News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Gunungkidul Lakukan Penyelidikan Terkait Ambrolnya Atap SD yang Lukai Puluhan Siswa

Polisi akan lakukan penyelidikan terkait peristiwa ambruknya atap gedung SD Muhammadiyah di Kapanewon Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, pada Selasa (8/11/2022).
Rabu, 9 November 2022 - 08:12 WIB
Polisi mengamankan sejumlah material atap bangunan yang ambrol dan melukai puluhan murid SD di Gunungkidul.
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, DIY- Terkait peristiwa ambruknya atap gedung SD Muhammadiyah di Kapanewon Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, pada Selasa (8/11/2022) kemarin, polisi akan melakukan penyelidikan penyebab peristiwa tersebut.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri, saat ditemui di lokasi kejadian menyatakan, bahwa penyelidikan ini nantinya terkait konstruksi bangunan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami masih belum bisa menyimpulkan terkait penyebab ambruknya atap tiga ruangan kelas SD ini, tim masih melakukan olah TKP," terang Kapolres, Selasa (8/11/2022).

Tim Inafis Satreskrim Polres Gunungkidul, telah melakukan olah TKP. Beberapa material runtuhan atap bangunan dibawa petugas untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi, menjelaskan, ada tiga ruangan yang ambrol, namun saat kejadian hanya satu ruangan yang digunakan untuk pengajian pagi bersama. 

"Untuk jumlah murid yang terluka ada 12 siswa, 11 luka ringan, dan satu luka serius dan dirawat di RSUD Wonosari. Para korban rata-rata mengalami luka lecet dan tertimpa genting atau plafon," terang Hajar 

Terpisah, Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto, yang datang langsung di tempat kejadian menyatakan keprihatinan yang mendalam dengan musibah Ini. 

"Kita ikut prihatin pagi hari ini ada musibah yang menimpa anak didik kita di SD Muhammadiyah Bogor. Polisi dan relawan sudah langsung melakukan penanganan untuk langkah konkretnya nanti seperti apa," kata Heri Susanto. 

Disinggung mengenai audit ruang sekolah, Heri mengatakan tentu akan segera dilakukan.

"Audit pasti akan dilakukan, termasuk mekanisme penyelidikan dan penyidikan bangunan rusaknya karena apa. Karena sepintas bangunan ini masih sangat baru, apakah ada sesuatu hal yang bermasalah atau tidak," lanjutnya. 

Jumiran, salah satu warga sekitar SD Muhammadiyah Bogor, Playen, Gunungkidul, mengaku sempat mengkhawatirkan kondisi bangunan sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau bangunannya belum lama, paling baru sekitar lima tahun silam. Struktur atapnya memang baja ringan, setahu saya harusnya pakai genteng khusus bukan genteng pres. Lha kalau yang ambruk ini baja ringan tapi pakai genteng pres," kata Jumiran

Jumiran menambahkan, sebelum ditempati sebetulnya lingkungan sudah banyak yang membicarakan bangunan tersebut. Ia nilai temboknya cukup kokoh. Tapi memang struktur atapnya yang dinilai mengkhawatirkan. (Ldhp/Buz) 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan
KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan tim internal terkait adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Jakarta Pertamina Enduro akhirnya berhasil menaklukkan rival kuatnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, di final four Proliga 2026. Untuk pertama kalinya JPE

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT