GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Relawan Ganjar Pranowo Senam Massal Bersama Ribuan Emak-Emak di Sleman

Relawan calon presiden republik Indonesia terus bergerilya jelang kontestasi politik tahun 2024. Beragam cara juga dilakukan untuk mengenalkan calon presiden yang mereka dukung.
Minggu, 9 Oktober 2022 - 14:09 WIB
Senam massal digelar relawan Ganjar Pranowo di Sleman, Minggu (9/10/2022).
Sumber :
  • Andri Prasetiyo/tvOne

Sleman, Yogyakarta - Relawan calon presiden republik Indonesia terus bergerilya jelang kontestasi politik tahun 2024. Beragam cara juga dilakukan untuk mengenalkan calon presiden (capres) yang mereka dukung.

Seperti dilakukan relawan Dukung Ganjar Pranowo Presiden Kedelapan (DGP8) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Mereka menggelar senam massal di Lapangan Getas, Tlogoadi, Mlati, Sleman, Minggu (9/10/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua DGP8 Kabupaten Sleman Hendrik Farizal mengatakan senam massal digelar untuk mensosialisasikan sosok Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang didukung.

"Karena target kami bercita-cita ingin mengusung Bapak Ganjar Pranowo sebagai calon presiden RI kedelapan dan mudah-mudahan beliau bisa memposisikan diri sebagai capres 2024 ini. Kami yakin bisa mendulang suara yang cukup besar di DIY," kata Hendrik di lokasi acara.

Dipilihnya senam massal menurut Hendrik karena dianggap efektif untuk mengenalkan sosok Ganjar Pranowo kepada masyarakat. Apalagi peserta senam kebanyakan dari kalangan emak-emak.

"Dengan mengadakan senam massal ini kami bisa mengundang lebih kurang sekitar 2.300 orang. Mudah-mudahan kita bisa menggelar event selanjutnya agar nama beliau lebih bergaung di DIY," ungkapnya.

Selain senam massal juga dilakukan pelantikan pengurus DGP8 untuk lima kabupaten/kota di DIY, yakni Kabupaten Sleman, Gunungkidul, Bantul, Kulon Progo dan Kota Yogyakarta.

Hendrik menjelaskan organisasi yang dideklarasikan ini tidak berafiliasi dengan partai politik manapun.

Dukungannya kepada Ganjar Pranowo murni dilakukan karena faktor ketokohan.

Sebab Ganjar yang saat ini menjabat Gubernur Jawa Tengah dinilai figur yang merakyat dan low profile.

Ganjar juga dianggap cocok sebagai penerus Presiden Joko Widodo untuk memimpin Indonesia 2024-2029.

"Kami melihat figurnya bukan karena partai, tidak. Kami memang betul-betul non-partai. Kami hanya melihat figur beliau. Beliau sangat memasyarakat, low profile dan mau turun ke bawah seperti yang dilakukan presiden saat ini, yaitu Pak Jokowi. Makanya kami tertarik untuk mengusung beliau," terang Hendrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai langkah awal mencari dukungan untuk Ganjar, Hendrik akan mengumpulkan ribuan KTP dari masyarakat.

Dengan begitu dukungan kepada Ganjar sebagai calon presiden akan terlihat nyata.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jaga Konsistensi, Amri/Nita Ungkap Rahasia Kemenangan atas Ganda Belanda di 16 Besar Orleans Masters 2026

Jaga Konsistensi, Amri/Nita Ungkap Rahasia Kemenangan atas Ganda Belanda di 16 Besar Orleans Masters 2026

Amri/Nita melangkah ke babak perempat final Orleans Masters 2026 usai mengalahkan ganda Belanda.
Bedah Kekuatan Saint Kitts and Nevis, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Jadi Kuda Hitam Zona Concacaf

Bedah Kekuatan Saint Kitts and Nevis, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Jadi Kuda Hitam Zona Concacaf

Mengenal lebih jauh tentang Saint Kitts and Nevis, lawan pertama yang akan dihadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang ternyata kuda hitam di CONCACAF.
Prabowo Sudah Membaca Masa Depan: Perang Modern Dimenangkan oleh Logistik, Bukan Senjata

Prabowo Sudah Membaca Masa Depan: Perang Modern Dimenangkan oleh Logistik, Bukan Senjata

Di sinilah letak inti pemikiran strategis Prabowo. Konflik di Timur Tengah saat ini bukan sesuatu yang jauh. Apa yang terjadi di Timur Tengah bisa memengaruhi nelayan di Morotai atau penjual gorengan di Cimahi. 
Puncak Arus Mudik di Jalur Nagreg Sudah Terlewati

Puncak Arus Mudik di Jalur Nagreg Sudah Terlewati

Puncak arus mudik di jalur Nagreg telah terlewati setelah jumlah kendaraan yang melintas hari ini mulai berangsur menurun.
Seorang Remaja Ditemukan Tewas di Kolong Meja Akibat Ledakan Hebat Petasan di Semarang

Seorang Remaja Ditemukan Tewas di Kolong Meja Akibat Ledakan Hebat Petasan di Semarang

Ledakan petasan di sebuah rumah di Kampung Tambakrejo, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (20/3/2026) tewaskan penghuninya.
577 Ribu Kendaraan Telah Melintas di Jalur Pantura Cirebon

577 Ribu Kendaraan Telah Melintas di Jalur Pantura Cirebon

577.215 unit telah melintas Jalur Pantai Utara (Pantura) selama periode H-7 hingga H-1 Lebaran 2026. 

Trending

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Tiga berita bola terpopuler: Kevin Diks syok lihat FC Copenhagen, prediksi pemain yang dicoret Timnas, hingga keponakan Van Bronckhorst tertarik bela Garuda.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Ustaz Abdul Somad (UAS) menjawab pertanyaan dari Olla Romlan terkait hukum suami istri hubungan intim atau bercumbu di malam Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT