Konsumsi Listrik di Indonesia Naik, Oktober 2021 Mencapai 210 TWh
- ANTARA
Jakarta - PT PLN (Persero) mencatat angka konsumsi listrik di Indonesia telah mencapai 210 terawatt jam (TWh) pada Oktober 2021 seiring aktivitas ekonomi yang mulai pulih.
Â
Executive Vice President Perencanaan Sistem Ketenagalistrikan PLN Edwin Nugraha Putra mengklaim angka konsumsi listrik periode kali ini memecahkan rekor tertinggi dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Â
"Meskipun sebelumnya ada tekanan COVID-19, tapi bouncing cukup cepat. Hingga November ini, kenaikan energi konsumsi yang tinggi melebihi catatan kami dibandingkan beberapa tahun lalu," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Â
Saat ini, total kapasitas pembangkit listrik terpasang sebesar 63,3 gigawatt yang cukup untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.
Â
Sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030, PLN akan menambah pembangkit baru dengan kapasitas mencapai 40,6 gigawatt. Dalam peta jalan itu, pembangkit berbasis energi hijau akan mendominasi sistem ketenagalistrikan Indonesia.
Â
"Sekitar 51,6 persen dari total pembangkit tersebut atau sekitar 20,9 gigawatt akan berasal dari pembangkit energi baru terbarukan," ujar Edwin.
Â
Lebih lanjut dia menjelaskan peningkatan bauran energi bersih tidak hanya bergantung pada pasokan listrik, namun juga harus didukung dengan permintaan daya yang cukup agar daya listrik yang ada dapat terserap.
Â
PLN akan menjalankan program konversi kompor gas ke kompor induksi untuk meningkatkan permintaan listrik.
Â
Selain meningkatkan konsumsi listrik, program itu juga menjadi solusi menekan impor dan memperbaiki neraca perdagangan negara. Ant
Â
Load more