News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wow! Warga Yogyakarta Ubah Limbah Plastik Jadi Batako

Limbah plastik hanya dianggap tidak memiliki nilai manfaat, namun berbeda dengan yang dilakukan warga kota Yogyakarta. limbah plastik disulap menjadi produk batako
Minggu, 15 Januari 2023 - 18:12 WIB
Proses pembuatan batako dari sampah anorganik.
Sumber :
  • Tim tvOne/Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Limbah plastik hanya dianggap tidak memiliki nilai manfaat, namun berbeda dengan yang dilakukan Danang Wahyu Wibowo warga kota Yogyakarta.angan d Tinginnya, limbah plastik disulap menjadi produk batu bata atau batako.

Hal itu juga seiring berlakunya program zero sampah anorganik di Kota Yogyakarta membuat masyarakat melakukan kebiasaan baru memilah sampah dan menyelesaikan sampah dari sumbernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Danang Wahyu Wibowo, warga RW 17 Bumijo Kota Yogyakarta, inovasi baru dengan mengolah sampah anorganik menjadi batu bata atau sering disebut batako tersebut masih dalam proses pengembangan dan mencari formula yang paling tepat.

"Batako ini bisa digunakan untuk konblok namun untuk saat ini, yang paling penting bukan membuat material namun memusnahkan sampah agar program zero sampah anorganik berhasil," ujar Danang saat ditemui di tempat workshopnya pada Minggu (15/01).


 

Danang menjelaskan pembuatan batako menggunakan sampah residu yaitu styrofoam dan plastik yang tidak laku jual. Contoh plastik yang digunakan antara lain plastik sachet sampo, deterjen, makanan ringan seperti ciki.

Selain dibuat batako, adonan plastik bisa dimanfaatkan untuk membuat kerajinan ukiran hiasan dinding.

"Untuk styrofoam diperlakukan tidak dimasak, cukup dicacah dan dicampur semen dengan perbandingan styrofoam 30 persen dan semen 70 persen. Sedangkan sampah plastik dimasak dengan suhu tinggi dengan campuran oli bekas. Untuk saat ini perbandingannya satu kilogram sampah plastik dicampur oli bekas satu kilogram," jelasnya.

Mesin yang digunakan didesain seperti penggiling beras keliling. Harapannya, proses mengolah sampah plastik ini bisa dilakukan dimana saja.

"Selain menggunakan mesin, memasak plastik bisa menggunakan wajan dengan api panas. Namun, proses ini tidak disarankan karena akan menghasilkan asap yang dapat mencemari udara. Berbeda jika diolah dengan mesin, karena asap yang keluar dialirkan ke tandon air," tambahnya.

"Inovasi ini belum bisa dikatakan berhasil, masih dalam proses penyempurnaan namun harapannya dengan pengolahan seperti ini bisa menunjukan kepedulian kita terhadap lingkungan dan setidaknya dapat menyelesaikan masalah sampah plastik yang tidak laku karena satu batako berukuran kecil membutuhkan satu kilogram plastik yang setara sekitar satu karung," ujar Danang.

Danang juga berharap, pemerintah turut serta bekerja sama dalam proses pengembangannya agar menjadi sebuah produk material yang berkualitas dan bernilai manfaat baik secara guna maupun ekonomis. (nur/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Melegakan, Lalu Lintas Kapal Komersial di Selat Hormuz Terus Meningkat

Melegakan, Lalu Lintas Kapal Komersial di Selat Hormuz Terus Meningkat

Di tengah berlanjutnya perundingan setelah tercapainya kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran, lalu lintas kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Ronald Koeman memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala De Oranje dalam unggahannya di Instagram, pada Rabu (1/7/2026). 
Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau Dokter Icha, Fabianus Banase geram dengan reaksi tiga anggota DPRD Kabupaten TTU bantah intimidasi keponakannya.
Hari Ini Harga BBM Non Subsidi Turun, Berikut Daftarnya

Hari Ini Harga BBM Non Subsidi Turun, Berikut Daftarnya

PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis solar, seperti Pertamina Dex dan Dexlite, dan Pertamax Turbo turun mulai 1 Juli 2026.
Kang So-hwi Masih Jauh di Atas Megawati Hangestri, Intip Daftar Gaji Tertinggi Pemain Lokal Liga Voli Korea 2026-2027

Kang So-hwi Masih Jauh di Atas Megawati Hangestri, Intip Daftar Gaji Tertinggi Pemain Lokal Liga Voli Korea 2026-2027

Menariknya, gaji pemain lokal seringkali jauh di atas pemain asing baik dari kuota Asia mau pun non Asia. KOVO pun resmi mengumumkan daftar gaji yang diterima para pemain lokal pada Selasa (30/6/2026).
Sebelumnya Ada 4 Titik yang Ditemukan Polisi, di Mana 2 TKP Baru Dipakai Taufik Hidayat dalam Kasus Penyekapan YTR?

Sebelumnya Ada 4 Titik yang Ditemukan Polisi, di Mana 2 TKP Baru Dipakai Taufik Hidayat dalam Kasus Penyekapan YTR?

Penyidik Polda Jabar mengungkap hasil temuan 2 TKP baru yang digunakan Taufik Hidayat (30) menyekap dan menganiaya pacarnya, YTR (29) berada di kawasan Ciwaru.

Trending

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani Piala AFF 2026 dengan bersaing di Grup A mulai pada akhir Juli 2026 mendatang. 
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT