GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beri Bantuan Pipa Irigasi ke Petani di Lampung, Presiden Jokowi Sebut Semua Negara Hadapi Gelombang Panas dan Kekeringan

Presiden Jokowi kembali mengingatkan pentingnya untuk mengantisipasi dampak dari ancaman gelombang panas dan kekeringan terhadap penurunan produksi pertanian. 
Kamis, 11 Juli 2024 - 14:06 WIB
Beri Bantuan Pipa Irigasi ke Petani di Lampung, Presiden Jokowi Sebut Gelombang Panas dan Kekeringan Tekan Produksi Pertanian di Banyak Negara
Sumber :
  • Sekretariat Presiden

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan pentingnya untuk mengantisipasi dampak dari ancaman gelombang panas dan kekeringan. Presiden Jokowi menyebut semua negara tengah menghadapi penurunan produksi pertanian akibat gelombang panas dan kekeringan.  

Hal tersebut diungkapkan Kepala Negara saat memberikan bantuan pompa air irigasi kepada petani di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (11/7/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kunjungan ke Lampung, Presiden Jokowi mengaku berharap agar hasil  pertanian di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri di Provinsi Lampung.

"Kabupaten Lampung Selatan memiliki peluang untuk memenuhi kebutuhan pangan dan berperan sebagai penyangga bagi Provinsi Lampung," kata Presiden Jokowi saat melakukan konferensi pers di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Kamis (11/7/2024).

Oleh sebab itu, untuk membuat hasil pertanian di Lampung Selatan tetap stabil pihaknya memberikan bantuan pompa air untuk pengairan sawah dan pertanian (pompanisasi).

"Kita harus siap dulu, sehingga produktivitas petani kita tidak turun, karena semua negara sekarang ini produksinya turun gara-gara gelombang panas dan kekeringan panjang," kata Presiden Jokowi dalam keterangan yang diunggah di akun media sosial Sekretariat Presiden.

tvonenews

Ancaman di Seluruh Dunia

Meski kondisi kekeringan belum terjadi di Provinsi Lampung, Presiden Jokowi mengaku, pemerintah harus mulai mengantisipasi dengan menyiapkan program pipanisasi. Sehingga, ketika kemarau panjang tiba, petani tidak lagi mengalami penurunan produksi. 

Lebih lanjut Presiden Jokowi mengaku bahwa ancaman gelombang panas dan kekeringan saat ini menjadi persoalan bagi hampir seluruh negara - negara di dunia. 

​​​​​​"Semua negara sekarang ini produksinya turun gara-gara gelombang panas dan kekeringan panjang," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Jokowi juga memastikan Kementerian Pertanian (Kementan) akan berupaya memenuhi kebutuhan pompa secara keseluruhan untuk memastikan seluruh area produksi dapat tercukupi.

"Saya lihat di sini irigasinya cukup baik, jadi kita tarik airnya dari irigasi lebih rendah masuk ke dalam irigasi sekunder tersier bisa lari ke sawah, sehingga kita harapkan yang biasanya tanam panen sekali bisa dua kali dan yang sudah dua kali bisa tiga kali," kata Presiden Jokowi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Brigadir SA yang Menipu Bisa Bebaskan Tahanan Akhirnya Ditangkap, Kini Jadi Tahanan Propam

Brigadir SA yang Menipu Bisa Bebaskan Tahanan Akhirnya Ditangkap, Kini Jadi Tahanan Propam

Pihaknya kini mendalami dugaan tindak pidana maupun pelanggaran disiplin yang dilakukan Brigadir SA.
KPK Panggil Istri Walikota Madiun Nonaktif Maidi, Telusuri Aset yang Diduga Hasil Korupsi

KPK Panggil Istri Walikota Madiun Nonaktif Maidi, Telusuri Aset yang Diduga Hasil Korupsi

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa pemeriksaan terhadap Yuni untuk mendalami aset yang dimiliki sang suami hasil dari dugaan korupsi tersebut.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Warga Jepang Berbondong-bondong Puji Timnas Indonesia U-17 meski Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026

Warga Jepang Berbondong-bondong Puji Timnas Indonesia U-17 meski Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026

Banyak warga Jepang yang melontarkan pujian kepada Timnas Indonesia U-17 meski gagal lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Skuad Garuda Asia tersingkir karena kalah 1-3 dari Jepang di laga terakhir fase grup.
Jadwal AVC Champions League 2026, Rabu 13 Mei: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi vs Zhaiyk VC Jadi Pembuka

Jadwal AVC Champions League 2026, Rabu 13 Mei: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi vs Zhaiyk VC Jadi Pembuka

Jadwal AVC Champions League 2026 hari ini, di mana tim tuan rumah Jakarta Bhayangkara Presisi akan berhadapan dengan klub asal Kazakhstan yakni Zhaiyk VC di laga pembuka.
Harga Emas Hari Ini Naik Gila-gilaan Saat Rupiah Tersungkur ke Rp17.600 per Dolar AS

Harga Emas Hari Ini Naik Gila-gilaan Saat Rupiah Tersungkur ke Rp17.600 per Dolar AS

Berikut rincian harga emas hari ini di Pegadaian

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT