GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ibu-Ibu di Sleman Tolong Sabar, Harga Telur Ayam Melambung Tinggi

Menjelang pergantian tahun, harga sejumlah kebutuhan pokok di Sleman, Yogyakarta ikut melambung. Bahkan harga telur di tingkat peternak tembus Rp27.000/kg
Jumat, 31 Desember 2021 - 10:30 WIB
Peternak Ayam Petelur di Cangkringan Sleman, Yogyakarta
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Menjelang pergantian tahun, harga sejumlah kebutuhan pokok di Sleman, Yogyakarta ikut melambung. Bahkan harga telur di tingkat peternak ayam petelur menembus Rp27.000 per kilogram.

"Untuk per hari ini saya lepasnya di (harga) Rp 27.000 karena harga telur memang berubah-ubah setiap hari," kata salah satu peternak ayam petelur di Kalurahan Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Amino Fajar Nugroho, Kamis (30/12/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kondisi normal, menurut Fajar, harga telur di level peternak berkisar antara Rp 17.000 hingga Rp 20.000. Melambungnya harga telur ini sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. 

Fajar menyebut ada banyak faktor yang menyebabkan harga telur melonjak pada akhir tahun ini.

"Kalau harga telur mahal itu saat ini banyak faktor, salah satunya karena memang akhir tahun jadi permintaan naik. Terus ini juga kebetulan ada penyaluran PKH (program keluarga harapan) jadi memang telur yang ada saat ini kurang sehingga harganya bisa melambung seperti ini," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Fajar, penyebab lain naiknya harga telur karena imbas dari anjloknya harga telur pada beberapa bulan lalu. Saat itu banyak peternak yang akhirnya mengurangi jumlah populasi ayam sehingga telur yang dihasilkan juga berkurang.

Namun saat permintaan dari masyarakat pada akhir tahun naik, stok telur di tingkat peternak menipis dan cenderung kurang. Kondisi ini disebut menjadi penyebab lain melambungnya harga telur ayam.

"Bulan-bulan lalu kan harga telur sempat jatuh sehingga banyak peternak yang mengurangi jumlah populasi sehingga imbasnya kayak gini, apalagi saat ini kegiatan ekonomi sudah mulai berjalan bagus sedangkan produksi telur berkurang dari bulan-bulan lalu," ucapnya.

Fajar yang memiliki 12.000 ekor ayam petelur mengaku kewalahan memenuhi permintaan dari pedagang. Padahal dalam sehari ayam petelurnya bisa menghasilkan sekitar 600 kg telur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun senang dengan naiknya harga telur, tapi ia justru berharap harga telur terus stabil.

"Kita sebenarnya harga telur naik ini tentunya cukup senang aja tapi kalau bisa stabil aja (harganya), gak seperti bulan-bulan lalu hingga di bawah BEP (Break Even Point) hingga banyak peternak gulung tikar, juga tidak melambung terlalu tinggi karena kalau melambung terlalu tinggi nanti kadang jual telur susah juga karena bakul-bakul (pedagang) mikir-mikir juga kalau mau ambil," terangnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT