GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

687,5 Kilogram Kerupuk Berbahan Boraks Dimusnahkan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta

Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta memusnahkan 275 kantong kerupuk Puli atau Legendar dengan berat total 687,5 kilogram, karena mengandung bahan berbahaya boraks
Kamis, 19 Januari 2023 - 16:59 WIB
Berbagai produk krupuk dimusnahkan karena mengandung di pasar Giwangan Yogyakarta, Kamis (19/1/2023)
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, DIY - Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta memusnahkan 275 kantong kerupuk Puli atau Legendar dengan berat total 687,5 kilogram, karena mengandung bahan pangan berbahaya berupa boraks. Makanan itu sempat beredar di sejumlah pasar tradisional kurang lebih dua bulan sebelum terendus oleh instansi terkait.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Ambar Ismuwardani menjelaskan, temuan bahan pangan berbahaya itu dilakukan setelah adanya koordinasi dengan sejumlah instansi mulai dari BPOM dan Polresta Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya petugas menemukan kerupuk tersebut dijual bebas di pasaran, setelah dites ternyata mengandung zat berbahaya berupa boraks.

"Produknya sudah ditemui sejak pertengahan tahun lalu dan dilakukan penindakan pada Agustus 2022. Sebelum itu sudah kita amati, kok masih dijual di pasaran. Setelah kita koordinasikan akhirnya kita putuskan untuk ditindak untuk memberikan efek jera kepada pelaku usaha," ungkap Ambar Ismuwardani.

Pemusnahan dilakukan dengan memasukkan kerupuk dengan merek Masiri asal Madiun itu ke dalam truk compactor sampah oleh petugas. Bahan pangan yang mengandung boraks itu tidak disarankan dikonsumsi lantaran berbahaya bagi kesehatan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Menurut Ambar pelaku usaha yang ditindak itu merupakan tingkat distributor asal luar Yogyakarta. Pelaku usaha tidak dipidana lantaran kooperatif saat diberi imbauan. Temuan itu menjadi titik awal dalam menggencarkan pengawasan pangan yang mengandung bahan berbahaya di sejumlah pasar tradisional wilayahnya.

"Untuk keefektifan pengawasan kita sudah ada layanan pojok tes kit secara gratis di Pasar Prawirotaman sebagai upaya deteksi dini kandungan bahan berbahaya Boraks, Formalin sejak tahun lalu, jadi masyarakat bisa langsung cek kandungan bahan pangannya. Tahun ini rencananya kita perluas lagi ke pasar Beringharjo," jelasnya.

Kepala BPOM di Yogyakarta Trikoranti Mustikawati menyebut, peredaran panganan yang mengandung zat berbahaya cenderung menurun di wilayah setempat. Hanya saja temuan di lapangan saat dilakukan pengecekan langsung masih ditemui penjual yang menawarkan panganan dengan kandungan berbahaya.

"Paling banyak memang boraks dan formalin pada ikan teri," ucapnya.

Pangan yang mengandung boraks atau formalin cukup berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi dengan waktu rutin dan berkelanjutan. Dampaknya dapat merusak fungsi hati dan ginjal bahkan dapat memicu penyakit kanker.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berita Foto: Mobilitas Warga Meningkat, Lalu Lintas Ibu Kota Mulai Padat

Berita Foto: Mobilitas Warga Meningkat, Lalu Lintas Ibu Kota Mulai Padat

Aktivitas masyarakat di ibu kota mulai kembali normal setelah berakhirnya masa libur Lebaran. 
Tegas, Araghchi Sebut Iran Tidak Sedang Bernegosiasi dengan AS

Tegas, Araghchi Sebut Iran Tidak Sedang Bernegosiasi dengan AS

Bantahan terkait negosiasi dengan Amerika Serikat disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
Teks Khutbah Jumat 27 Maret 2026: Menyempurnakan Ibadah di Bulan Syawal

Teks Khutbah Jumat 27 Maret 2026: Menyempurnakan Ibadah di Bulan Syawal

Berikut ini teks khutbah Jumat yang mengajak umat muslim untuk mengamalkan amalan sunnah
Setelah Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Nasib Justin Hubner Terancam di Liga Belanda Gara-Gara Skandal Paspor?

Setelah Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Nasib Justin Hubner Terancam di Liga Belanda Gara-Gara Skandal Paspor?

Nasib Justin Hubner bisa ikut terseret setelah status Dean James dan Nathan Tjoe-A-On dipermasalahkan di Liga Belanda. Skandal paspor Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi perbincangan belakangan ini.
Mobil Listrik Tercebur ke Kolam Air Mancur Bundaran HI, Ternyata Pengemudi Baru Beberapa Bulan Jadi Sopir Taksi Online

Mobil Listrik Tercebur ke Kolam Air Mancur Bundaran HI, Ternyata Pengemudi Baru Beberapa Bulan Jadi Sopir Taksi Online

Mobil listrik tercebur ke kolam air mancur Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. 
Expressway Hi-Pass Pecat Pelatih Kim Jong-min Jelang Final Liga Voli Korea, Imbas Dugaan Kasus Perundungan dan Kekerasan

Expressway Hi-Pass Pecat Pelatih Kim Jong-min Jelang Final Liga Voli Korea, Imbas Dugaan Kasus Perundungan dan Kekerasan

Kim Jong-min diberitahu bahwa pihak Expressway Hi-Pass tak akan memperpanjang kontraknya yang efektif akan berakhir pada 31 Maret 2026 pada Kamis (26/3/2026) pagi WIB.

Trending

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

Dua hari sebelum laga melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, John Herdman mendadak mencoret Dean James dari Timnas Indonesia. Siapa penggantinya?
Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Dean James dikonfirmasi batal memperkuat Timnas Indonesia untuk melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Media Belanda ini pun bongkar alasannya.
Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memutuskan untuk mencoret salah satu pemain jelang FIFA Series 2026. Dean James tidak dapat dibawa dengan alasan sakit.
Terungkap! Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Punya 'Gentlemen Agreement' untuk Tetap Berkarier di Luar Negeri

Terungkap! Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Punya 'Gentlemen Agreement' untuk Tetap Berkarier di Luar Negeri

Beberapa pemain naturalisasi Timnas Indonesia ternyata memiliki perjanjian awal untuk tetap berkarier di luar negeri, meski mendapat tawaran dari klub Liga 1.
Rizky Ridho Tak Tutup-tutupi Lagi, Bongkar Karakter Asli John Herdman di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Rizky Ridho Tak Tutup-tutupi Lagi, Bongkar Karakter Asli John Herdman di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Rizky Ridho tak tutup-tutupi lagi, bongkar karakter asli John Herdman di latihan perdana Timnas Indonesia jelang FIFA Series.
Pelatih Bulgaria Heran Disebut Pernah Bela Persipura, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu Tegaskan Perkuat Persija

Pelatih Bulgaria Heran Disebut Pernah Bela Persipura, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu Tegaskan Perkuat Persija

Pelatih Bulgaria, Alexsandar Dimitrov meluruskan rekam jejaknya sebelum berlaga di FIFA Series 2026. Eks asisten pelatih Timnas Indonesia itu bilang pernah bela Persija Jakarta (2002), bukan Persipura Jayapura.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT