News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Tengah Guncangan Ekonomi Eropa, Pariwisata Indonesia Tampil Gagah

Di tengah-tengah gelombang resesi ekonomi global, di mana diketahui seakan tak terbendung pascapandemi COVID-19. Benua biru yang merupakan salah satu pangsa pas
Sabtu, 8 Juli 2023 - 10:46 WIB
Wisata Bali
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah-tengah gelombang resesi ekonomi global, di mana diketahui seakan tak terbendung pascapandemi COVID-19. Benua biru yang merupakan salah satu pangsa pasar ekspor produk Tanah Air rupanya tak sanggup menahan beban setelah pertumbuhan ekonomi terkontraksi 0,1 persen pada kuartal I-2023.
 
Benua yang dikenal dengan biji besi sebagai hasil pertambangan utama itu secara resmi mengumumkan resesi pada awal Juni tahun ini.

Dilansir dari Antara, masuknya Eropa ke dalam badai resesi memaksa regulator menerapkan penyesuaian, termasuk kebijakan suku bunga tinggi agar perekonomian kembali melaju perlahan sehingga mampu bertahan menuju era sebelum pandemi.
 
Meski salah satu pangsa pasar ekspor Indonesia berada dalam situasi yang tidak menyenangkan, rupanya ekonomi Indonesia masih mencatatkan capaian yang baik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga pada triwulan I-2023 justru tumbuh 5,03 persen secara tahunan (year on year).
 
Sementara itu sektor pariwisata menunjukkan sisi optimistis. Wisatawan asal Eropa yang dikenal sebagai wisatawan yang royal saat berbelanja menjadi salah satu target pemerintah agar sektor pariwisata Tanah Air makin menggeliat. 

Namun dengan embusan resesi yang terjadi, tentu saja pemerintah harus mengambil langkah antisipasi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyiapkan antisipasi dengan membidik wisatawan dari negara lain, di antaranya India, Australia, dan China.
 
Indonesia juga berfokus pada promosi pariwisata di negara dengan perekonomian yang baik. Bahkan, India disebut sebagai target terbesar, yang didukung dengan penerbangan langsung dari Indonesia menuju Tanah Hindu.
 
"Kita fokus pada pasar-pasar yang masih bertumbuh baik seperti India. Oleh karena itu kita fokus pada aksesibilitas melalui konektivitas. Tiongkok secara khusus yang sedang tumbuh berkembang, pasar Australia juga masih sangat menjanjikan," kata Sandiaga.
 
Mulai mengepakkan sayap untuk terbang ke titik paling tinggi, konektivitas langsung Indonesia menuju beberapa negara terus diperkuat.
 
Terbaru, rute Denpasar, Bali, menuju Port Moresby, Papua Nugini, yang beroperasi pada 2 Juli 2023 diharapkan turut meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata, sehingga turut berdampak pada perekonomian masyarakat dan pendapatan devisa negara.

Meski kabut resesi semakin mendekat, Menparekraf justru meyakini target 8,5 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada 2023 bakal tercapai.
 
Kemenparekraf mengupayakan calon wisatawan yang terdampak resesi ini justru memanfaatkan momentum ini untuk melakukan aktivitas wisata atau penyegaran jiwa yang dikenal dengan istilah healing.
 
Sementara itu, bila menilik data kunjungan wisman Eropa pada April 2023, Kemenparekraf justru mencatat  tren positif. Dalam daftar lima besar, Inggris menduduki peringkat pertama dengan jumlah kunjungan 29.555, disusul Prancis sebanyak 20.970 kunjungan.
 
Jerman yang dikenal sebagai negara industri juga tercatat menyumbang 20.496 kunjungan, sedangkan Belanda mencatatkan sebanyak 18.185 kunjungan, dan Rusia sebanyak 11.619 kunjungan.
 
Untuk total kunjungan dari Eropa kawasan pada April 2023 tercatat sebanyak 155.088 dengan total kunjungan Januari hingga April mencapai 540.327 dengan market share 24 persen.

Sementara itu kunjungan wisman asal Amerika Serikat pada Januari hingga April 2023  mencapai 108,4 ribu.
 
Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Nia Niscaya mengatakan, Indonesia rupanya merupakan salah satu negara di kawasan Asia yang paling banyak ditelusuri di internet di pasar AS.
 
Dengan demikian, Indonesia boleh sedikit berbangga bahwa Bumi Pertiwi telah melekat di dalam benak wisman asal Negeri Paman Sam itu.
 
Namun tak boleh hanyut begitu saja oleh kabar baik itu karena  ada tantangan lain, yakni mengupayakan agar masyarakat AS tak hanya berseluncur lewat dunia maya, tapi juga
terpancing serta tergugah untuk merealisasikan perjalanan wisata impian ke sejumlah destinasi andalan di Indonesia.
 
Meskipun capaian kunjungan wisman dari Eropa dan AS pada April dilaporkan cenderung positif, masih terlalu dini untuk menyimpulkan dampak resesi yang terjadi, sebab masih dibutuhkan analisa mendalam serta waktu agar dampak resesi dapat dianalisa dengan komprehensif.
 
Selain itu, pengamat pariwisata dari Universitas Andalas (Unand) Padang , Sari Lenggoneni meyakini resesi yang melanda Eropa tidak akan terdampak secara signifikan terhadap Indonesia karena Eropa sebenarnya bukan menjadi pasar  utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasar utama Indonesia memang  Malaysia, Singapura, dan Australia.
 
Meski demikian, langkah antisipasi tetap diperlukan, antara lain pemerintah dapat memberikan subsidi silang dengan menyiapkan strategi untuk mengembangkan perhelatan (event) dan meetings, incentives, conventions and exhibitions (MICE).
 
Pemerintah juga bisa memanfaatkan pengalaman penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, KTT ASEAN, hingga ajang olahraga internasional termasuk ajang balap motor kelas kaisar MotoGP, disusul World Superbike (WSBK), serta
 F1 Powerboat yang sempat menjajal trek di Danau Toba, danau tekto vulkanik terbesar se-Asia Tenggara yang telah sukses digelar.
 
Modal keberhasilan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyasar wisatawan bisnis yang mampu berdampak secara nyata terhadap perekonomian nasional.
 
selain itu, pada September 2023  ASEAN Summit, dan World Islamic Entrepeneur Summit yang akan digelar di Indonesia diharapkan menjadi rentetan ajang yang menunjukkan kepiawaian Indonesia dalam mengelola kegiatan berkelas dunia sehingga mampu menjadi pasar wisatawan bisnis.

Semoga saja dalam situasi apapun yang dialami dunia, Indonesia tetap mampu menunjukkan kegagahannya dalam sektor pariwisata. (ant/aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Investasi RI Tembus Rp1.931 Triliun, Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja di Tengah Ketidakpastian Global

Investasi RI Tembus Rp1.931 Triliun, Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja di Tengah Ketidakpastian Global

Investasi Indonesia mencapai Rp1.931 triliun pada 2025 dan Rp1.010 triliun pada semester I 2026, menciptakan jutaan lapangan kerja.
Prabowo Sebut Seluruh Kebutuhan Bersubsidi Bakal Diedarkan Lewat Kopdes Merah Putih

Prabowo Sebut Seluruh Kebutuhan Bersubsidi Bakal Diedarkan Lewat Kopdes Merah Putih

Prabowo menjelaskan bahwa barang subsidi merupakan uang rakyat. Maka itu, menurutnya uang rakyat tak bisa diperdagangkan.
Joko Purnomo Buktikan Petani Bisa Sejahtera, Panen 9 Ton per Hektare hingga 3 Kali Setahun

Joko Purnomo Buktikan Petani Bisa Sejahtera, Panen 9 Ton per Hektare hingga 3 Kali Setahun

Joko Purnomo membuktikan pertanian bisa sejahtera dengan teknologi. Produktivitasnya mencapai 9 ton per hektare dan panen tiga kali setahun.
Prabowo Sebut Pelaku Korupsi MBG Orang Biadab: Tidak Pantas Kita Hormati

Prabowo Sebut Pelaku Korupsi MBG Orang Biadab: Tidak Pantas Kita Hormati

Presiden Prabowo Subianto menyinggung kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026.
Prabowo Tak Akan Impor Solar per 1 Juli, Klaim Kebijakan B50 Sukses Bikin Hemat Devisa Rp170 T

Prabowo Tak Akan Impor Solar per 1 Juli, Klaim Kebijakan B50 Sukses Bikin Hemat Devisa Rp170 T

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah capaian pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan dan energi nasional. 
Sinergi Danantara, NeutraDC gandeng PLN Siapkan Ekspansi Hyperscale Data Center

Sinergi Danantara, NeutraDC gandeng PLN Siapkan Ekspansi Hyperscale Data Center

Ekspansi ini akan meningkatkan kapasitas hingga 200 MW untuk menjawab pertumbuhan AI, cloud, dan ekonomi digital.

Trending

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Ajax Amsterdam memastikan tiket ke play-off Conference League 2026/2027. Namun, penampilan Maarten Paes dan kolega justru menuai kritik dari sejumlah suporter.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Momen Puan Maharani Telat Datang ke Sidang Tahunan, Baru Tiba Setelah Prabowo

Momen Puan Maharani Telat Datang ke Sidang Tahunan, Baru Tiba Setelah Prabowo

Ketua DPR RI Puan Maharani telat datang ke Sidang Tahunan MPR RI 2026. Dia tiba setelah Presiden Prabowo Subianto.
Deretan Mantan Presiden-Wapres yang Hadiri Sidang Tahunan MPR

Deretan Mantan Presiden-Wapres yang Hadiri Sidang Tahunan MPR

Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD digelar pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT