News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Iseng Benahi Pekarangan Belakang Rumah, Malah Jadi Warung Favorit Bersantai

Siapa sangka berawal dari iseng bisa mencipta industri kreatif. Adalah Warung Jegangan di Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Minggu, 26 Desember 2021 - 14:49 WIB
Menu dan suasana kebun ndesa di Warung Jegangan di Banyumas, Jawa Tengah.
Sumber :
  • tim tvOne - Sonik Jatmiko

Banyumas, Jateng - Siapa sangka berawal dari iseng bisa mencipta industri kreatif. Adalah Warung Jegangan di Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

"Awalnya bersih-bersih kebun di belakang rumah. Beberapa sudut, saya tanami rumput dan dirikan satu gubug bambu sederhana. Teman dan kenalan yang datang malah betah duduk berlama-lama di sini," ujar Sopan Sunarofat, kepada tvonenews.com Minggu (26/12/2021) membeberkan awal mula warung berdiri .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tanah seluas kurang lebih 500 meter persegi, tertanam pohon khas desa, seperti duku, manggis, melinjo, durian, kelapa dan beberapa rumpun bambu betung membuat udara menjadi sejuk khas suasana desa. 

Rupanya, mereka yang datang ke sini, tambah Sopan, merasa betah karena seperti sedang bermain di kebun pada masa kecil.

Karena makin banyak orang yang datang, Sopan mencoba membuat sejumlah sudut menjadi fotogenik. Misalnya diberi ornamen anyaman bambu, gazebo sederhana, sejumlah tulisan nyentrik dan properti lain seperti bajak sawah, seperangkat pongkor atau tabung bambu penampung nira kelapa.

"Ternyata dari mulut ke mulut tersebar, yang datang makin banyak. Mau tak mau harus menyajikan sekedar minuman dan kudapan yang semuanya khas ndesa, seperti kacang rebus dan cimplung atau ubi yang direbus dalam air nira kelapa," beber Sopan.

Lalu mulai ada acara-acara kecil. Sekedar kumpul, arisan, atau menjadi titik finish para pegowes. 

Pesanan makanan lengkap mulai ada. Agar sesuai dengan konsep tempat, menu yang disajikan juga 'ndesa'. Nasi dengan lauk ikan asin, ayam dan tahu tempe goreng, petai, sayur pakis dan kecombrang, lengkap dengan sambal, adalah makanan khas lokal yang disukai.

"Itu sekitar pertengahan 2019. Lalu awal 2020 ada pandemi, terpaksa kita mengerem. Dan saat mulai new normal, pengunjung ramai lagi," ujar Sopan. 

Kini, luas pekarangan yang digunakan untuk area warung bertambah menjadi sekitar dua ribu meter persegi. Sudah ada dua joglo untuk acara yang lebih besar, sejumlah gazebo dan kolam untuk bermain anak. 

Ruang terbuka yang luas membuat warung ini juga bisa digunakan untuk kegiatan outdoor, bahkan berkemah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengunjung juga disediakan cosplay ndesa untuk berfoto. Ada kebaya dan kemben atau kain jarik untuk perempuan, dan iket atau kain kepala dan surjan untuk pengunjung pria. Lengkap dengan caping dan properti khas ndesa lainnya. 

"Selain suasana kebun ndesa yang khas, di sini tiap hari ada pemandangan eksotis, yaitu warga memanjat pohon kelapa untuk  menyadap nira. Di sini sengaja saya biarkan pohon termasuk pohon kelapa  yang sudah ada tumbuh alami, tidak saya tebang," ujar Sopan. (Sonik Jatmiko/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Jatuh Sedalam Ini!

Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Jatuh Sedalam Ini!

Penurunan harga terjadi serentak di seluruh jenis emas yang dipasarkan melalui Pegadaian, mulai dari pecahan kecil hingga ukuran besar.
Maksimalkan Pendapatan Negara, Pemkab Karawang Lelang Kendaraan Secara Daring

Maksimalkan Pendapatan Negara, Pemkab Karawang Lelang Kendaraan Secara Daring

Sistem open bidding melalui aplikasi  daring  Lelang Indonesia dan situs resmi pemerintah di laman www.lelang.go.id, digunakan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk memaksimalkan pemasukan negara dari lelang paket kendaraan dinas,
Gaji Ribuan Guru Honorer di Jabar Segera Turun, Dedi Mulyadi Bakal Temui Menpan RB untuk Bahas Pencairan

Gaji Ribuan Guru Honorer di Jabar Segera Turun, Dedi Mulyadi Bakal Temui Menpan RB untuk Bahas Pencairan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan mengambil langkah tegas terkait belum cairnya gaji guru honorer di Dinas Pendidikan Jawa Barat. KDM akan temui Menpan RB.
Swasembada Pangan Dipertanyakan, Pemerintah Paparkan Data Produksi hingga Stok Beras

Swasembada Pangan Dipertanyakan, Pemerintah Paparkan Data Produksi hingga Stok Beras

Polemik terkait klaim swasembada pangan Indonesia kembali mencuat di ruang publik. Sejumlah narasi bahkan menyebut capaian tersebut tidak berdasar.
BPJPH Apresiasi Implementasi Sistem Jaminan Halal di Ritel

BPJPH Apresiasi Implementasi Sistem Jaminan Halal di Ritel

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengapresiasi pelaku ritel modern yang dinilai sigap dalam memenuhi kewajiban sertifikasi halal. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.

Trending

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Jakarta Pertamina Enduro Tantang Gresik Phonska di Final Proliga 2026, Megatron dkk Siap Juara

Jakarta Pertamina Enduro Tantang Gresik Phonska di Final Proliga 2026, Megatron dkk Siap Juara

Pertemuan Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di grand final Proliga 2026 diprediksi berlangsung ketat. Kedua tim memiliki kekuatan
Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang Suka Bagi-bagi Uang ke Warga

Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang Suka Bagi-bagi Uang ke Warga

Dikenal sebagai pejabat yang paling hobi blusukan dan "royal" membagi-bagikan bantuan kepada warga di jalanan, lantas berapa harta kekayaan milik Dedi Mulyadi?
Jakarta Electric PLN Dihujat Fans! Popsivo Polwan Rebut Perunggu Proliga 2026 dengan Skor Telak

Jakarta Electric PLN Dihujat Fans! Popsivo Polwan Rebut Perunggu Proliga 2026 dengan Skor Telak

Kekalahan Jakarta Electric PLN . Kolom komentar media sosial dipenuhi kritik, mulai dari performa pemain hingga keputusan manajemen. Hasil ini menjadi langkah
Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia? Utusan Donald Trump Minta FIFA Ganti Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026

Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia? Utusan Donald Trump Minta FIFA Ganti Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026

Seorang utusan untuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah meminta FIFA untuk mengganti Iran dengan Timnas Italia untuk Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT