GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awas Mafia Tanah! Menteri AHY Imbau Masyarakat Tidak Pinjamkan Sertifikat ke Sembarang Orang: Jangan Sampai Dirampas

Menteri ATR/BPN, AHY, mengimbau masyarakat tidak meminjamkan sertifikat tanah kepada sembarang orang lain demi mencegah adanya hal-hal yang tidak diinginkan.
Selasa, 30 April 2024 - 20:10 WIB
Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Sumber :
  • Biro Humas Kementerian ATR

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta seluruh masyarakat selalu hati-hati dengan mafia tanah.

Putra Presiden ke-6 RI tersebut mengimbau agar masyarakat tidak meminjamkan sertifikat tanah kepada sembarang orang lain demi mencegah adanya hal-hal yang tidak diinginkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, AHY sangat rajin keliling Indonesia menuntaskan urusan tanah sejak dilantik menjadi Menteri ATR/BPN oleh Presiden Jokowi.

tvonenews

Baru-baru ini, Menteri AHY bersama Presiden Jokowi melawat ke Banyuwangi Jawa Timur untuk bagi-bagi sertifikat tanah sekaligus melakukan tinjauan langsung ke daerah.

“Jangan dipinjam-pinjamkan kepada yang tidak berkepentingan apalagi ke pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata AHY GOR Tawang Alun Banyuwangi, Selasa (30/4/2024).

Menteri ATR mengingatkan kepada masyarakat agar senantiasa berhati-hati karena banyak mafia tanah culas yang mengakibatkan lahan sering diserobot oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Hati-hati sekarang banyak mafia tanah. Jangan sampai tanah kita dirampas, tanah kita diserobot oleh mereka yang sekali lagi berbuat tidak baik termasuk kejahatan dan bisa merugikan kita semuanya,” tutur Menteri ATR.

AHY juga menyampaikan, adanya sertifikat tanah bisa membuat masyarakat mempunyai kepastian hukum terhadap tanahnya sehingga tidak bisa diserobot oleh pihak yang tidak bertanggung jawab pula.

Lebih lanjut, Menteri ATR juga menuturkan bahwa meskipun sertifikat tanah elektronik hanya satu lembar tetapi alas hak tersebut benar-benar dokumen negara yang sah dan berkekuatan hukum, bahkan lebih aman karena sudah terdaftar secara digital.

“Sekali lagi mudah-mudahan dengan sertifikat ini bapak ibu akan memiliki kepastian hukum hak atas tanah yang bapak ibu tinggali, yang bapak ibu miliki saat ini. Jadi tolong dijaga baik-baik,” tutur Menteri ATR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di pihak lain, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat secara simbolis menyerahkan 10.323 sertifikat tanah elektronik redistribusi kepada para pemegang hak lahan di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

"Ini adalah redistribusi tanah yang paling besar di seluruh Indonesia, di Banyuwangi ini," kata Presiden Jokowi dalam pidato sambutannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Perlakuan Khusus, Bahlil ke Investor AS: Masuk RI Boleh, Tapi Wajib Tunduk Aturan dan Dukung Hilirisasi

Tak Ada Perlakuan Khusus, Bahlil ke Investor AS: Masuk RI Boleh, Tapi Wajib Tunduk Aturan dan Dukung Hilirisasi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan seluruh investor tetap wajib mematuhi regulasi nasional, terutama di sektor strategis mineral kritis.
Dapat Izin dari Aprilia, Jorge Martin Turun di Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram

Dapat Izin dari Aprilia, Jorge Martin Turun di Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, akhirnya kembali ke lintasan setelah absen dalam tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang. 
Status Beasiswa Dwi Sasetyaningtyas Diperdebatkan, LPDP Justru Soroti Suaminya yang Diduga Melanggar Aturan

Status Beasiswa Dwi Sasetyaningtyas Diperdebatkan, LPDP Justru Soroti Suaminya yang Diduga Melanggar Aturan

Berdasarkan hukum, LPDP melihat status alumni penerima beasiswa Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas tidak ada masalah. Tapi suaminya, Arya Iwantoro diduga melanggar aturan.
Beli Pasokan Energi AS Senilai US$15 Miliar, Bahlil Pastikan Bukan Penambahan Kuota Impor Nasional

Beli Pasokan Energi AS Senilai US$15 Miliar, Bahlil Pastikan Bukan Penambahan Kuota Impor Nasional

Pemerintah Indonesia memastikan kesepakatan pembelian energi dari Amerika Serikat senilai sekitar US$15 miliar atau setara lebih dari Rp240 triliun tidak akan membuat Indonesia semakin bergantung pada impor.
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Nasib Suami Dwi Sasetyaningtyas di Ujung Tanduk Usai Terseret Polemik Anak Jadi WNA Inggris, Dana Beasiswa LPDP Terancam Dikembalikan

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Nasib Suami Dwi Sasetyaningtyas di Ujung Tanduk Usai Terseret Polemik Anak Jadi WNA Inggris, Dana Beasiswa LPDP Terancam Dikembalikan

Kasus ini bermula dari unggahan video Dwi Sasetyaningtyas di media sosial yang memperlihatkan anaknya memperoleh kewarganegaraan Inggris. 
Di Tengah Penguatan Hubungan Dagang dengan AS, Indonesia Optimistis Kepemilikan Freeport Capai 63 Persen

Di Tengah Penguatan Hubungan Dagang dengan AS, Indonesia Optimistis Kepemilikan Freeport Capai 63 Persen

Pemerintah Indonesia mempercepat langkah strategis untuk memperbesar kendali atas PT Freeport Indonesia di tengah penguatan hubungan dagang dengan Amerika Serikat.

Trending

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Performa impresif Laurin Ulrich di kompetisi Jerman kembali memantik spekulasi soal peluangnya membela Timnas Indonesia. Thom Haye gigit jari soal posisinya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT