GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolak Kenaikan Harga BBM, Warga Yogyakarta Kirim Surat ke Megawati dan Iwan Fals

Sejumlah warga Yogyakarta yang tergabung dalam Gerakan WNI Menggugat menggelar aksi protes atas kenaikan harga BBM, di Titik Nol Kilometer, Yogyakarta.
Senin, 5 September 2022 - 17:37 WIB
Aksi menolak kenaikan BBM dilakukan WNI Menggugat, di kawasan Kantor Pos Besar Yogyakarta, Senin (5/9/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, DIY - Sejumlah warga Yogyakarta yang tergabung dalam Gerakan WNI Menggugat menggelar aksi protes atas kenaikan harga BBM, di kawasan Titik Nol Kilometer, Kota Yogyakarta, Senin (5/9/22) siang.

Dalam kesempatan tersebut, mereka juga melayangkan dua surat yang ditujukan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dan penyanyi Iwan Fals.

Koordinator Aksi, Tri Wahyu, mengatakan, kata-kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut kenikan harga BBM sebagai pilihan terakhir untuk menyelamatkan keuangan negara, jelas tidak dapat diterimanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan tanpa sebab, hal tersebut disampaikan presiden, saat gaji besar para pejabat negara, hingga direksi dan komisaris Pertamina belum dipotong

"Ketika ambisi proyek IKN dan kereta cepat masih berjalan, terus gaji presiden, wapres, menteri, hingga komisaris dan direksi Pertamina belum dipotong, apakah benar kenaikan harga BBM ini jadi opsi terakhir," katanya.

Oleh sebab itu, Wahyu pun berupaya mengadukannya kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, dimana sampai saat ini Jokowi masih menjadi salah satu kadernya. Ia mendesak, dalam beberapa hari ini, kebijakan kenaikan harga BBM dibatalkan.

"Kami minta agar PDI Perjuangan menjewer Jokowi sebagai kadernya. Maksimal 12 September 2022 kenaikan BBM harus dibatalkan. Kalau tidak, kami menyerukan untuk menghukum PDI Perjuangan dalam Pemilu kedepan," tegasnya.

Menurutnya, Megawati menjadi sosok terakhir yang dapat diharapkan untuk meluruskan kembali pemerintahan yang dianggapnya sudah melenceng ini. Bukan tanpa sebab, dalam beberapa kesempatan, putri proklamator Soekarno itu menyebut Presiden Jokowi sebagai petugas partai.

"Saya khawatir Pak Jokowi bebal. Maka, kami mencari orang di republik ini, kira-kira siapa yang paling ditakuti. Kemudian, pilihan jatuh ke Ibu Megawati," tandasnya.

"Karena di banyak kesempatan, Ibu Megawati mengatakan bahwa Pak Presiden adalah petugas partai, meski seharusnya petugas rakyat. Jadi, kami menganggap, kata-kata beliau akan dijalankan oleh Pak Presiden," imbuh Wahyu.

Lebih lanjut, ia pun menjelaskan, sosok penyanyi kawakan Iwan Fals turut disurati, untuk mendorongnya ikut serta menyuarakan keresahan rakyat terkait kenaikan harga BBM ini, layaknya pada masa orde baru silam.

"Lagipula, saat bertemu Iwan Fals 2014 lalu, Pak Jokowi bilang kalau beliau suka lagu Galang Rambu Anarki. Mungkin, tidak tahu liriknya itu," pungkasnya. (Nur/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Pimpin Rapat Karhutla di Sumsel, Kapolda Sampaikan Laporan dan Hasil Penanganan ke Presiden

Prabowo Pimpin Rapat Karhutla di Sumsel, Kapolda Sampaikan Laporan dan Hasil Penanganan ke Presiden

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan jajarannya dalam menangani karhutla di wilayahnya kepada Presiden Prabowo.
Polda Metro Jaya Bantah Tangkap Koordinator Massa Pati Supriyono Botok

Polda Metro Jaya Bantah Tangkap Koordinator Massa Pati Supriyono Botok

Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi resmi terkait isu penangkapan Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), saat memimpin aksi di depan Gedung DPR/MPR RI pada Senin (24/8). 
Jorge Mendes Tawarkan Bek Barcelona ke AC Milan, Ruben Amorim Beri Penolakan Tegas

Jorge Mendes Tawarkan Bek Barcelona ke AC Milan, Ruben Amorim Beri Penolakan Tegas

AC Milan kembali mendapat tawaran pemain dari agen ternama Jorge Mendes. Kali ini, bek Barcelona Alejandro Balde disebut masuk dalam pembicaraan Rossoneri.
Prabowo Kerahkan 1.000 Perwira TNI-Polri Tangani Karhutla Sumsel: Ini Bencana yang Sangat Berbahaya

Prabowo Kerahkan 1.000 Perwira TNI-Polri Tangani Karhutla Sumsel: Ini Bencana yang Sangat Berbahaya

Presiden RI, Prabowo Subianto mengerahkan, kekuatan pemerintah pusat untuk memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan. 
Polemik Bantuan Korban Gempa NTT Antara Camat dan BNPB Jadi Sorotan, Pemkab Manggarai Timur Beri Tanggapan

Polemik Bantuan Korban Gempa NTT Antara Camat dan BNPB Jadi Sorotan, Pemkab Manggarai Timur Beri Tanggapan

Polemik pembagian bantuan korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) antara Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman dengan petugas BNPB menjadi perhatian publik
BNPB: Kebakaran Hutan di Nabire Capai 396 Hektare, 4 KK Terdampak dan Titik Api Sulit Dipadamkan

BNPB: Kebakaran Hutan di Nabire Capai 396 Hektare, 4 KK Terdampak dan Titik Api Sulit Dipadamkan

BNPB menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dengan total area terbakar mencapai 396,13 hektare. Plt Kepala

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Kelanjutan kasus kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, menemui titik terang. 
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi mengungkap penyebab debt collector berinisial ML alias E (30) yang diduga melakukan penganiayaan hingga memiting pengemudi mobil, saat melintas di SPBU Jalan Kamal Raya Ring Road, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Jumat (21/8).
Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Klarifikasi tersebut sebagai respons berita viral terkait calon mahasiswa kedokteran Unhan yang mengundurkan diri setelah adanya larangan penggunaan hijab.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT