GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bicara Transisi Energi, Prabowo Subianto Bocorkan soal Swasembada Solar: Kita Tidak Perlu Impor Lagi dalam Waktu Dekat

Prabowo menyebut Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk percepatan transisi energi karena didukung dengan sumber daya melimpah, khususnya sawit.
Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:48 WIB
Prabowo Subianto dalam wawancara eksklusif tvOneNews.
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Program transisi energi nasional menjadi salah satu yang akan menjadi prioritas pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ke depan.

Salah satu sumber energi alternatif yang akan dibidik Prabowo adalah memproduksi lebih banyak biofuel atau bahan bakar nabati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam wawancara eksklusif bersama tvOneNews, Prabowo menyebut Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk percepatan transisi energi karena didukung dengan sumber daya yang melimpah.

tvonenews

"Kita sesungguhnya bisa menyediakan kebutuhan energi kita semuanya dari dalam negeri dan dari energi terbarukan dan energi hijau yang ramah lingkungan," kata Prabowo dikutip pada Sabtu (25/5/2024).

Prabowo optimis bahwa Indonesia tidak lama lagi akan mencapai swasembada solar.

Hal itu karena Indonesia didukung oleh melimpahnya sumber daya kelapa sawit yang bisa dikonversi menjadi biodiesel.

Program biodiesel sebenarnya sudah secara perlahan diwujudkan dengan adanya solar B30 dan B40 yang merupakan bahan bakar campuran minyak nabati.

"Yang jelas di depan mata adalah kelapa sawit, jadi kita bisa swasembada solar dari kelapa sawit," kata Prabowo.

"Kalau kita sungguh-sungguh dengan program konversi atau membuat solar dari kelapa sawit, sekarang sebetulnya sudah mencapai solar kita sudah ada campuran 35 persen, ada campuran 40 persen yang disebut B35 dan B40."

"Ada pakar-pakar yang menyampaikan kepada saya, begitu kita B50, kita sudah tidak perlu mengimpor solar lagi," imbuhnya.

Mimpi untuk swasembada solar akan sangat menguntungkan Indonesia apabila diwujudkan.

Bahkan, Prabowo menyebut rincian penghematan yang dapat dilakukan Indonesia akan sangat besar.

"Berarti kalau kita tidak mengimpor lagi, kita akan menghemat 20 miliar dolar AS setahun. Itu kira-kira kita hemat Rp300 triliun kita hemat, tidak kita kirim ke luar negeri, uang itu akan beredar di Indonesia," ujar Prabowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski Indonesia masih butuh waktu untuk transisi bioetanol yang terbuat dari umbi-umbian, kata Prabowo, tetapi percepatan transisi ke biodiesel dan swasembada solar akan bisa terwujud dalam waktu dekat.

"Justru beberapa negara mau boikot kita punya kelapa sawit, ya kita terima kasih. Kita akan pakai itu untuk rakyat kita," ujar Prabowo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT