Tahun alumni 1996. 

Reuni Perak yang diselenggarakan selama dua hari, 20-21 Agustus 2022 di Yogyakarta menandai peringatan 25 tahun sejak peserta menjadi mahasiswa UGM tahun 1996 silam. Beragam kenangan itu seperti muncul kembali dalam reuni tersebut. Napak tilas para alumni pun dimulai, Sabtu hingga Minggu (20- 21/ 8). Mulai dari kampus, hutan Wanagama hingga acara santai di pantai.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perjalanan rombongan menggunakan bus maupun kendaraan pribadi ini, sesekali Mars Rimbawan, lagu wajib bagi setiap civitas akademi Kehutanan UGM itu, masih terngiang jelas. Cerita suka duka selama mas kos di Jogja, saat kuliah, praktek lapangan hingga wisuda pun diwarnai gelak canda. 

Salah satu peserta reuni yang tidak mau disebutkan namanya, menyampaikan selama masa 25 tahun baginya menjadi masa yang diliputi rasa kebersamaan, saat yang paling tepat dan pas dimana masing-masing dari sisi fisik masih bisa bergembira bersama, maupun dari sisi psikologi yang semua sudah pada matang. 

"25 tahun pas banget. Aku tuh merasa lega bisa bertemu kembali dengan kenangan-kenangan jaman kuliah. Jauhnya perjalanan dan lama waktu terbayar saat  bertemu wajah wajah teman teman di masa lalu. Seru dan memmorable," ungkapnya. 

Sementara Ericko, asal Kebumen Jawa Tengah menceritakan dirinya merasa nyaman bisa berkumpul dalam suasana kehangatan. 

"Baik yang dulu tidak begitu dekat, sekarang bisa ngumpul ramai ramai. Semua tersenyum mengenang kisah kisah lama. Ada juga cerita cerita yang masih lekat, ada pula yang memudar, namun tidak menghikang," jelasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun begitu, alumni yang tidak berkesempatan datang juga memberi dukungan secara daring, menyampaikan rasa kangen dan salam rimba bagi para peserta reuni.   

Sementara ketua panitia, Purnomo Sumardanto, mengungkapkan segala kerja keras mempersiapkan acara reuni Alumni Fakultas Kehutanan (FKT) Universitas Gadjah Mada angkatan 1996 atau Reuni Perak dengan dengan tema “25 Tahun Dalam Persahabatan” bisa berjalan dengan lancar dan aman. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Ironis Bulgaria Usai Pesta Gol Malah Diserang Publiknya, Akui Tak Bisa Bayangkan Jika Keok dari Timnas Indonesia

Nasib Ironis Bulgaria Usai Pesta Gol Malah Diserang Publiknya, Akui Tak Bisa Bayangkan Jika Keok dari Timnas Indonesia

Kemenangan telak Bulgaria di FIFA Series justru memicu kritik pedas dari publiknya. Media Bulgaria tak bisa bayangkan jika negaranya keok dari Timnas Indonesia.
ISKA Indonesia Open 2026 Digelar di Jakarta, Pertemukan Atlet Bela Diri dari Berbagai Negara

ISKA Indonesia Open 2026 Digelar di Jakarta, Pertemukan Atlet Bela Diri dari Berbagai Negara

Ajang olahraga bela diri bertaraf internasional kembali hadir di Tanah Air melalui gelaran ISKA Indonesia Open 2026. Ajang ini bakal menjadi daya tarik bagi para atlet combat sports dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Sehabis FIFA Series, Tim Pencari Bakat Eropa Sarankan Timnas Indonesia Mulai Intens Dekati Bek Muda Lulusan Bayer Leverkusen

Sehabis FIFA Series, Tim Pencari Bakat Eropa Sarankan Timnas Indonesia Mulai Intens Dekati Bek Muda Lulusan Bayer Leverkusen

Akun media sosial pencari bakat potensial Eropa menyebut jika ada satu pemain Jerman yang bisa didekati secara intens oleh Timnas Indonesia tanpa naturalisasi.
Kisah BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha yang Terbatas hingga Menjadi Andalan Solusi Transaksi Masyarakat

Kisah BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha yang Terbatas hingga Menjadi Andalan Solusi Transaksi Masyarakat

Di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi keuangan masyarakat, kehadiran BRILink Agen menjadi solusi yang semakin dibutuhkan, terutama di daerah yang jauh dari kantor bank.
Jangan Remehkan! Satu Dokter Meninggal karena Campak, Masyarakat Diimbau Segera Vaksin

Jangan Remehkan! Satu Dokter Meninggal karena Campak, Masyarakat Diimbau Segera Vaksin

Masyarakat harus waspada terhadap penyakit campak. Sebab seorang dokter dikabarkan meninggal dunia akibat sakit tersebut.
Duel Portugal Kontra Meksiko Diwarnai Tragedi, Seorang Pria Meninggal Dunia di Stadion Pembukaan Piala Dunia 2026

Duel Portugal Kontra Meksiko Diwarnai Tragedi, Seorang Pria Meninggal Dunia di Stadion Pembukaan Piala Dunia 2026

Duel uji coba antara Portugal dan Meksiko diwarnai tragedi. Pembukaan kembali Stadion Azteca untuk Piala Dunia 2026 justru diwarnai oleh kematian seorang pria di Mexico City.

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil kualifikasi Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama akan memulai dari posisi keempat.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT