GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Dorong APERSI Sediakan Rumah Bagi Milenial, DPD Jatim Siap Support 

Kementerian PUPR terus mendorong pelaku usaha perumahan melalui APERSI untuk menyediakan rumah bagi milenial.
Jumat, 19 November 2021 - 11:05 WIB
Rakerda APERSI Bahas Penyediaan Rumah untuk Milenial
Sumber :
  • Edy Cahyono

Batu, Jawa Timur - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) terus mendorong pelaku usaha perumahan. yakni Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) untuk menyediakan rumah bagi milenial. Hal ini karena jumlah dan kemampuan mereka dalam kepemilikan rumah cukup banyak dan unik.

Untuk mengevaluasi kinerja APERSI, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Timur, menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-6 Tahun 2021 di Golden Tulip Hotel Batu, Kamis (18/11/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rakerda tahun ini mengambil tema "Bersama APERSI Tumbuh dan Tangguh di Era Pandemi dalam Penyediaan Rumah MBR di Jatim".

Ketua DPD APERSI Jatim Makhrus Soleh mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan untuk mengevaluasi kinerja selama setahun belakangan.

"Kota Batu butuh MBR (Kawasan Permukiman Masyarakat Berpenghasilan Rendah), ini bisa dikombinasikan antara perumahan dan wisata melihat dengan tetap memperhatikan kultur daerah masing-masing," katanya.

Pihaknya mengaku siap mensupport atau mendukung program tersebut. 

"Karena milenial memang lagi ramai dan potensinya memang luar biasa sekali," kata Makhrus. 

Namun demikian, menurutnya, akan sulit untuk menemukan lokasi yang tepat untuk membangun rumah tersebut, mengingat karakteristik milenial itu sendiri yang biasanya dekat dengan pusat perkotaan.

Namun menurutnya, hal ini juga harus didukung dengan dukungan dari pihak-ihak terkait seperti perizinan pemerintah daerah, karena ini sangat berpengaruh pada cashflow pengembang. Kemudian harga tanah saat ini juga naik sekali. Sedangkan harga tanah yang masih terjangkau bagi pengembang ini rata-rata ada di pinggir kota. 

"Sedangkan di daerah, infrastrukturnya belum siap. Sehingga perlu adanya sinergi dengan pemerintah supaya harganya bisa lebih murah," ucap Makhrus.

Dengan rakerda ini evaluasi kinerja organisasi, diharapkan tahun depan kinerja semakin baik dengan strategi kuat untuk tumbuh dan tangguh.

Ketua Umum APERSI Junaidi Abdillah menegaskan, 50 persen rumah bersubsidi di Indonesia merupakan sumbangsih APERSI. Namun sampai saat ini masih belum ada rumah bersubsidi yang ada di Kota Batu.

Selain itu, rakerda APERSI juga fokus pada soal perizinan dan pertanahan. Menurut Junaidi, masalah keduanya selalu ada karena tiap daerah memiliki kultur, geografis, dan tentunya peraturan yang berbeda.

“Terkait hal ini kita akan terus memberikan pelatihan-pelatihan dan juga advokasi pada anggota. Karena biasanya pada masalah selalu ada dan terjadi pada anggota baru yang belum banyak pengalaman,” imbuhnya.

Selain itu, yang jadi pembahasan lain adalah soal regulasi yang ada terkait pembangunan rumah subsidi. Yang terbaru adalah aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk). 

Junaidi menegaskan, ada kenadala dalam penerapannya terkait geografis dan tantangan membangun rumah subsidi di daerah.

“Contoh paling mudah tiap daerah dari sisi geografisnya berbeda-beda, tidak bisa disamaratakan. Apalagi di dalam SiPetruk ada 120 item yang harus diisi oleh pengembang, ini terlalu banyak, menyulitkan, dan merepotkan. Karena tiap daerah itu kendalanya beda-beda,” terangnya.

Junaidi berharap, seharusnya aplikasi SiPetruk ini harus terus disosialisasikan dan juga harus terbuka menerima masukan dari pengembang. Menurutnya, pengembanglah yang mengetahui pekerjaannya dan juga kendala-kendala di lapangan. Untuk itu, APERSI berharap, regulasi yang ada jangan malah merepotkan dan seharusnya memudahakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan, Kota Batu memiliki kawasan pertanian dan hutan yang harus dijaga, dan bisa dimanfaatkan sebagai lahan pemukiman dan berkegiatan hanya 20 persen.

"Kita harus sering berkomunikasi tentang bagaimana penyediaan rumah bisa untuk rakyat berjalan dengan baik lancar dengan izin-izin yang tidak repot, dengan tetap menjaga kelestarian kawasan yang ada," pungkasnya. (Edy Cahyono/act)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Ia menjelaskan evaluasi program dilakukan secara rinci, termasuk menilai respons siswa terhadap kualitas nasi yang disajikan setiap hari. Hal itu dinilai penting karena preferensi tekstur nasi berbeda-beda di tiap daerah.
Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah hari ini 13 Mei 2026 dibuka rebound atau bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.515 per dolar AS.
Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Red Sparks secara perlahan mulai kehilangan popularitasnya setelah memutuskan untuk tak merekrut Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Timnas Indonesia U-17 menjadi satu-satunya tim di grup B yang gagal lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Lantas, kenapa hanya skuad Garuda Asia saja yang tak melaju ke fase selanjutnya meski memiliki jumlah poin yang sama dengan China dan Qatar? Berikut alasannya. 
Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tidak ingin anak asuhnya terpuruk usai gagal melangkah ke Piala Dunia U-17 2026.
Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat mengungkapkan keseriusannya untuk mewujudkan keadilan fiskal di Jawa Barat dengan cara melakukan pemekaran daerah.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT